Selama puluhan tahun, perawatan kesehatan bersifat reaktif, yaitu menangani masalah setelah masalah tersebut muncul. Di satu sisi yang tentu betapa pentingnya, diperlukan pendamping yang memperhatikan keluarga. Berangkat dari sanalah kiranya, Samsung berupaya mengubah hal tersebut dengan mengintegrasikan AI ke dalam ekosistem produknya untuk mendukung keselamatan, kesehatan, dan keamanan. Tujuannya adalah untuk mengubah bentuk perawatan dari […]
Tentu menawan dari Experience Center yang kini secara resmi hadir di kota Bandung.
Pesona sarana kesehatan, merupakan hasil kerjasama OMRON Healthcare Indonesia dengan MitraCare sebagai partner ini untuk membantu menurunkan penyakit kardiovaskular warga Jawa Barat. Dan di pusat layanan ini, pelanggan dapat mencoba produk terbaru OMRON dan mengkalibrasi alat tensi digital dengan teknologi OMRON Digital Tester
Pembukaan Experience Center di Bandung, Jawa Barat., menyusul kesuksesan pembukaan di beberapa Kota besar di Indonesia, seperti Surabaya, Medan, Palembang, dan Makassar.
Wujud nyata, dengan hadirnya OMRON Experience Center ini menunjukkan komitmen Perusahaan untuk meningkatkan jangkauan perangkat kesehatan, serta menjawab tingginya minat masyarakat terhadap alat tensi digital.
Perusahaan alat kesehatan asal Jepang ini terbilang terus mempromosikan pentingnya monitoring tekanan darah dan EKG di rumah untuk membantu menurunkan prevalensi penyakit kardiovaskular dan penyakit lainnya di Indonesia.
Selama acara berlangsung, para tamu dan undangan menyaksikan demonstrasi metode kalibrasi alat tensi digital OMRON terkini menggunakan OMRON Digital Tester. Selain itu, ada pula demonstrasi OMRON Complete, alat kesehatan yang menggabungkan tensimeter dan EKG dalam satu perangkat, memudahkan pengguna dalam mengukur tekanan darah sekaligus memantau fungsi jantung di rumah.
Monitor Komposisi Tubuh dan Tensi Digital
Di OMRON Experience Center, pelanggan dapat mencoba produk OMRON secara langsung, mulai dari alat tensi digital, monitor komposisi tubuh, nebulizer, perangkat pain management dan termometer digital. Selain bisa menservis produk OMRON dengan lebih cepat, pelanggan juga bisa mendapatkan layanan validasi untuk alat tensi digital menggunakan OMRON Digital Tester.
OMRON Experience Center juga menyediakan layanan pra dan purnajual untuk perangkat kesehatan.
Tomoaki Watanabe, Direktur OMRON Healthcare Indonesia mengatakan, hadirnya OMRON Experience Center mencerminkan komitmen Perusahaan untuk meningkatkan ketersediaan perangkat kesehatan berkualitas dan pelayanan unggul di Indonesia.
“OMRON Experience Center ini melengkapi upaya kami dalam menyediakan alat kesehatan yang mendukung kesehatan jantung dan kesehatan masyarakat Indonesia keseluruhan. Produk-produk OMRON seperti alat tensi digital, telah menjadi andalan para dokter dan tenaga medis untuk pengelolaan hipertensi yang efektif,” ujarnya. Lanjutnya,“Kami berharap OMRON Experience Center dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh pelanggan dan masyarakat, sehingga upaya pencegahan dan penanganan penyakit di Indonesia menjadi lebih baik.”
Dr. Ivan Kunardi menyambut baik pendirian OMRON Experience Center yang dapat memberikan akses langsung bagi masyarakat untuk mencoba produk, serta layanan servis dan kalibrasi. “Pusat layanan ini sangat membantu masyarakat Bandung dan sekitarnya yang ingin memiliki alat ukur tensi digital yang mudah digunakan dan menghasilkan pengukuran yang akurat.”
Ia juga mengingatkan pentingnya memilih alat kesehatan yang tepat untuk penggunaan di rumah. “Saya sangat menyarankan memilih alat ukur tensi yang tersertifikasi, karena hasil yang akurat dapat membantu mendeteksi masalah kesehatan sejak dini dan memastikan pengobatan yang tepat untuk mencegah kondisi serius di masa depan.”
Menurut data Survei Kesehatan Indonesia 2023, tingkat prevalensi penyakit jantung di Indonesia mencapai 0,85% di tahun 2023. Ada pun prevalensi penyakit jantung dihitung berdasarkan diagnosis dokter pada penduduk semua umur. Dan, Jawa Barat menempati posisi keempat dengan prevalensi 1,18%, setelah Yogyakarta (1,67%), Papua Tengah (1,65%), dan Jakarta (1,56%).
Sementara prevalensi hipertensi berdasarkan pengukuran tekanan darah tahun 2023 adalah 30,8%. Urutan tiga provinsi dengan prevalensi hipertensi tertinggi adalah Kalimantan Tengah (40,7%), Kalimantan Selatan (35,8%), dan Jawa Barat (34,4%).
Perhimpunan Dokter Hipertensi Indonesia (InaSH) menyatakan bahwa masyarakat Asia lebih rentan terhadap hipertensi dibandingkan ras lain. Faktor utama adalah sensitivitas genetik terhadap garam, yang berkaitan dengan pola makan tradisional yang sering mengandung makanan asin, seperti kimchi dan ikan asin.
Untuk mengurangi risiko hipertensi, disarankan untuk memantau tekanan darah di rumah, membatasi asupan garam, dan menjalani gaya hidup sehat. Langkah sederhana seperti mengukur tekanan darah secara rutin dapat membantu menurunkan risiko hipertensi, stroke, dan berbagai penyakit kardiovaskular lainnya.
[]Andriza Hamzah Photo : Dok. Bening Communication
Jakarta, 14Mei 2018: PT. Galenium Pharmasia Laboratories merupakan perusahaan farmasi yang berpengalaman dan berdedikasi lebih dari 30 tahun dalam industri perawatan kulit dan obat-obatan di Indonesia, hari ini kembali menegaskan komitmennya untuk selalu peduli pada kesehatan kulit dengan menghadirkan Oilum, The Dry Skin Expert, dalam kemasan baru sebagai rangkaian perawatan kulit pertama di Indonesia dengan Hydro Rebalance System TM yang diformulasikan olehDermatologist. […]
Berkomitmen membantu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat, Nestlé, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, menghadirkan Nestum. Merupakan bubur sereal sarapan yang dibuat sesuai dengan golden standing breakfast — berkandungan Grainsmarta dan multigrain –, Nestum bisa sebagai pilihan sarapan yang lebih sehat, bercita rasa lezat, serta menghasilkan rasa kenyang […]
Makula merupakan organ mata di belakang retina, yang berperan dalam penglihatan sentral, penglihatan warna, serta penglihatan detail. Penyakit makula (gangguan yang melibatkan area makula) berpotensi menimbulkan penurunan tajam penglihatan, dan menyebabkan penderitanya kesulitan melihat objek secara detail, termasuk ketidakmampuan mengenali wajah seseorang atau tulisan. Kerusakan pada makula bisa menyebabkan terjadinya kebutaan! Kurangnya informasi dan sumber […]