Masalah pernapasan pada anak seringkali jadi momok yang membuat orangtua cemas. Apalagi kasus penyakit yang menyerang pernafasan anak masih terbilang tinggi.
Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia Kementerian Kesehatan 2023, angka kejadian asma pada anak usia 4 tahun ke bawah mencapai 70.771 kasus.

Maka penanganan yang tepat adalah dimulai sejak awal menjadi begitu sangat pentingnya, adalah untuk mencegah perburukan kondisi, terutama pada pasien dengan asma, bronkiolitis mau pun beberapa penyakit paru kronis yang membutuhkan terapi inhalasi atau penggunaan nebulizer. Akan tetapi, ketika anak sedang mengalami sesak nafas atau butuh terapi uap segera, alat uap tersebut menimbulkan masalah baru, dari mesin yang terlalu bising sampai membuat anak takut, atau ukuran yang terlalu besar sehingga repot untuk dibawa ke mana-mana.
Berpijak dari realita inilah, OMRON Healthcare Indonesia, tepatnya 02 Juli 2026, resmi memperkenalkan Nebulizer NE-U300, sebuah perangkat yang dirancang persis seperti yang diidamkan para Ibu : portable, ringan dan hening; dengan harga terjangkau dan bisa dicas dengan colokan type C. Kehadiran produk ini sekaligus memperluas pilihan mesh nebulizer OMRON di Indonesia, dan melengkapi lini premium yang sebelumnya telah hadir melalui NE-U100 dan lini menengah dari NE-U200.
Di acara peluncuran Nebulizer NE-U300, berlangsung di Habitate Glasshouse Jakarta, Tomoaki Watanabe, Direktur OMRON Healthcare Indonesia, mengatakan tren penggunaan mesh nebulizer di kalangan konsumen saat ini terus meningkat. Namun, tidak semua produk yang beredar di pasaran mampu memberikan performa, konsistensi, dan keandalan yang diharapkan konsumen, sehingga membuat pengalaman pengguna menjadi kurang memuaskan.

“OMRON NE-U300 yang hadir dengan harga yang lebih mudah dijangkau oleh masyarakat, namun tetap mempertahankan standar kualitas nebulizer OMRON yang telah dipercaya oleh jutaan orang di seluruh Dunia. Maka harapannya, lebih banyak keluarga, khususnya para Ibu muda yang dinamis, punya akses ke alat bantu napas yang praktis, reliable, dengan harga terjangkau,” kata Tomoaki Watanabe.
Di acara dengan MC Icha kian menawan dengan kehadiran pembicara dr. Wahyuni Indawati, Sp.A, Subsp. Respi(K), Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), yang mengatakan bahwa edukasi mengenai pengelolaan penyakit pernapasan perlu terus diperkuat, termasuk mendorong keluarga untuk mampu melakukan terapi inhalasi secara benar di rumah sesuai rekomendasi dokter.
“Pada anak-anak, keberhasilan terapi tidak hanya ditentukan oleh obat yang diberikan, tetapi juga oleh kenyamanan selama proses inhalasi. Perangkat yang tidak bising, mudah digunakan, dan memungkinkan terapi dilakukan tanpa membuat anak semakin cemas, maka hal itu dapat membantu meningkatkan kepatuhan terhadap pengobatan,” jelas dr. Wahyuni Indawati.
NE–U300 : Mesh Nebulizer Praktis, Harga Terjangkau dengan Kualitas Terjamin
Mengenai produk Nebulizer NE-U300, dirincikan oleh Fanny Himawan, Marketing Manager Omron Healthcare Indonesia, dirancang dengan fokus pada fungsi, untuk memenuhi kebutuhan nyata pengguna, khususnya keluarga dengan anak kecil. Terapi inhalasi sering kali menjadi tantangan ketika anak merasa takut terhadap suara mesin nebulizer atau harus menjalani terapi di luar rumah.
NE-U300 dirancang rechargeable menggunakan port USB Type-C, menghilangkan kebutuhan akan baterai sekali pakai. Desainnya travel–friendly, dengan bobot hanya sekitar 117gram dan ukuran yang kecil, alat ini sangat gampang diselipkan ke saku jaket atau dalam tas sehingga cocok digunakan ketika keluarga sedang travelling dan tidak ingin skip terapi inhalasi.
Dari sisi performa, NE-U300 menghasilkan ukuran partikel aerosol rata-rata sekitar 4.12μm yang pas untuk memastikan obat masuk secara optimal ke saluran napas bawah. Semua beroperasi pada tingkat kebisingan yang sangat rendah, hanya ≤40 dB, sehingga anak bisa menjalani terapi dengan nyaman dan tenang. Sementara wadah obatnya memiliki kapasitas 10 mL, cukup untuk dosis pemakaian standar.
Setiap paket pembelian telah dilengkapi masker anak dan dewasa, mouthpiece, kabel USB Type-C, soft pouch, medication cup, serta berbagai aksesori pendukung sehingga perangkat siap digunakan untuk berbagai kebutuhan terapi inhalasi di rumah maupun saat bepergian.
Menyambut peringatan Hari Anak Nasional di bulan Juli ini, aspek safety tentu jadi prioritas ekstra buat si kecil. Ukuran tubuhnya yang mungil membuat anak sangat rentan terhadap dosis kecil zat kimia berbahaya. OMRON memastikan seluruh nebulizer-nya, termasuk masker pada perangkat NE-U300, sudah 100% phthalate–free atau bebas ftalat. Saat beberapa masker nebulizer lain di pasaran masih menggunakan bahan kimia ini, Anda kini bisa bernapas lega dan menggunakan perangkat OMRON tanpa perlu waswas akan potensi risiko kesehatan tersembunyi.
Label phthalate–free ini menandakan produk OMRON bersih dari ftalat, zat kimia sintetis yang lazim dipakai industri sebagai pelembut plastik atau penahan aroma. Risiko paparan zat ini terbukti sangat berbahaya. Ftalat dapat menimbulkan risiko kesehatan seperti gangguan sistem endokrin atau hormon, masalah reproduksi, memicu komplikasi pada Ibu hamil, hingga potensi risiko kanker. NE-U300 menjamin setiap proses inhalasi si kecil murni membawa kesembuhan, tanpa ancaman bahaya bagi masa depannya.
Melalui peluncuran NE-U300, OMRON Healthcare Indonesia memperkuat komitmennya untuk menghadirkan inovasi perangkat kesehatan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Dengan desain portabel, pengoperasian yang senyap, dan kemudahan pengisian daya, NE-U300 diharapkan dapat membantu lebih banyak keluarga menjalani terapi pernapasan secara nyaman, konsisten, dan berkualitas.
[]Andriza Hamzah
Photo : Dok. OMRON/Bening Communication
Keterangan photo 1 (ki-ka)
Fanny Himawan – Tomoaki Watanabe – dr. Wahyuni Indawati