Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Pameran indah bertebar pesona segera hadir di Tanah Air. Tepatnya, adalah Pameran “Dialogue of Papers“.
Pameran yang merupakan sebuah upaya artistik luar biasa yang mencerminkan hubungan Budaya mendalam antara Qatar dan Indonesia, — berlangsung mulai 25 November hingga 16 Desember 2023, bertempat di Galeri Emiria Soenassa, Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta, — ini diselenggarakan sebagai bagian dari Years of Culture Qatar-Indonesia 2023 dan menggali hubungan multi aspek antara kedua Negara melalui media papermaking.
Dialog Budaya ini digambarkan melalui karya seni kolaboratif yang melibatkan dua seniman luar biasa: Seniman Qatar, Yousef Ahmad, yang adalah salah satu seniman Qatar paling menonjol dan termasuk dalam generasi pertama seniman Qatar yang belajar di luar Negeri.
Bergandeng dengan seniman Indonesia, Widi Pangestu. Adalah seniman perintis Indonesia, yang karyanya dicirikan dengan penggunaan dan eksplorasi pembuatan kertas dalam praktik artistiknya.
Widi, Yousef & Dr.Aisha
Pameran “Dialogue of Papers“ yang dikuratori oleh Pakar Museum Senior dari Years of Culture, Dr. Aisha Al Misnad, menampilkan hasil workshop kolaboratif yang diselenggarakan di Qatar, di mana Yousef Ahmad dan Widi Pangestu memadukan elemen-elemen alam yang unik dari kedua Negara. Kolaborasi yang melibatkan perpaduan bubur kertas pohon palem dari Qatar dengan bubur kertas abaca dan murbei dari Indonesia, ini menghasilkan 36 karya seni yang akan dipamerkan di Galeri Emiria Soenassa.
“Konsep Dialogue of Papers merupakan warisan kemitraan Years of Culture dengan Jepang. Kami sangat senang dapat menyelenggarakan workshop di Doha untuk Widi Pangestu dan Yousef Ahmad. Karya seni yang dihasilkan menawarkan eksplorasi konsep-konsep yang menarik, seperti penuh dan kosong, perbedaan dan kesamaan, dan kekuatan dialog melalui kreativitas bersama. Ini merupakan representasi visual dari hubungan mendalam antara Qatar dan Indonesia, melampaui batas-batas geografis melalui seni,” ujar Dr. Aisha Al Misnad.
Menawan tentu dari Pameran ini, di hari pertama diawali dengan bincang-bincang publik antara Yousef Ahmad dan Widi Pangestu.
Pada intinya, Pameran ini menyelami cara-cara di mana lingkungan, lanskap, dan iklim yang berbeda telah memengaruhi kehidupan dan pengalaman masyarakat di Qatar dan Indonesia.
Indonesia, sebuah Negara kepulauan yang hijau dan subur, memiliki hutan lebat yang dipenuhi tanaman beragam bentuk dan warna. Kiranya sangat kontras dibandingkan dengan Qatar, sebuah semenanjung yang ditandai terutama oleh lanskap gurun, wilayah yang pada awalnya tampak tidak memiliki flora. Namun, gurun tersebut telah dengan murah hati memberikan pohon palem, yang tumbuh subur di tengah kondisi keras dan sumber daya air terbatas.
Yousef & Widi
Penjajaran hutan dan gurun ini membangkitkan gagasan tentang kelimpahan dan kekosongan, menyoroti upaya seni dan kreatif penduduk di lingkungan yang berbeda. Manusia berhasil berkembang dan menciptakan di kedua lanskap tersebut, dengan perbedaan dan tantangan yang ada.
Diluncurkannya “Dialogue of Paper“ sebagai proyek warisan dari Years of Culture Qatar-Japan, sebuah Pameran yang diselenggarakan untuk menandai 50 tahun hubungan diplomatik antara kedua Negara. Pameran ini telah menjadi salah satu acara tahunan utama inisiatif ini sebagai residensi bagi seniman Internasional dari Negara-Negara mitra.
Tentu layak diketahui, Years of Culture didirikan pada tahun 2012 oleh Sheikha Al Mayassa binti Hamad bin Khalifa Al Thani untuk mempromosikan saling pengertian, pengakuan, dan apresiasi antara Qatar dan Dunia. Sejak saat itu, program Years of Culture telah sangat sukses dalam misinya, bermitra dengan Inggeris, Brasil, Jerman, Turki, India, Perancis, dan Nnegara-Negara lain selama satu dekade terakhir.
Dengan ditetapkannya peringatan Hari Kebaya Nasional, jatuh pada tanggal 24 Juli, oleh Pemerintah, — tertuang dalam Keputusan Presiden RI Nomor 1 Tahun 2023 — kian menggores bahwa Kebaya, busana Nasional yang kian berpesona. Dari Keppres yang ditandatangi oleh Presiden RI Joko Widodo, tepat pada 4 Agustus 2023, sekaligus memperjelas bahwa kebaya merupakan identitas Nasional yang […]
Untuk konsumen dan pelanggan setianya, IKEA hadirkan potongan harga hingga 74%. Penawaran spesial dalam menyambut Perayaan Idul Fitri tahun ini, berlaku untuk lebih dari 1.200 produk, tersedia mulai dari kebutuhan perabot dapur hingga aksesori dekorasi rumah yang berlangsung dari tanggal 22 Maret 2024. Melalui program potongan harga besar-besaran untuk berbagai macam pilihan produk, IKEA mengundang masyarakat […]
Menciptakan hingga kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang terwujud, adalah komitmen IKEA Indonesia. Dan salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah dengan memberikan dukungan pada inisiatif sosial yang berkontribusi pada keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat. Berpijak dari sanalah jua, IKEA Indonesia kali ini, bersama IKEA Social Entrepreneurship dan Instellar melanjutkan dukungannya bagi wirausaha sosial di Indonesia […]