Hari Rabu, 20 Mei 2026 malam, ada tebar keindahan. Tepatnya, panggung di The Ballroom Djakarta Theatre menjadi ruang pertemuan antara seni, empati, dan aksi nyata melalui pergelaran amal GITA CITRA CITA, sebuah inisiatif fundraising yang diprakarsai Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Acara spesial dan berpesona […]
Jakarta – Beberapa faktor yang dapat memberi efek buruk pada kulit, di antaranya berlama berada di bawah pancaran sinar matahari, kurang tidur, asupan atau konsumsi makanan tidak sehat, kurang berolah-raga, dan lalai atau pemilihan perawatan kulit yang tidak tepat.
Juga, proses penuaan tak bisa ditunda dan tidak mungkin Anda terlihat muda selamanya. Tetapi, garis-garis kerutan di wajah dapat dicegah.
Kesemua masalah kulit dapat diatasi dengan beberapa langkah. Dan, Anda bahkan terlihat segar.
Peduli dan menjaga kesehatan kulit, kini memanglah tidak lagi hanya didominasi kaum Hawa. Tapi, pria pun — bahkan — sudah semakin banyak yang peduli. Tak lepas, kulit sehat dan terjaga kebersihannya, dapat memencarkan pesona tersendiri, dan membuat seseorang semakin percaya diri.
(ki-ka) Frederic Johnson, Oriflame Vice President of Indonesia – Rossa, NovAge Brand Ambassador Oriflame Indonesia -Tussy Inggriani, dr. Eddy Karta, Sp. KK, Dermatologist
Menariknya dari masalah kulit, pria lebih banyak memiliki kabar baik. Demikian dikatakan dr. Eddy Karta, Sp. KK, Dermatologist, pembicara di acara bertajuk “Perawatan Kulit Mutakhir, Dirancang Khusus untuk Pria”, yang diselenggarakan Oriflame, bertempat di Immigrant The Dining Room, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bila dikatakan kulit wajah pria berbeda dengan kulit wajah wanita, disebabkan oleh testoteron yang menjadikan kulit wajah pria lebih tebal, lebih memiliki daya tahan, memiliki kemampuan untuk menumbuhkan bulu di area wajah, dan tingkat produksi keringat relatif tinggi.
Hormon ini juga meningkatkan produksi sebum sehingga membuat kulit pria cenderung berminyak dan memiliki pori-pori besar.
Faktor unik lainnya adalah, memanglah kulit wajah pria memerlukan energi, karena tanpa energi, penampilan yang tampak awet muda secara perlahan akan memudar sebelum waktunya dan tanda-tanda penuaan mulai tampak.
Nah, kabar baiknya, tanda-tanda penuaan pada kulit wajah pria muncul cenderung lebih lambat dibandingkan dengan kulit wajah wanita.
“Pria dengan memiliki kelebihan itu, maka menginjak usia 20 tahun sudah perlu memakai tabir surya, bahan alami untuk merawat kulit. Paling penting yang diperlukan adalah anti oksidan, yang berfungsi dapat mencegah infeksi akibat radang,” dr. Eddy Karta, Sp. KK., menambahkan penjelasan mengenai kulit pria.
Di acara bincang kesehatan kulit, sekaligus peluncuran rangkaian produk baru Oriflame untuk pria, NovAge, yang menghadirkan Frederic Johnson, Oriflame Indonesia Representative, penyanyi Rossa, sebagai NovAge Brand Ambassador Oriflame Indonesia, Tussy Inggriani, Product Specialist Oriflame Indonesia menyampaikan,”Berdasarkan fakta di atas, para peneliti terkemuka di Oriflame terinpirasi untuk menciptakan NovAge Men. Adapun keunggulan produk ini terletak pada kandungan, bahan alami terbaik. Oriflame mempunyai teknologi skin care terbaik.”
Gangguan pada kesehatan paru-paru yang paling sering terjadi pada perokok adalah berakibat mengidap kanker. Melihat data GLOBOCAN 2020, ditemukan, 90% kasus kanker paru pada pria dan 80% pada wanita yang memiliki riwayat merokok. Dan, kanker paru merupakan penyebab kematian kanker tertinggi di Indonesia dengan 84 orang meninggal dan 95 kasus baru terdiagnosa setiap harinya. Angka […]
Minyak zaitun atau olive oil. Tak sedikit orang beranggapan minyak zaitun tidak dapat digunakan untuk memasak makanan Indonesia. Mulai dari ‘tidak cocok dengan cita rasa Indonesia”, tidak bisa digunakan untuk menggoreng, sementara — kebanyakan — masyarakat Indonesia lekat dengan penganan yang digoreng. Bahkan, dikira “minyak zaitun tidak dapat digunakan untuk suhu tinggi”. Namun berjalannya waktu, […]
Menyambut Hari Anak Nasional 2024, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) menyelenggarakan seminar edukatif bertajuk tentang pentingnya “Peran Dukungan Suportif pada Anak dengan Kanker” Orangtua, ketika sang buah hati menderita kanker tentu menghadapi serangkaian keadaan yang dapat menyebabkan perubahan besar dalam hidup mereka yang dalam perjalanannya dapat menimbulkan stres. Bagaimana pun, ketika seorang anak menderita kanker, setiap orangtua dan anggota […]