Sebuah kolaborasi menarik antara desainer IKEA dan Xbox dihadirkan IKEA Indonesia berupa koleksi gaming terbaru, YXSTABY. Kiranya, koleksi ini hadir tiada lepas dengan melihat berbagai situasi saat orang bermain game di rumah, mulai dari posisi televisi dan cara duduk hingga barang-barang yang ingin tetap dekat. Saat permainan selesai, perabot yang sama tetap dapat digunakan untuk […]
Jakarta – Beberapa faktor yang dapat memberi efek buruk pada kulit, di antaranya berlama berada di bawah pancaran sinar matahari, kurang tidur, asupan atau konsumsi makanan tidak sehat, kurang berolah-raga, dan lalai atau pemilihan perawatan kulit yang tidak tepat.
Juga, proses penuaan tak bisa ditunda dan tidak mungkin Anda terlihat muda selamanya. Tetapi, garis-garis kerutan di wajah dapat dicegah.
Kesemua masalah kulit dapat diatasi dengan beberapa langkah. Dan, Anda bahkan terlihat segar.
Peduli dan menjaga kesehatan kulit, kini memanglah tidak lagi hanya didominasi kaum Hawa. Tapi, pria pun — bahkan — sudah semakin banyak yang peduli. Tak lepas, kulit sehat dan terjaga kebersihannya, dapat memencarkan pesona tersendiri, dan membuat seseorang semakin percaya diri.
(ki-ka) Frederic Johnson, Oriflame Vice President of Indonesia – Rossa, NovAge Brand Ambassador Oriflame Indonesia -Tussy Inggriani, dr. Eddy Karta, Sp. KK, Dermatologist
Menariknya dari masalah kulit, pria lebih banyak memiliki kabar baik. Demikian dikatakan dr. Eddy Karta, Sp. KK, Dermatologist, pembicara di acara bertajuk “Perawatan Kulit Mutakhir, Dirancang Khusus untuk Pria”, yang diselenggarakan Oriflame, bertempat di Immigrant The Dining Room, di Jakarta beberapa waktu lalu.
Bila dikatakan kulit wajah pria berbeda dengan kulit wajah wanita, disebabkan oleh testoteron yang menjadikan kulit wajah pria lebih tebal, lebih memiliki daya tahan, memiliki kemampuan untuk menumbuhkan bulu di area wajah, dan tingkat produksi keringat relatif tinggi.
Hormon ini juga meningkatkan produksi sebum sehingga membuat kulit pria cenderung berminyak dan memiliki pori-pori besar.
Faktor unik lainnya adalah, memanglah kulit wajah pria memerlukan energi, karena tanpa energi, penampilan yang tampak awet muda secara perlahan akan memudar sebelum waktunya dan tanda-tanda penuaan mulai tampak.
Nah, kabar baiknya, tanda-tanda penuaan pada kulit wajah pria muncul cenderung lebih lambat dibandingkan dengan kulit wajah wanita.
“Pria dengan memiliki kelebihan itu, maka menginjak usia 20 tahun sudah perlu memakai tabir surya, bahan alami untuk merawat kulit. Paling penting yang diperlukan adalah anti oksidan, yang berfungsi dapat mencegah infeksi akibat radang,” dr. Eddy Karta, Sp. KK., menambahkan penjelasan mengenai kulit pria.
Di acara bincang kesehatan kulit, sekaligus peluncuran rangkaian produk baru Oriflame untuk pria, NovAge, yang menghadirkan Frederic Johnson, Oriflame Indonesia Representative, penyanyi Rossa, sebagai NovAge Brand Ambassador Oriflame Indonesia, Tussy Inggriani, Product Specialist Oriflame Indonesia menyampaikan,”Berdasarkan fakta di atas, para peneliti terkemuka di Oriflame terinpirasi untuk menciptakan NovAge Men. Adapun keunggulan produk ini terletak pada kandungan, bahan alami terbaik. Oriflame mempunyai teknologi skin care terbaik.”
Bagi kaum Hawa, kosmetik merupakan bagian dan kebutuhan dari lifestyle. Beriring kian waktu, ragam produk kosmetik dengan masing-masing faedah hadir di hadapan. Tinggal lagi, Stylishion memilih produk kosmetik yang sudah tentu — selain — mempertimbangkan segi kecantikan juga sekaligus kesehatan. Menarik untuk ditengok dan menjadikan pilihan Marcks’ dan Venus, 2 produk dari label kosmetik PT […]
PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam menyambut Hari Kesehatan Gigi Nasional, meresmikan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2022 di Gelora Bung Karno. Melalui tema “Pulih Bersama dengan Senyum […]
Diperlukan perhatian khusus, dari melihat studi Globocan 2018, bahwa kanker payudara menempati peringkat kanker tertinggi di Indonesia dengan 58,256 kasus baru pada tahun 2018. Dan, menempati posisi kedua penyebab kematian karena kanker, setelah kanker paru-paru. Kanker payudara adalah kanker invasif yang paling umum terjadi pada wanita secara global dengan lebih dari 2 juta wanita terkena […]