Kehadiran 20 kelompok Teater terpilih siap menggetarkan panggung Festival Teater Indonesia (FTI) di empat Kota. Tepatnya, kotak titik temu FTI — merupakan kolaborasi TITIMANGSA dengan PENASTRI (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) serta didukung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI — : Medan : Bali Eksperimental Teater (Jembrana, Bali), Luna Vidya/Storytelling Academy […]
Berkomitmen membantu meningkatkan kualitas hidup dan berkontribusi untuk masa depan yang lebih sehat, Nestlé, produsen makanan dan minuman terbesar di dunia, menghadirkan Nestum.
Merupakan bubur sereal sarapan yang dibuat sesuai dengan golden standing breakfast — berkandungan Grainsmarta dan multigrain –, Nestum bisa sebagai pilihan sarapan yang lebih sehat, bercita rasa lezat, serta menghasilkan rasa kenyang yang lebih lama.
Kehadiran bubur Nestum dalam berbagai varian rasa ini — Nestlé Nestum Porridge (rasa manis dan original), serta Nestlé Nestum 3-in-1 (rasa susu, susu & pisang, dan susu & cokelat), kiranya untuk memenuhi kebutuhan sejumlah orang yang akan memulai aktivitas pagi hari hari yang terkadang membuat sarapan pagi tersisihkan. Seringkali yang terjadi, di pagi hari sebelum melakukan aktivitas rutin, hanya mengonsumsi minuman.
Keterangan Photo 2 : Chef Steby Rafael
“Gizi yang terkandung dalam satu mangkuk Nestlé Nestum setara dengan protein dari satu gelar yoghurt, kalsium dari satu gelas susu, dan serat makanan dari satu lembar roti gandung,” jelas Eka Hardiana, Corporate Nutritionist Nestlé Nestum.
Dari sanalah kemudian membuat Nestum berinisitif meluncurkan gerakan “101 Nestum Healthy Bowls”, untuk tujuan mengajak masyarakat Indonesia berkreasi membuat aneka topping bubur Nestum yang praktis namun tetap sehat dan lezat.
Diluncurkannya “101 Nestum Healthy Bowls”, seperti dikatakan oleh Business Executive Officer Dairy Nestlé Indonesia Windy Cahyaning Wulan, di peluncuran “101 Nestum Healthy Bowls”, bertempat di hotel Ritz Carlton, SCBD – Jakarta, pada akhir bulan Januari 2019 lalu, tak lepas dari melihat fakta sebanyak 51% orang Indonesia menyadari bahwa sarapan adalah waktu makan terpenting dalam sehari.
Namun, 76% orang yang mengonsumsi sarapan di pagi hari belum memilih menu yang sesuai dengan golden standard breakfast, yaitu harus terdiri dari makanan dan minuman, bukan salah satunya.
Betapa pentingnya sarapan pagi, juga tercatat dari banyaknya penelitian yang membuktikan bahwa aktivitas mengonsumsi makanan saat sarapan memiliki banyak manfaat.
Ahli Gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes, di acara yang sama menyampaikan,”Dengan mengonsumsi makanan saat sarapan, maka kita bisa merasakan manfaat yang lebih, baik dari sisi fisiologis maupun psikologis, dibandikangkan jika hanya mengonsumsi minuman saja.”
Dokter Rita Ramayulis melanjutkan keterangannya,”Proses pengolahan makanan berkaitan dengan keterampilan dan kemampuan koordinasi pergerakan motorik kasar di sekitar mulut, yang menstimulasi organ pencernaan, organ-organ lain termasuk jantung yang memompa darah. Dengan begitu, kerja otak dan otot akan lebih baik. Karenanya, dengan mengonsumsi makanan, kita tidak hanya bisa mengurangi rasa lapar , tapi juga juga meningkatkan kemampuan kognitif seperti daya ingat dan fokus”.
Untuk menyebarluaskan pesan mengonsumsi makanan di pagi hari, Nestlé Nestum mengajak masyarakat Indonesia untuk berbagi berbagai menu sarapan praktis yang mengangkat cita rasa Nusantara. Di antaranya dengan menggandeng Chef Steby Rafael, “Nestum 101 Healthy Bowls” memperkenalkan 5 menu kreasi sarapan Nestlé Nestum yang lezat, sehat dan praktis dibuatnya : Bubur Ayam Kari, Nasi Uduk, Ayam Jamur, Lapis (Parfaits) dan Panekuk.
Jakarta, 12 Agustus 2018 – Selama 8 jam tertidur di malam hingga terbangun pada pagi hari, diawali sarapan tentu perlu, untuk membantu mengembalikan energi dan agar siap konsentrasi dalam beraktivitas secara maksimal. Sarapan adalah aktivitas yang harus dilakukan untuk mengawali hari. Dijalani tidak hanya sekedar sarapan tetapi bernutrisi, memenuhi 25% sumber energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas […]
Fakta. Indonesia masih memiliki beban penyakit Tuberkulosis (TBC) tertinggi kedua di Dunia, tentu tidak serta merta menutup mata kita terhadap permasalahan penyakit ini. Bahkan, si setiap tahun diperkirakan 845.000 orang di Indonesia jatuh sakit akibat Mycobacterium tuberculosis, namun hanya 67% atau 568.987 kasus TBC yang ternotifikasi ke Kementerian Kesehatan pada tahun 2019. Dalam upaya menekan […]
Beriring dalam rangka Hari Stroke Sedunia pada 29 Oktober, OMRON Healthcare Indonesia — Pemimpin global di bidang peralatan medis inovatif yang telah terbukti secara klinis untuk pemantauan dan perawatan kesehatan di rumah — menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran dan pencegahan stroke, yang merupakan penyebab utama kematian dan kecacatan di Dunia. Salah satu faktor risiko terbesar stroke […]