Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Tak terelak, pandemi virus Corona telah mengganggu,
bahkan menghentikan kegiatan — di antaranya — produksi film, yang membuat
bioskop-bioskor ditutup.
Namun beriring suksesnya
penyelenggaraan festival film paling bergengsi FFI 2020, dianggap sebagai
tonggak kebangkitan Industri film Tanah Air.
Hal ini jadi pendorong
bagi para Produser dan pembuat film untuk tetap dan malah harus semakin kreatif dalam storytelling
mereka.
Dan yang terlihat,
Industri perfilman bersungguh menunjukkan tekad mereka untuk terus berkarya.
Hal ini tentu membuka jalan bagi masa depan Industri ini.
Produksi film yang
dilakukan secara virtual dan remote telah menjadi bagian dari proses
pembuatan film.
Tak terlepas, teknologi pembuatan film telah berkembang
maju selama lebih dari 40 tahun terakhir. Indonesia juga tidaklah baru dalam
hal teknologi pembuatan film, sebab ada sejumlah animator Indonesia yang
tergabung dalam tim di balik pemmbuatan film-film box office seperti ‘Transformers’, ‘Iron Man’, ‘The Adventure of
Tintin’, ‘Ant Man’, dan beberapa lainnya.
Tinggal lagi, pada masa pasca
pandemi, ini produser film dengan budget
terbatas tak mungkin membiarkan inefisiensi
terus terjadi. Produksi secara virtual
dan (yang mengejutkan) pemanfaatan teknologi video gamereal time barangkali menjadi solusinya.
Kiranya, produksi film secara virtual, yang ditenagai oleh teknologi video game, akan menjadi pendobrak cara kita membuat konten di masa depan, mulai dari produksi DIY digital hingga blockbuster di masa depan.
Dengan kemampuannya
menghemat waktu dan ongkos produksi, produksi film secara virtual dapat menjadi penyelamat banyak Perusahaan pembuat film.
Contohnya, dengan menggunakan teknologi game
seperti Unreal Engine, pembuat film
bisa membangun environmentdigital
yang dapat meniru frame render final.
Teknologi ini membuat
seluruh tim produksi memiliki visi produk final yang sama. Dan manfaat penting
lainnya dalam menggunakan gameengine adalah teknologinya real-time,
sehingga akan memberikan keuntungan luar biasa dalam produksi virtual.
Dengan efek visual di dalam kamera yang direkam dari
LED, frame akhir dapat di-preview
melalui lensa kamera, dan tim kreatif dapat memanipulasi pencahayaan, environmentvirtual, dan efek secara kolaboratif
di lokasi syuting. Proses yang lebih intuitif
ini juga membuat kru dapat melakukan penyesuaian selama pengambilan gambar,
sehingga tak perlu melakukan kompromi dalam proses editing terakhir setelah pengambilan gambar selesai.
Akankah sense
realisme dan antusiasme hilang dalam produksi virtual? Justru sebaliknya,
dengan mengganti green screen dengan scene projection, para aktor
akan mendapatkan sense yang lebih baik mengenai environment
tempat mereka berakting dan visi dari kru produksi.
Faktanya, dengan rendering
secara real-time, background dapat diadaptasi menurut perspektif
kamera, sehingga seluruh adegan jadi lebih interaktif.
Secara keseluruhan,
kemampuan untuk melihat hasil pengambilan gambar yang sudah mendekati final
akan membantu memastikan kontinuitas, fluiditas, dan pasif atau aktifnya para
aktor dari setiap adegan. Hal ini berpotensi mengurangi pengambilan gambar yang
tak perlu selama berhari-hari dan pascaproduksi yang menghabiskan waktu
berbulan-bulan.
Produksi virtual
memungkinkan berbagai departemen film bekerja secara lebih erat dan real-time,
untuk mewujudkan produk final yang hemat waktu dan biaya. Pada saat industri
bergulat dengan dampak pandemi global,
produksi virtual mungkin merupakan
evolusi yang alami bagi industri hiburan.
Virus Corona atau COVID-19 yang semakin meluas paparannya di Indonesia, telah membuat begitu banyak orang yang mulai membatasi aktivitasnya di luar rumah. Karantina kepada diri sendiri dengan cara tidak pergi ke luar rumah agar tidak terkena virus Corona, telah menjadi pilihan. Di antaranya memilih untuk berada di dalam rumah. Hanya saja, untuk waktu cukup berlama, […]
Berpijak pada menangkap kebutuhan industri atas kesiapan tenaga kerja muda usia yang memiliki pengetahuan dan keterampilan teknologi, Samsung melalui program Samsung Innovation Campus (SIC). Bertujuan melatih talenta muda Indonesia dengan keterampilan IoT dan design thinking untuk membangun solusi-solusi Internet of Things (IoT) yang dapat memecahkan masalah di sekitar kita. IoT merupakan teknologi yang memungkinkan konektivitas jaringan dan kemampuan komputasi meluas ke […]
Jakarta, 15 Mei 2018 – Biru warna yang memberi kesan tenang dan damai menjadi warna favorit banyak orang, khususnya kaum milenial. Seperti yang menjadi sasaran smartphone stylish Huawei nova 2 lite Glossy Blue. Smartphone ini diciptakan bagi yang menginginkan smartphone canggih dan stylish. Nova 2 lite Glossy Blue mengintegrasikan semua teknologi dan fitur superior dari varian sebelumnya, […]