Kembali dan lagi, Frisian Flag Indonesia menggoreskan keindahan. Bertepatan memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak masyarakat menjadikan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari untuk mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. Diperingati setiap tanggal 1 Juni, World Milk Day […]
Tak terelak, pandemi virus Corona telah mengganggu,
bahkan menghentikan kegiatan — di antaranya — produksi film, yang membuat
bioskop-bioskor ditutup.
Namun beriring suksesnya
penyelenggaraan festival film paling bergengsi FFI 2020, dianggap sebagai
tonggak kebangkitan Industri film Tanah Air.
Hal ini jadi pendorong
bagi para Produser dan pembuat film untuk tetap dan malah harus semakin kreatif dalam storytelling
mereka.
Dan yang terlihat,
Industri perfilman bersungguh menunjukkan tekad mereka untuk terus berkarya.
Hal ini tentu membuka jalan bagi masa depan Industri ini.
Produksi film yang
dilakukan secara virtual dan remote telah menjadi bagian dari proses
pembuatan film.
Tak terlepas, teknologi pembuatan film telah berkembang
maju selama lebih dari 40 tahun terakhir. Indonesia juga tidaklah baru dalam
hal teknologi pembuatan film, sebab ada sejumlah animator Indonesia yang
tergabung dalam tim di balik pemmbuatan film-film box office seperti ‘Transformers’, ‘Iron Man’, ‘The Adventure of
Tintin’, ‘Ant Man’, dan beberapa lainnya.
Tinggal lagi, pada masa pasca
pandemi, ini produser film dengan budget
terbatas tak mungkin membiarkan inefisiensi
terus terjadi. Produksi secara virtual
dan (yang mengejutkan) pemanfaatan teknologi video gamereal time barangkali menjadi solusinya.
Kiranya, produksi film secara virtual, yang ditenagai oleh teknologi video game, akan menjadi pendobrak cara kita membuat konten di masa depan, mulai dari produksi DIY digital hingga blockbuster di masa depan.
Dengan kemampuannya
menghemat waktu dan ongkos produksi, produksi film secara virtual dapat menjadi penyelamat banyak Perusahaan pembuat film.
Contohnya, dengan menggunakan teknologi game
seperti Unreal Engine, pembuat film
bisa membangun environmentdigital
yang dapat meniru frame render final.
Teknologi ini membuat
seluruh tim produksi memiliki visi produk final yang sama. Dan manfaat penting
lainnya dalam menggunakan gameengine adalah teknologinya real-time,
sehingga akan memberikan keuntungan luar biasa dalam produksi virtual.
Dengan efek visual di dalam kamera yang direkam dari
LED, frame akhir dapat di-preview
melalui lensa kamera, dan tim kreatif dapat memanipulasi pencahayaan, environmentvirtual, dan efek secara kolaboratif
di lokasi syuting. Proses yang lebih intuitif
ini juga membuat kru dapat melakukan penyesuaian selama pengambilan gambar,
sehingga tak perlu melakukan kompromi dalam proses editing terakhir setelah pengambilan gambar selesai.
Akankah sense
realisme dan antusiasme hilang dalam produksi virtual? Justru sebaliknya,
dengan mengganti green screen dengan scene projection, para aktor
akan mendapatkan sense yang lebih baik mengenai environment
tempat mereka berakting dan visi dari kru produksi.
Faktanya, dengan rendering
secara real-time, background dapat diadaptasi menurut perspektif
kamera, sehingga seluruh adegan jadi lebih interaktif.
Secara keseluruhan,
kemampuan untuk melihat hasil pengambilan gambar yang sudah mendekati final
akan membantu memastikan kontinuitas, fluiditas, dan pasif atau aktifnya para
aktor dari setiap adegan. Hal ini berpotensi mengurangi pengambilan gambar yang
tak perlu selama berhari-hari dan pascaproduksi yang menghabiskan waktu
berbulan-bulan.
Produksi virtual
memungkinkan berbagai departemen film bekerja secara lebih erat dan real-time,
untuk mewujudkan produk final yang hemat waktu dan biaya. Pada saat industri
bergulat dengan dampak pandemi global,
produksi virtual mungkin merupakan
evolusi yang alami bagi industri hiburan.
Jakarta, 11 Juni 2018 – Dari melihat era digital saat ini, belanja melalui toko online yang begitu mudahnya, telah menjadi pilihan masyarakat banyak. Begitupun, di sisi lain ada beberapa hal yang tidak bisa didapatkan ketika konsumen membeli produk melalui e-commerce. Contohnya konsumen tidak bisa mencoba terlebih dahulu produk yang akan dibeli atau tidak bisa berkonsultasi […]
Jakarta, INDONESIA — 19 Oktober 2018 — Telah hadir sebuah platform terpadu yang superior dan standar industri yang jelas mulai dari Edge ke AI Kombinasi yang strategis mengakselerasi pengembangan pasar, mendorong inovasi dan menghasilkan keuntungan yang substansial bagi pelanggan, mitra, dan komunitas. Cloudera, Inc. (NYSE: CLDR) dan Hortonworks, Inc. (Nasdaq: HDP) baru saja secara bersama-sama mengumumkan […]
Jakarta, 3 Juli 2018 – Sebuah smartphone kembali dihadirkan Huawei, melalui Huawei P20 9Pro. Sekaligus menjawab tuntuan konsumen pengguna. Bagaimana tidak, smartphone yang diluncurkan dan diperkenalkan Huawei Consumer Business Group pada akhir bulan Juni 2018, lalu, dari P Series yang dikenal sebagai pioner dalam fotografi smartphone, menggunakan Triple Camera dari Leica. Makin menawan, diperkuat dengan […]