Raih Kebaikan dan kehangatan Ramadan Bersama keluarga dengan FRISIAN FLAG® Siapa pun. Pasangan terutama, menginjak bulan Ramadan, terlebih-lebih, dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga Hari Raya. Berangkat dari sanalah, agar hubungan pasangan dalam keluarga kian merekatkan, Frisian Flag Indonesia […]
Lebih dari 13 juta orang di seluruh Dunia menderita penyakit stroke setiap tahunnya dan angka ini terus meningkat dengan 23,3% pasien pasca stroke mengalami disabilitas yang bergantung pada bantuan selama hidupnya.
Tentu menjadi perhatian khusus, di Indonesia, stroke telah menjadi penyebab kematian tertinggi, hingga mencapai angka kematian 193,9/100.000 orang per tahun.
Menanggapi tingginya kasus strokedan untuk mengoptimalkan kualitas perawatan stroke di pusat pelayanan stroke akut, Indonesian Stroke Society (ISS) didukung oleh Angels Initiative (sebuah inisiatif perawatan kesehatan global yang dipelopori oleh Boehringer Ingelheim untuk mengoptimalkan kualitas perawatan stroke di pusat pelayanan stroke akut) telah meluncurkan aplikasi bernama FAST Rescue.
Merupakan aplikasi untuk membantu masyarakat untuk mendapatkan pertolongan pertama pra-rumah sakit saat terjadi serangan stroke. Kian lengkap, ISS dan Angels Initiative bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam mengembangkan aplikasi ini.
Mengenai stroke, dr. Adin Nulkhasanah, SpS, MARS, Ketua Indonesian Stroke Society, di acara media briefing yang dilakukan secara virtual, Jumat, 27 Agustus 2021, menjelaskan,“Dapat digambarkan sebagai penyakit yang bisa menyerang siapa saja, kapan saja, dan tanpa adanya peringatan. Jenis penyakit yang dapat disebabkan oleh gaya hidup yang buruk ini harus segera ditangani secara tepat guna mengurangi resiko yang tidak diinginkan. Namun, pengetahuan masyarakat Indonesia tentang pentingnya mendapatkan perawatan dan pengobatan stroke yang tepat masih sangat rendah.”
Tampilan dashboard FAST Rescue
Lebih jauh, bahwa pasien stroke harus menerima perawatan dan pengobatan yang efektif dalam waktu 0 sampai 4,5 jam setelah serangan stroke, atau yang dikenal juga sebagai periode Golden Hour. Yang jika terlambat ditangani, maka pasien stroke akan mengalami dampak yang serius seperti cacat permanen atau bahkan kematian.
Maka dapat dikatakan, keberadaan aplikasi FAST Rescue akan menjembatani kesenjangan, ini dengan menghadirkan terobosan terbaru dalam infrastruktur layanan dan pengobatan stroke di Indonesia.
Kehadiran aplikasi FAST Rescue sebagai inovasi baru di bidang medis tidak hanya akan membantu pasien stroke tetapi juga para keluarga atau orang yang merawatnya.
Aplikasi, ini memiliki beberapa fitur unggulan, seperti Tombol Panik yang dikembangkan bersama Kementerian Kesehatan. Pengguna akan langsung terhubung dengan petugas operator yang tersedia 24 jam sehari dan 7 hari seminggu saat menggunakan fitur ini.
Petugas operator akan menyelaraskan lokasi pengguna dengan ambulans terdekat, sehingga mereka dapat segera menjemput pasien sesuai koordinat lokasi mereka dan membawa pasien langsung ke rumah sakit stroke-ready terdekat.
“Dengan adanya fitur Tombol Panik, kami ingin memastikan pasien stroke diberikan pertolongan secepat mungkin di rumah sakit yang tepat. Perawatan harus dilakukan dengan cepat karena periode Golden Hour merupakan rentang waktu yang krusial, dan jika pasien mendapatkan perawatan yang tepat selama waktu tersebut, risiko cacat permanen dan kematian dapat dikurangi,” ujar dr. Siti Khalimah, Sp.KJ, MARS, Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Daftar rumah sakit stroke-ready di Indonesia merupakan fitur lain yang tersedia pada aplikasi FAST Rescue. Masyarakat akan dapat melihat daftar rumah sakit stroke-ready yang tersedia untuk memastikan pasien mendapatkan perawatan segera oleh tim medis yang siap menangani stroke.
Rumah sakit stroke-ready dilengkapi dengan fasilitas yang penting seperti CT scan dan obat-obatan, serta Acute Stroke Team (AST) yang terlatih untuk memberikan perawatan. Demikian dikatakan oleh dr. Temmy Winata, Head of Medical, Perwakilan Angels Initiative di Indonesia di acara yang dipandu Mentari Delita.
“Maka ketika pasien dirawat di pusat pelayanan stroke yang mengikuti standar perawatan terbaik, pasien dapat memiliki peluang lebih baik untuk bertahan hidup dan menjalani kehidupan yang bebas disabilitas,” lanjutnya.
List Rumah Sakit Stroke-Ready di FAST Rescue
Peluncuran aplikasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Indonesian Stroke Society (ISS) dan Angels Initiative untuk memberikan edukasi tentang pencegahan dan penanganan stroke. Melalui fitur Cek Gejala FAST, masyarakat dapat belajar untuk mengenali gejala stroke, serta membaca informasi tentang kesehatan dan penyakit stroke di fitur tips dan artikel.
Masyarakat juga dapat membuat profil mereka sendiri pada aplikasi dengan mengisi nama, jenis kelamin, dan usia mereka. Dengan informasi tersebut tim medis kemudian dapat melihat profil yang tertera untuk memberikan bantuan terbaik saat dalam keadaan darurat.
Uji coba aplikasi FAST Rescue sudah dilakukan di lima kota besar di Indonesia, seperti Yogyakarta, Palembang, Jakarta, Medan serta Bandung dan akan terus dikembangkan secara bertahap untuk wilayah lainnya. Versi beta dari aplikasi FAST Rescue sudah diluncurkan pada Februari 2021 dan fitur-fitur baru lainnya dijadwalkan tersedia pada awal September 2021.
Meningkatnya kasus COVID 19 dalam beberapa hari terakhir, sebaiknya tidaklah disikapi dengan panik. Karena kuncinya hanya satu yaitu imunitas tubuh, yang bisa didapatkan dengan mendapatkan nutrisi seimbang, olahraga rutin dan istirahat cukup serta menghindari stres. Spesialis Gizi Klinik dr. Juwalita Surapsari, SpGK, M.Gizi, menyatakan dengan meningkatnya kembali kasus COVID 19, yang tidak hanya di Indonesia […]
Komitmen kuat dalam menyosialisasikan bahaya penggunaan tembakau dan nikotin, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) — organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker — bersama Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) menggelorakan “Hari Tanpa Tembakau Sedunia” (HTTS) 2025 yang jatuh pada 31 Mei 2025 Melalui kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”, kedua organisasi […]
Tepat di bulan Maret 2019, menandai usia 46 tahun berkarya pada bidang pelayanan kesehatan masyarakat, Bunda Medik Healthcare System (BMHS), sebagai payung layanan kesehatan yang mengedepankan inovasi teknologi modern di Indonesia, menggelar serangkaian kegiatan. Rangkaian acara yang mengusung tagline #savingliveswithbunda, resmi diperkenalkan dan berlangsung di Hotel Biadara Grand Pancoran, Jakarta. Tidak dimungkiri, terkait perkembangan teknologi […]