Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Jakarta, 11 Maret 2018 – Melalui profesi sebagai Make Up Artist, hingga berada di puncak karier bagi seorang Bennu Sorumba, tidaklah muda, berliku jalannya, dan cukup panjang waktunya.
(ki-ka) Sugema Nagasakti (Inisiator buku) – Risa, mewakili Elex Media Komputindo – Bennu Sorumba – Ayang Kahiyang, Putri Presiden RI Joko Widodo – Key Mangunsong (Sutradara Film & Sinetron) – Agnes Davonar (Penulis Buku)
Untuklah itu Bennu, melalui buku yang ia luncurkan bertajuk “The Story of Bennu Sorumba : Sleeping Beauty”, berisikan kisah perjalanan hidup dan menampilkan karya Make Up Artist dari sapuan tangannya pada sejumlah wajah public figure Indonesia, berpengharapan dapat menginspirasi anak muda Indonesia dalam menggapai impiannya.
Itu juga yang menjadi pengharapan dua sosok terdekat Bennu, Key Mangunsong, Sutradara wanita untuk sejumlah film dan sinetron, yang adalah ‘penemu’ Bennu Sorumba dan Sugema Nagasakti, pencetus pembuatan buku, yang hadir di acara peluncuran buku.
“Ketika saya sampaikan pada Bennu bahwa perjalanan hidupnya menarik dan layak dituangkan ke dalam buku, dia tidak langsung memberi respon. Bennu perlu waktu untuk memutuskan karena dia merasa belum waktunya untuk berkisah. Tapi waktu saya yakinkan kalau kisah perjalanannya yang berhasil menghantar ke puncak keberhasilan itu dapat menginspirasi yang membaca, Bennu akhirnya bersedia. Maka harapan saya maupun siapapun yang terlibat atas terwujudnya buku, ini semoga buku ini memberi inspirasi tidak hanya bagi kaum muda tetapi segala kalangan dari beragam tingkat usia,” kata Sugema Nagasakti.
Bagi Penulis buku, Agnes Danovar, yang telah melahirkan beberapa novel best seller yang telah pula diadaptasi ke layar lebar, di antaranya : Gaby dan Lagunya (2010 Batavia Picture), Surat Kecil Untuk Tuhan (2011, Skylar Picture), serta Ayah Mengapa Aku Berbeda? (2011, Rapi Film), dipercaya menulis buku perjalanan Bennu Sorumba, diungkap sebagai sebuah kehormatan.
“Sewaktu saya diminta menuliskan kisah hidup Bennu, dan mendengar Bennu berkisah mengenai dirinya, sesungguhnya saya sangat tersentuh hingga menangis,” kata Agnes Donovar yang menjalani proses meramungkan buku sekitar 3 bulan.
Sedangkan dari Elex Media Komputindo, yang diwakili Risa menyampaikan,”Buku yang menyampaikan cerita tragis, bisa saya sampaikan buku ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagi penerbit. Semoga buku ini bisa menginspirasi dan diterima masyarakat luas”.
Ayang Kahyang, Putri Presiden RI Joko Widodo dan Bennu Sorumba
Demikianlah juga harapan Bennu Sorumba. Dan di balik itu semua, Bennu memiliki niat yang begitu indahnya. Hasil penjualan buku “The Story of Bennu Sorumba : Sleeping Beauty”, akan ia sumbangkan untuk sejumlah yayasan di kampung halamannya, Kota Kendari, dan beberapa yayasan di sejumlah daerah di Indonesia.
Di acara peluncuran buku yang dihadiri Ayang Kahyang, putri Presiden Widodo, berkenan menyampaikan ungkapan. Katanya,”Hasil tatanan rias wajah Bennu, saya sungguhan senang dan merasa sangat pas. Tentu ingin saya sampaikan selamat atas terwujudnya buku berisi perjalanannya yang sangat inspiratif dan bermanfaat bagi yang membaca”.
Tentu menawan, maka layak untuk diketahui. Tiga Dosen Indonesia terpilih, yang berpartisipasi dalam program pengembangan kapasitas HigherHeight – Pfizer Biotech Fellowship 2022 diundang oleh Pfizer untuk mengunjungi Fasilitas Manufaktur Pfizer di Belgia. Kunjungan, ini dalam rangka peningkatan pengetahuan bioteknologi kesehatan, serta mempelajari lebih lanjut tentang praktik produksi Pfizer dan rantai pasokan global. HigherHeight – Pfizer Biotech Fellowship merupakan sebuah program yang […]
Pengembangan sumber daya manusia adalah inti dari strategi perekrutan IHG Hotels & Resort. Maka pada tahun, ini IHG berharap dapat menciptakan 7.000 pekerjaan baru di seluruh Asia Tenggara, tercatat 1.500 di antaranya di Indonesia Menurut World Travel and Tourism Council, industri perjalanan global akan menambah 126 juta pekerjaan dalam 10 tahun ke depan, di mana 65% atau […]
Jakarta, 4 April 2018 – Mewakili Indonesia di ajang internasional tentunya menjadi sebuah kebanggaan dan impian seluruh anak Indonesia, termasuk Tim Garuda, yang terpilih untuk mewakili Indonesia di ajang ptualangan internasional, Red Bull Can You Make It? 2018. “Setelah tiga tahun dilaksanakan, akhirnya Indonesia dapat mengirimkan tim perwakilannya untuk Red Bull Can You Make It? 2018. […]