Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Lebih menyebarluaskan inspirasi positif dan semangat pantang merasa letih di kalangan masyarakat luas, termasuk kalangan muda, dalam menjaga keutuhan ekosistem lingkungan, Salonpas® meluncurkan gerakan ‘Rekatkan Kehangatan’.
Setelah sebelumnya mengajak kalangan muda bersih-bersih gunung dari sampah, melakukan aktivitas di area publik untuk pantang malas melakukan gerak-badan, tahun ini Salonpas® mengajak kalangan muda untuk menjaga keutuhan ekosistem lingkungan melalui kegiatan menanam mangrove.
“Kami optimistis gerakan ini akan diterima dengan baik di kalangan anak muda. Kami berharap, penggunaan media sosial anak-anak muda yang bergabung dalam gerakan ini akan efektif dalam memasyarakatkan kebaikan ‘Rekatkan Kehangatan’ di kalangan masyarakat yang lebih luas,” ujar Zulfadli, Product Manager PT Hisamitsu Pharma Indonesia.
(Kiri ke Kanan): Anna Surti Ariani, S.Psi. M.Si, Psikolog – Zulfadli, Product/Campaign Manager PT Hisamitsu Pharma Indonesia – Kato Hirofumi, Presiden Direktur Hisamitsu Pharma Indonesia – Nadine Chandrawinata, Koyo Salonpas Brand Ambassador – Pakar lingkungan Prof Dr Ir Dietriech Geoffrey Bengen, DEA.
Gerakan menanam mangrove dengan melibatkan kalangan muda, ini juga beroleh sambutan positif dari pakar Ilmu Kelautan dan mangrove Institut Pertanian Bogor, Prof Dietriech Bengen.
Dikatakannya, Indonesia adalah Negara kepulauan yang memiliki garis pantai hampir 100 ribu kilometer yang saat ini terancam oleh meningginya air laut akibat perubahan iklim.
“Meningginya air laut di banyak daerah telah mengakibatkan erosi dan abrasi, yang salah satu faktor pendukung terjadinya abrasi dan erosi di daerah-daerah pesisir adalah rusaknya kawasan-kawasan mangrove. Jadi penanaman kembali mangrove di pesisir tentu saja menjadi salah satu upaya efektif untuk mengantisipasi kemungkinan abrasi, penurunan permukaan tanah, dan rehabilitasi daerah-daerah dekat pantai di Indonesia. Di luar itu, penyelamatan daerah pantai dan penanaman mangrove selain bisa berdampak positif pada ekologi, juga sosial dan ekonomi,” ujar Prof Dietriech Bengen di acara peluncuran gerakan ‘Rekatkan Kehangatan’, yang berlangsung di Restaurant Plataran, Hotel Kempinski – Jakarta, pada 17 Mei 2019.
Di acara yang sama, pakar psikologi dari Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi. M.Si., melihat bahwa gerakan yang mengajak anak-anak muda yang hidup di era digital dan sosial media untuk beraksi bersama dan bahu-membahu menyebarkan manfaat kepada lingkungan dan alam sekitar, adalah sangat positif untuk mental dan karakter mereka.
“Dengan begitu, menjadi salah satu solusi yang baik untuk membantu anak-anak muda zaman now meningkatkan kemampuan berinteraksi, serta menumbuhkan semangat persahabatan, berempati, berkontribusi, dan menghargai lingkungan sekitarnya. Jadi gerakan, ini benar-benar merekatkan kehangatan, terlebih memberi banyak manfaat,” ujarnya.
Salah satu artis yang aktif mengampanyekan isu lingkungan dan dikenal sangat dekat dengan alam, yang juga merupakan Inspirational brand Ambassador Salonpas®, adalah Nadine Chandrawinata.
Ia mengatakan, aksi nyata yang dilakukan oleh anak-anak muda yang terlibat dalam gerakan ‘Rekatkan Kehangatan’ Koyo Salonpas® sangat membanggakan.
“Dengan berbagi semangat untuk pantang letih dalam beraksi nyata melalui akun media sosial mereka, saya berharap makin banyak anak muda-anak muda lainnya terinspirasi untuk berbuat kebaikan yang sama. Hal ini juga tidak terlepas, dari semakin banyak orangtua yang begitu antusias mengajak anak-anaknya untuk peduli lingkungan. Dari sana, anak muda pun berlomba melakukan kebaikan,” Nadine Chandrawita, yang merupakan Pemilik Yayasan pemerhati lingkungan, Sea Soldier, menambahkan.
Sebagai upaya untuk menopang biodiversitas sekitar 200 spesies ikan dan meningkatkan kualitas air di Teluk Jakarta, maka dilakukan konservasi media tumbuh kembang bagi Kerang Hijau yang memiliki fungsi filter feeder. Kepala Balai Uji Standar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSKIPM), Woro Nur Endang Sariati menyampaikan sangat pentingnya menjaga spesies yang dilindungi Undang-Undang. […]
Indonesia tercatat menduduki peringkat ke-60 dari 61 negara untuk tingkat literasi dan minat membaca. Posisi Indonesia berada di bawah Thailand (59) dan di atas Botswana (61). Demikian hasil studi “Most Litterated Nation In the World” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University pada Maret 2016. Tentunya, hal ini dinilai cukup memprihatinkan. Bagaimana tidak, di era […]
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia turut berpartisipasi dalam mengoordinasikan bantuan penanganan COVID-19 dari pihak swasta dengan menyalurkannya kepada lembaga-lembaga strategis yang menangani penanggulanan virus Korona di Indonesia. Ada pun pihak Swasta, yaitu PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), melalui Yayasan Kemanusiaan Kadin Indonesia, memberikan bantuan senilai lima miliar untuk pencegahan penyebaran COVID-19, dan diserahkan secara […]