Intel kini menghadirkan laptop yang ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra Series 3, yang sebelumnya dikenal dengan nama kode Panther Lake. PC berbasis AI generasi baru ini menghadirkan terobosan dalam performa, grafis, dan efisiensi daya, yang dirancang untuk mendukung komputasi cerdas gelombang berikutnya. Inovasi baru ini merepresentasikan evolusi terbaru dalam roadmap komputasi client Intel, dengan […]
Tercatat, terjadi peningkatan signifikan pada kasus COVID 19 akibat munculnya varian omicron, begitu pun, pihak Dinas Kesehatan Prov DKI Jakarta meminta masyarakat untuk tidak panik. Apalagi Pemerintah pusat sudah memutuskan Provinsi DKI Jakarta termasuk salah satu daerah yang bisa menerima vaccine booster.
Angka kasus Omicron di DKI Jakarta hingga Selasa malam, adalah 498 orang yang dirawat, dengan lebih 90 persen penderita menunjukkan gejala ringan atau tanpa gejala, yang memberikan potensi kesembuhan sangat besar.
“Memang, angka kasus meningkat secara signifikan, tetapi 80 persen penderita merupakan para pelaku perjalanan luar Negeri. Karenanya, kami menghimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap menjaga protokol kesehatan selain melengkapi vaksinasi,” ujar Widyastuti, Kepala Dinas Kesehatn Provinsi DKI Jakarta, usai memberikan sambutan pada acara seminar tentang omicron yang diselenggarakan oleh RS YARSI Jakarta, Rabu (12/1/2022).
Widyastuti
Sesuai dengan regulasi Kementerian Kesehatan, Widyastuti menyebutkan, DKI Jakarta mulai melakukan vaksinasi dosis ketiga atau vaccine booster, yang dilaksanakan mulai medio Januari 2022.
“Untuk vaksin, ini yang dituju adalah warga di atas 18 tahun ke atas yang memenuhi syarat. Dengan memanfaatkan aplikasi, maka bisa dilihat siapa yang bisa mendapatkan e–tiket vaksinasi dosis ketiga ini,” ucapnya.
Untuk pelaksanaan, ia mengungkapkan semua Puskesmas Kecamatan yang berada di Provinsi DKI Jakarta, siap untuk memberikan vaksinasi dosis ketiga ini.
Widyastuti lebih lanjut menyampaikan, walau pun jumlah vaksin belum diterima,”tapi kami percaya dengan komitmen pusat yang menyediakan kebutuhan vaksin sesuai dengan target yang ada di Provinsi DKI Jakarta. Dan yang tersedia untuk vaksinasi ketiga ini adalah Pfizer dan AstraZeneca,” ucap Widyastuti yang juga menjelaskan bahwa jumlah target di DKI Jakarta adalah 8 juta, dan hanya yang ber-KTP DKI. “Dan jumlah tersebut mungkin bisa akan lebih, karena di DKI Jakarta tak hanya memberikan vaksinasi pada yang ber-KTP DKI saja,” pungkasnya.
Jakarta, 22 Juli 2018 – Sejarah Royal Canin sebagai salah satu pionir nutrisi kesehatan untuk anjing dan kucing bermula di tahun 1968, dimana seorang dokter hewan, Dr Jean Cathary dari Perancis Selatan berkeyakinan kuat bahwa nutrisi sangat berpengaruh terhadap kesehatan hewan kesayangan, dan menciptakan produk pertamanya serta mendaftarkan merek ROYAL CANIN dengan filosofi “Dog and […]
Diageo Indonesia dan Kamar Dagang Inggeris di Indonesia (BritCham Indonesia), pada minggu pertama di bulan Desember 2022, memulai pelaksanaan program Learning for Life fase kedua di Indonesia. Acara seminar, dihadiri oleh lebih dari 100 peserta, berlangsung di gedung Word Trade Center (WTC) Tower 3, turut serta dihadiri oleh Leonard Theosabrata selaku Direktur Utama Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi & […]
Aktris lintas profesi, Happy Salma telah lama berkecimpung dalam Dunia penulisan kreatif. Di waktu senggangnya sebagai seorang Ibu, wanita yang memulai kariernya di Dunia seni peran juga senang merekam keseharian anak-anaknya, Kina dan Rayi dalam berinteraksi dengan sekitar. Hal inilah yang kemudian menjadi latar belakang lahirnya Cerita Kina. Buku tentang anak pertama yang dibuat Happy, […]