Kembali dan lagi, Frisian Flag Indonesia menggoreskan keindahan. Bertepatan memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak masyarakat menjadikan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari untuk mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. Diperingati setiap tanggal 1 Juni, World Milk Day […]
Hari Rabu, 20 Mei 2026 malam, ada tebar keindahan. Tepatnya, panggung di The Ballroom Djakarta Theatre menjadi ruang pertemuan antara seni, empati, dan aksi nyata melalui pergelaran amal GITA CITRA CITA, sebuah inisiatif fundraising yang diprakarsai Lions ClubJakarta Jaya Sunter Agung untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).
Acara spesial dan berpesona yang menghadirkan 250 penampil lintas generasi dan profesi dalam 10 babak musikal yang mengangkat kisah ketangguhan, cinta, dan harapan bagi anak-anak pejuang kanker, dihadiri para tokoh masyarakat, filantropis, mitra, dan publik pendukung gerakan sosial.
Pergelaran ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan, tetapi juga menghadirkan gerakan kepedulian bersama.
Dengan tema besar bahwa harapan selalu bisa dinyalakan bersama, GITA CITRA CITA mengajak publik melihat perjuangan kanker anak bukan sekadar isu kesehatan, melainkan isu kemanusiaan yang membutuhkan gotong royong.
Ketua YKAKI, Ira Soelistyo mengatakan, setiap dukungan yang hadir membantu anak-anak pejuang kanker merasa tidak berjuang sendirian. Ini adalah tentang kehidupan, martabat, dan masa depan mereka.
“Dana yang dihimpun melalui kegiatan ini akan mendukung keberlanjutan layanan YKAKI, mulai dari pendampingan keluarga, rumah singgah, hingga dukungan bagi anak-anak selama menjalani pengobatan,” katanya.
Sementara itu, sebagai penggagas kegiatan, President Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung, Martha Haliman, menegaskan bahwa pergelaran ini mencerminkan semangat pelayanan yang hidup melalui kolaborasi.
“Kami percaya kepedulian menjadi lebih bermakna ketika diwujudkan bersama. GITA CITRA CITA adalah panggung solidaritas, tempat seni menjadi medium untuk berbagi harapan dan mengajak lebih banyak orang terlibat membantu anak-anak pejuang kanker,” ujarnya.
Menurut Martha Haliman, antusiasme para penampil, mitra, donor, dan tamu undangan menunjukkan kuatnya semangat filantropi publik untuk mendukung isu kanker anak.
Di kesempatan lain, Poppy Hayono Isman, Pencipta Karya Kreatif GITA CITRA CITA, menyampaikan bahwa seluruh pergelaran dirancang sebagai karya yang bukan hanya menghibur, tetapi menyentuh dan menggerakkan.
“Kami ingin setiap babak malam ini menjadi pengalaman batin, bahwa musik bisa menyuarakan empati, dan seni bisa mengajak orang mengambil bagian dalam perubahan. Jika malam ini hati banyak orang tergerak untuk peduli, maka karya ini menemukan maknanya,” katanya.
Dengan 10 babak yang merangkai puisi, paduan suara, kolaborasi lintas komunitas hingga grand finale, konsep pertunjukan membawa audiens menelusuri perjalanan dari perjuangan menuju harapan.
Budi Widiastuti Suharto, Manajer Produksi Pergelaran, menekankan bahwa setiap elemen artistik malam ini disusun untuk memperkuat pesan kemanusiaan.
“Produksi ini dibangun bukan hanya sebagai pertunjukan, tetapi sebagai narasi bersama tentang daya juang, cinta, dan solidaritas. Kami berharap setiap orang yang hadir pulang membawa bukan hanya kesan artistik, tetapi dorongan untuk ikut ambil bagian,” katanya.
Gerakan Bersama untuk Anak Indonesia
Pergelaran malam ini menghadirkan sejumlah tokoh dan musisi, di antaranya Prof. Aru Wisaksono Sudoyo, Ario Djatmiko, Eddy Tobing, Hayono Isman, Marlinda Adam, komunitas paduan suara, survivor kanker anak, serta para relawan dan pendukung yang bergabung secara sukarela demi misi kemanusiaan.
Selain menjadi malam apresiasi seni, GITA CITRA CITA menjadi ajakan terbuka bagi publik untuk memperkuat dukungan terhadap anak-anak dengan kanker melalui donasi dan keterlibatan berkelanjutan.
Seluruh hasil fundraising dari pergelaran ini akan disalurkan untuk mendukung program-program YKAKI bagi anak-anak pejuang kanker dan keluarganya.
Upaya mengedukasi masyarakat dalam penerapan pola makan sehat alami bebas gluten untuk meminimalisir risiko terkena berbagai penyakit, termasuk autoimun, dan selaras dengan kampanye Pemerintah Republik Indonesia “Indonesia Spice Up The World”, Marisza Cardoba Foundation (MCF) bekerjasama dengan Gudeg Mbah Putri (GMP), pada MInggu pertama bulan Juli 2023, meluncurkan video edukatif bertajuk ‘Cita Rasa Jawa Dari Bumi Sumatera’. Dalam video edukatif […]
Kanker payudara herediter atau kanker payudara yang diakibatkan oleh faktor keturunan patut diwaspadai oleh anak dan anggota keluarga pasien. Melihat catatan, sekitar 10% kanker payudara disebabkan oleh faktor gen yang rusak termasuk gen dari kanker payudara. Bila kewaspadaan terhadap penyakit kanker payudara secara umum menjadi sangat penting mengingat hasil riset The International Agency for Research on Cancer yang mengeluarkan Global […]
Menjalani kegiatan di luar ruangan saat, ini sudah jauh lebih fleksibel, beriring Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh wilayah Indonesia yang sudah resmi dicabut oleh Pemerintah pada 30 Desember 2022. Apalagi dan tergolong, beraktivitas di luar ruangan itu baik untuk kesehatan karena tubuh akan terpapar sinar matahari yang memberikan asupan vitamin D. Dan itu […]