Pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, abrasi, hingga penurunan muka tanah. Dan di tengah urgensi tersebut upaya restorasi mangrove menjadi semakin penting karena ekosistem ini berperan sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan […]
Menghadirkan legenda musisi jazz Tanah Air, Fariz RM, sangat terasa acara pertunjukan musik jazz yang digelar di anjungan Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, pada Sabtu, 17 September 2022, bertebar pesona.
Bagaimana tidak ? Acara ‘gratis’ bertajuk Sarinah Jazz Night, tampilan Fariz RM beriring beberapa komunitas jazz seperti Jazzversity dan Guernica, menggelitik perhatian Milenial mau pun Gen Z. Bertepatan dengan lokasi acara , Sarinah Thamrin yang merupakan tempat mangkal kaum Milenial dan Gen Z.
Menariknya lagi penonton yang hadir, diajak peduli dan melakukan hal yang menyentuh.. Dari kegiatan, ini sekaligus menggalang donasi untuk pembinaan anak kanak berkebutuhan khusus yang akan di salurkan melalui Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) melalui platform kitabisa.com.
Kiranya, Sarinah Jazz Night menjadi salah satu rangkaian acara menuju Acara Puncak The 45th Jazz Goes to Campus (JGTC) persembahan SimInvest sebagai platform investasi saham online dari Sinarmas Sekuritas.
Sarinah Jazz Night, diawali dengan hadirkan berbagai narasumber di antaranya Fariz RM dan Dwiki Dharmawan (Musisi Jazz Indonesia), Elfa Zulham (Musisi dan Program Director Java Jazz Festival), Raffly Geneva (Project Officer The 45th JGTC), dan Sandiaga Uno (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI) melalui tayangan video sambutan, yang menyampaikan memberi apreasisi dan mendukung acara Mahasiswa.
Raffly Geneva, Project Officer The 45th JGTC pun menyampaikan bahwa perjalanan acara ini hingga puncak, The 45th Jazz Goes to Campus (JGTC), tak lepas adanya dukungan sponsor dan ragam pihak yang dapat terus bekerjasama. “Ini tentu tidak lepas dari acara, ini dibalut karya Mahasiswa. Yang di sana akan muncul kegembiraan penonton yang hadir nanti.”
Musisi Fariz RM pun mengatakan, gelar acara, ini memiliki kekuatan tersendiri dan energinya dari penonton.
Tak kalah menawan dengan apa yang disampaikan Ferita Lie (Presiden Komisaris Sinarmas Sekuritas). Ujarnya, SimInvest mendukung kegiatan untuk memajukan musik jazz agar dapat dinikmati semua kalangan dari berbagai latar belakang sosial, ekonomi, pendidikan, dan budaya.
“Musik sudah jadi senandung yang kita dengar saat akan terlelap, lewat lagu Nina Bobo. Musik juga terus menemani setiap dari kita saat bertumbuh menjejaki kehidupan. Harmoni dalam musik mampu membius siapa saja yang mendengarnya, terlepas dari berapa usia mereka. Investasi, juga demikian.”
Lanjutnya,”Sejak kecil, kita sudah berkenalan dengan konsep investasi. Paling sederhananya, dengan memasukkan koin dan lembaran uang kertas ke celengan ayam di rumah. Bahkan kini, berinvestasi bisa dilakukan di mana pun dan kapan pun,” jelas Ferita Lie.
Sebagai sponsor utama JGTC ke-45, SimInvest tidak hanya menghadirkan hiburan musik, namun turut juga membagikan tiket gratis Jazz Goes to Campus dan merchandise eksklusif melalui permainan dan kuis interaktif di Booth SimInvest yang dipasang di area Anjungan Sarinah.
Di tahun ke-45 ini, Jazz Goes to Campus berinovasi dengan menyuguhkan pengalaman metaverse dalam proses pembelian tiket festival. Acara puncak JGTC pada 13 November di Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat nanti akan menghadirkan Musisi R&B Korea-Kanada, Seoul Child (SLCHLD), dan musisi Tanah Air yang sedang digandrungi anak muda saat ini.
Ada pun lineup musisi yang meramaikan acara, antara lain: Bermain Rintik di Musim Hujan (HIVII, Gerald Situmorang, Sri Hanuraga, Ify Alyssa, NonaRia, Barry Likumahuwa, Rizky Febian, Fariz RM x Diskoria, Rossa x Nikita Dompas, Kahitna, Tiara Andini, dan Ardhito Pramono, serta musisi jazz lain yang akan segera dikonfirmasi pihak penyelenggara.
Sejarah Jazz Goes to Campus. Festival ini awalnya terbentuk pada 1976, dimotori oleh Candra Darusman, seorang penyanyi dan musikus jazz Indonesia saat la duduk sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia. Salah satu tujuannya adalah ingin membuat jazz lebih dikenal berbagai kalangan, karena sekitar tahun 70-an, jazz masih dinikmati kalangan kelas atas.
Ada keindahan dan pesona Musik, Tari & Drama. Pada sekolah yang didirikan dan dikembangkan oleh Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah A.Mus.D., D.Th., dengan kurrikulum Jerman, lokasi di Jalan Kemang Timur, Jakarta Selatan, mememiliki beberapa jurusan perkuliahan seperti Musik, Performing Arts, Performing Arts Management, Arranging, Music Pedagogy dan beberapa lainnya. Tentu dengan maksud ingin menstandarisasi pendidikan […]
Para sineas dan content creator muda diundang untuk mengembangkan bakat dan talenta mereka lewat karya-karya terbaik yang bisa mereka hadirkan kepada masyarakat. Hal ini merupakan salah satu upaya dalam memajukan kreativitas anak Bangsa, yang dilakukan oleh produsen air minum dalam kemasan (AMDK), Cleo melalui Duta Muda Cleo, yang bertajuk #MurniLebihBaik. Salah satu peserta yang berprestasi […]
Jakarta. Menjadi Kota yang tak terlupakan bagi Duo Produser Jepang AmPm. Cara keduanya mengapresiasi Kota Jakarta, terbilang menawan dan juga unik. Menyandang dan sebagai seniman, inspirasi bisa datang dari mana saja. Terkadang dari pengalaman yang sudah cukup lama, karena kesannya begitu membekas di hati, bisa terus menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah habis untuk digali. […]