World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Terinspirasi oleh karya-karya Raden Saleh, Pahlawan Nasional yang mempelopori seni modern Indonesia, dikembangkan menjadi sebuah kreativitas karya gambar memukau. Untuk kemudian dituangkan ke dalam streetwear. Hasilnya ? Berdaya pikat.
Begitulah yang bisa dilihat dari sejumlah koleksi Monstore, brand fashion lokal yang memastikan hadir di blantika fashion Tanah Air untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas melalu kolaborasi dengan menelurkan kreasi fashion out-of-the-box.
Dita Fabiola, Vice President Fashion Pria Blibli.com (tengah,jaket merah) – Nicholas Yudha, Co-Founder Monstore (ke4 dari kiri Kemeja Hijau) – bersama para model dan teman artis
Berlatar-belakang itu jua kiranya membuat Blibli.com, E-Commerce asli Indonesia yang selalu mendukung eksistensi kreativitas para penguasaha kreatif muda terutama dalam memberikan ruang bagi para desainer untuk mengembangkan kreasi produk, menggandeng Monstore.
Kerjasama antara Monstore dan Blibli.com, ini yang merupakan ketiga-kalinya, diwujudkan dengan meluncurkan sebanyak 17 item produk fashion eksklusif Co.Extinct pada acara bertajuk ‘Local Pride in Collaboration – Blibli.com X Monstore’.
Di tengah acara peluncuran bertempat di Monstore Shop, Jalan Gunawarman, Jakart Selatan pada 21 Septmebr 2018 lalu, Dita Fabiola, Vice President (VP) Fashion Pria Blibli.com menyampaikan, “Melalui kolaborasi ini kami ingin mengajak pencinta fashion untuk mau memakai produk dalam Negeri sebagai wujud kebanggaan akan produk lokal sekaligus mengapresiasi kreativitas desainer muda Indonesia yang ternyata tak kalah dari sisi kualitas dan style dengan produk luar Negeri.”
Di acara yang menghadirkan selebriti Bam Samson, Kevin Julio, Fasty Nabila dan Sergeant Kero, Co Founder Monstore, Nicholas Yuda menuturkan,”Dalam koleksi Co.Extinct, kami banyak terinspirasi oleh karya-karya Raden Saleh, Pahlawan Nasional yang mempelopori seni modern Indonesia. Kami harap dengan menampilkan kembali karya-karya beliau dalam koleksi kali ini, bisa terus mengingatkan tentang kisah sejarah Bangsa dikalangan anak muda pencinta produk Monstore.”
Nicholas Yudha menambahkan, gaya streetwear dan art juga melekat sangat kental di setiap item. Ini sangat sesuai dengan tren di kalangan anak muda sekarang. Inilah juga menjadi salah satu cara Monstore untuk mendekatkan “cerita sejarah Bangsa” ke kalangan milenial.
Khusus mengenai ketersediaan dari koleksi Monstore, memang hanya dijual secara eksklusif di Blibli.com. Begitupun, kata Dita Fabiola, Blibli.com selalu menekankan kepada para desainer untuk tidak hanya tidak hanya memikirkan bagaimana cara meningkatkan penjualan dan memperlebar akses pasar saja, tapi bagaimana para desainer muda dapat lebih tertantang melahirkan kreasi-kreasi yang mengangkat cerita atau tema tentang Indonesia.
Tahun ini, walau pun tidak ada lagi pendaftaran di tempat, namun peserta ajang Jakarta Fashion Week yang dibuka di penghujung bulan Juni 2020, mencapai total 1345 model. Ajang JFW yang menerapkan prosedur kesehatan cukup ketat, dan menerapkan sistem pendaftaran yang dilakukan melalui aplikasi hasil kolaborasi dengan Moonlay Technologies, tercatat 760 model mendaftar untuk audisi Jakarta. […]
Koleksi busana memasuki tahun 2019 dipastikan dinanti penikmat mode dimana pun, termasuk Indonesia. Ragam koleksi pun dihantarkan oleh sejumlah perancang, yang tentu dalam bentuk memukau. Jelang tutup tahun, Louis Vuitton merilis sejumlah outfit koleksinya. Untuk spring 2019, LV memamerkan rok-rok mini sportif berikut tas dan sepatu andalannya. Meski begitu bagi konsumen yang menyukai silhouette midi, […]
Industri fesyen yang terus berkembang, kiranya memberi dampak serius terhadap lingkungan. Melihat data Sustain Your Style 2020 disebutkan bahwa emisi gas karbon yang dihasilkan dari industri fesyen empat kali lipat lebih banyak dibandingkan produksi pakaian 10 tahun lalu. Tercatat, industri fesyen yang menghasilkan limbah dalam jumlah besar, mencemari air, dan juga jutaan pohon ditebang di […]