Demam dapat menjadi tanda awal terjadinya infeksi atau kondisi medis lainnya. Dan menurut U.S. Centers for Disease Control and Prevention (CDC, 2024), — sebagai otoritas kesehatan masyarakat terkemuka — demam merupakan salah satu indikator klinis awal yang umum digunakan tenaga kesehatan untuk mendeteksi infeksi dan mengidentifikasi perubahan kondisi tubuh. Karenanya, keakuratan hasil pengukuran sangat diperlukan […]
30 Oktober 2018 @Perpustakaan Nasional RI – Jakarta Pusat
Dari semenjak didirikan pada tahun 1992, Indonesian Dance Festival (IDF), — terbentuk hasil gagasan sejumlah dosen yang juga merupakan seniman tari di Institut Kesenian Jakarta Sal Murgiyanto, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Melina Surjadewi, Dedy Luthan, Tom Ibnur, serta didukung oleh Farida Oetojo, Sardono W.Kusumo dan lainnya — hingga tahun 2016, telah berhasil menampilkan hingga 250 karya-karya koreografer terkemuka Indonesia.
Tahun 2018, merupakan tahun ke-14 penyelenggaraan IDF, dan menandai 26 tahun keberadaannya, dpublik Jakarta dan Indonesia diajak untuk merayakan kreativias Budaya yang beragam.
Untuk memulai perhelatan Inetrnasional, ini Pre IDF yang dimulai tanggal 1 – 3 November 2018, akan menampilkan penari muda dari dalam maupun luar Negeri.
Lebih dari itu, tampil para Koreografer terkemuka Indonesia, dan karya-karya penting dari berbagai Negara Asia, Eropa, Afrika, Australia dan Amerika. Hal ini juga karena IDF didukung oleh para kurator tari Internasional terkemuka, yaitu Tang Fukuen (Singapura), Daisuke Muto (Jepang) dan Arco Renz (Jerman).
Puncak gelar acara yang mengusung tema ‘Demo/cratic Body : How Soon Is Now?’ dan melibatkan 8 Negara : Indonesia, Meksiko, Prancis, India, Jerman, Autralia, Korea Selatan dan Singapura, , diadakan di berbagai tempat di Jakarta — Taman Ismail Marzuki, Gedung Kesenian Jakarta, Perpustakaan Nasional RI dan Teater Salihara, – mulai tanggal 6 – 10 November 2018.
Konsistensi dan secara berkesinambungan diselenggarakannya IDF – yang walau tak sedikit ragam rintangannya — tidak bisa lepas dari upaya keras penuh semangat serta kecintaan pada Seni Budaya, dari 3 ‘dara’ yang adalah penari juga dosen Fakultas Seni Pertunjukkan IKJ : Dr. Melina Surya Dewi, S.Pd.M.Si (Direktur Riset & Pengembangan IDF 2018), Maria Darmaningsih, S.Sn, M.ED (Direkur Program IDF 2018) dan Eun-Me Ahn, Koreografer dari South Korea, Dr. Nungki Kusumastuti, S.Sn., M.Sos, {Direktur Keuangan IDF 2018).
(ki-ka) : Nungky Kusumastuti – Melina Surjadewi – Maria Darmaningsih
Seperti yang disampaikan oleh ketiga ‘dara’, ini bahwa visi dan misi festival ini berpijak pada konteks pengalaman kultural Indonesia yang hidup dalam kisaran dan pertemuan dari berbagai akar Budaya yang sangat beragam.
IDF yang memiliki program utama , meliputi : pementasan tari, main performance, workshop, seminar, master class dan beberapa lainnya, diciptakan sebagai wahana pertemuan kreatif berbasis pengalaman lintas budaya sebagai proses pembelajaran bagi semua orang, terlebih generasi milenials, untuk menjelajahi dan menyelami keragaman kultural dari berbagai Bangsa di dunia.
“Sepanjang kami semua peduli dan mau terlibat bekerjasama untuk saling mendukung, rasanya IDF akan berjalan terus. Bila pun terkendala untuk pembiayaan, bersyukur teratasi, terlebih keberadaan sponsor dari semenjak 2004, tetap mendukung,” menerangkan 3 ‘dara’ Nungky Kusumastuti, Maria Darmaningsih dan Melina Surjadewi.
Jakarta, 8 April 2018 – Beberapa waktu lalu, Acer baru saja mengumumkan hasil keuangan fiskal di tahun 2017 dan laporan khusus untuk kuartal keempat yang berakhir pada 31 Desember 2017. Laporan tersebut menunjukkan hasil dari transformasi perusahaan yang sukses dengan melaporkan pendapatan konsolidasi sebesar NT$ 237,28 miliar, naik 2% year-on-year (YoY) di tahun 2017, laba […]
Kehadiran smartphone satu ini terbilang berbeda. Maka, sangatlah dan layak dalam genggaman, terlebih penyuka fotografi. Adalah Huawei P30 Pro. Smartphone ini tergolong sukses menetapkan standar baru untuk fotografi malam hari, yang memungkinkan tangkapan cahaya yang lebih baik lagi karena di kameranya disematkan teknologi sensor bernama Huawei SuperSpectrum berukuran 1/1,7-inci. Lain itu, juga melekat teknologi sensor […]
Siapa pun, juga termasuk Anda rasanya, foto selfie, terlebih bareng orang terdekat — teman dan keluarga — saat hang out, sudah menjadi aktivitas ‘wajib’. Yang hasilnya, hasil rekaman foto untuk kemudian di-shraing ke medsos atau di chat group. Dan di sanalah letak keseruannya. Begitu pun, share digital format saja ternyata oleh sebagian orang berbeda kesan […]