Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
30 Oktober 2018 @Perpustakaan Nasional RI – Jakarta Pusat
Dari semenjak didirikan pada tahun 1992, Indonesian Dance Festival (IDF), — terbentuk hasil gagasan sejumlah dosen yang juga merupakan seniman tari di Institut Kesenian Jakarta Sal Murgiyanto, Nungki Kusumastuti, Maria Darmaningsih, Melina Surjadewi, Dedy Luthan, Tom Ibnur, serta didukung oleh Farida Oetojo, Sardono W.Kusumo dan lainnya — hingga tahun 2016, telah berhasil menampilkan hingga 250 karya-karya koreografer terkemuka Indonesia.
Tahun 2018, merupakan tahun ke-14 penyelenggaraan IDF, dan menandai 26 tahun keberadaannya, dpublik Jakarta dan Indonesia diajak untuk merayakan kreativias Budaya yang beragam.
Untuk memulai perhelatan Inetrnasional, ini Pre IDF yang dimulai tanggal 1 – 3 November 2018, akan menampilkan penari muda dari dalam maupun luar Negeri.
Lebih dari itu, tampil para Koreografer terkemuka Indonesia, dan karya-karya penting dari berbagai Negara Asia, Eropa, Afrika, Australia dan Amerika. Hal ini juga karena IDF didukung oleh para kurator tari Internasional terkemuka, yaitu Tang Fukuen (Singapura), Daisuke Muto (Jepang) dan Arco Renz (Jerman).
Puncak gelar acara yang mengusung tema ‘Demo/cratic Body : How Soon Is Now?’ dan melibatkan 8 Negara : Indonesia, Meksiko, Prancis, India, Jerman, Autralia, Korea Selatan dan Singapura, , diadakan di berbagai tempat di Jakarta — Taman Ismail Marzuki, Gedung Kesenian Jakarta, Perpustakaan Nasional RI dan Teater Salihara, – mulai tanggal 6 – 10 November 2018.
Konsistensi dan secara berkesinambungan diselenggarakannya IDF – yang walau tak sedikit ragam rintangannya — tidak bisa lepas dari upaya keras penuh semangat serta kecintaan pada Seni Budaya, dari 3 ‘dara’ yang adalah penari juga dosen Fakultas Seni Pertunjukkan IKJ : Dr. Melina Surya Dewi, S.Pd.M.Si (Direktur Riset & Pengembangan IDF 2018), Maria Darmaningsih, S.Sn, M.ED (Direkur Program IDF 2018) dan Eun-Me Ahn, Koreografer dari South Korea, Dr. Nungki Kusumastuti, S.Sn., M.Sos, {Direktur Keuangan IDF 2018).
(ki-ka) : Nungky Kusumastuti – Melina Surjadewi – Maria Darmaningsih
Seperti yang disampaikan oleh ketiga ‘dara’, ini bahwa visi dan misi festival ini berpijak pada konteks pengalaman kultural Indonesia yang hidup dalam kisaran dan pertemuan dari berbagai akar Budaya yang sangat beragam.
IDF yang memiliki program utama , meliputi : pementasan tari, main performance, workshop, seminar, master class dan beberapa lainnya, diciptakan sebagai wahana pertemuan kreatif berbasis pengalaman lintas budaya sebagai proses pembelajaran bagi semua orang, terlebih generasi milenials, untuk menjelajahi dan menyelami keragaman kultural dari berbagai Bangsa di dunia.
“Sepanjang kami semua peduli dan mau terlibat bekerjasama untuk saling mendukung, rasanya IDF akan berjalan terus. Bila pun terkendala untuk pembiayaan, bersyukur teratasi, terlebih keberadaan sponsor dari semenjak 2004, tetap mendukung,” menerangkan 3 ‘dara’ Nungky Kusumastuti, Maria Darmaningsih dan Melina Surjadewi.
Jakarta, 30 Mei 2018 – Ditujukan kepada para penikmat mie di seluruh Tanah Air. Sekaligus ingin lebih memanjakan para penikmat penganan mie, Wings Food, bagian dari Wings Group yang memproduksi Mie Sedaap, pelopor inovasi mie instan di Indonesia, kembali membuat terobosan dengan mempersembahkan produk terbaru Mie Sedaap Tasty. Wings Food, awal meluncurkan Mie Sedaap, yang […]
Tak henti lakukan terobosan beriring guna memenuhi kebutuhan masyarakat, berbagai latar belakang dan usia, akan smartpone, Samsung Electronics Indonesia yang berpedoman membentuk masa depan dengan ide-ide dan teknologi transformatif, lagi hadirkan hape terbaru yang super menawan. Adalah Galaxy A14. Merupakan ponsel upper entry yang menetapkan standar hape bernilai dua jutaan rupiah, dengan baterai jumbo 5.000mAh yang awet untuk penggunaan hingga dua […]
Di masa adaptasi kebiasaan baru, ini Dunia kerja dan pendidikan di Indonesia termasuk yang paling terdampak perubahan. Tak pelak, pada masa new normal, ini Dunia usaha dan pendidikan Indonesia masih menerapkan sistem bekerja mau pun belajar jarak jauh. Untuk menghadapi tantangan bekerja dan belajar jauh, bantuan teknologi, tidak terkesampingkan, dapat menjadi solusi. Beranjak dari sinilah, […]