Kehadiran 20 kelompok Teater terpilih siap menggetarkan panggung Festival Teater Indonesia (FTI) di empat Kota. Tepatnya, kotak titik temu FTI — merupakan kolaborasi TITIMANGSA dengan PENASTRI (Perkumpulan Nasional Teater Indonesia) serta didukung oleh Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI — : Medan : Bali Eksperimental Teater (Jembrana, Bali), Luna Vidya/Storytelling Academy […]
Pentingnya bermain bagi tumbuh kembang anak-anak secara kognitif, dalam gerakan motoriknya, maupun dalam melatih kepemimpinan sejak dini, menjadi perhatian khusus IKEA, penyedia produk perabot rumah tangga berkualitas tinggi dan terdepan.
Terkait itu juga kiranya, IKEA Indonesia — dikelola di bawah lisensi PT Hero Supermarket Group Tbk. –, melalui IKEA Foundation, memiliki sebuah inisiatif yang berbeda dan mewujudkannya dengan meluncurkan kampanye Ayo Bermain!.
Kampanye yang menyentuh, ini mengedepankan pentingnya bermain bagi anak-anak untuk kehidupan sehari-hari yang lebih baik. Bermain bersama anak merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan bersosialisasi dan mengendalikan diri.
(pembicara ki-ka) Ririn Basuki, Public Realtion IKEA Alam Sutera.- Tata Sudrajat mewakili Yayasan Sayangi Tunas Cilik
Demikian dipaparkan oleh Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia, dalam siaran pers pada acara peluncuran kampanye Ayo Bermain! yang mengangkat topik pentingnya bermain dan keterlibatan Ayah dalam bermain, yang berlangsung di IKEA Alam Sutera — Tangerang, pada 1 November 2018.
Seperti juga dikatakan oleh Tata Sudrajat mewakili Yayasan Sayangi Tunas Cilik — merupakan mitra Save the Children (YSTC) di Indonesia yang menjadi pembicara di acara peluncuran kampanye IKEA Ayo Bemrain!,”Bahwa sangatlah penting bagi orang tua, khususnya Ayah, untuk melibatkan diri dalam bermain dengan anaknya. Dengan keterlibatan Ayah dapat mendorong keterampilan motorik, kepemimpinan, serta pengembangan kognitif dan kemampuan mengendalikan emosi anak secara lebih baik.”
Lebih jauh Tata Sudrajat menerangkan betapa pentingnya orangtua dalam hal juga Ayah ikut terlibat bermain dengan buah hatinya, akan menjadikan sang anak menjadi kuat. Karena seorang Ayah cenderung kuat dalam area non-verbal dan memiliki nalar spesial yang lebih baik.
“Maka untuk meningkat perkembangan anak kedepannya, dibutuhkan pendampingan rutin dan konsisten dari Ibu tetapi juga Ayah. Dengan adanya kedekatan antara anak dan orangtua maka anak pun akan jadi selalu bertanya, atau bicara apapun pada orangtua, tanpa sekat. Dan kelekatan itu hadirkan rasa aman bagi anak,” Tata Sudrajat menambahkan keterangannya.
Tentu kian menawan saja program yang diinisiasi oleh IKEA Indonesia ini. IKEA juga memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk turut serta dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung, dengan cara, setiap pembelian soft toys IKEA dan bukan perabot anak-anak IKEA, IKEA Indonesia akan menyumbangkan 1 Euro kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children. Bersamaan dengan hal tersebut, IKEA Foundation menyumbangkan 1 Euro dari setiap penjualan children IKEA selain seasonal soft toys.
Peluncuran kampanye Ayo Bermain!, beriring kelengkapan sarana anak bermain dan beraktivitas. Mulai dari menggambar, hingga melantunkan suara menyanyikan lagu yang disukai.
“Ini merupakan program tahunan IKEA yang diperuntukkan bagi orangtua dan anak-anak, yang dimulai dari bulan November hingga 16 Desember 2018. Adanya sarana, dan sesuai tujuannya, diharapkan agar orangtua mau meluangkan waktunya yang sedikit untuk menemani dan memberi pendampingan pada anak dam bermain atau beraktivitas,” ujar Ririn Basuki, Public Realtion IKEA Alam Sutera.
[]Andriza Hamzah
Foto : Emerson Asia PacificPentingnya bermain bagi tumbuh kembang anak-anak secara kognitif, dalam gerakan motoriknya, maupun dalam melatih kepemimpinan sejak dini, menjadi perhatian khusus IKEA, penyedia produk perabot rumah tangga berkualitas tinggi dan terdepan.
Terkait itu juga kiranya, IKEA Indonesia — dikelola di bawah lisensi PT Hero Supermarket Group Tbk. –, melalui IKEA Foundation, memiliki sebuah inisiatif yang berbeda dan mewujudkannya dengan meluncurkan kampanye Ayo Bermain!.
Kampanye yang menyentuh, ini mengedepankan pentingnya bermain bagi anak-anak untuk kehidupan sehari-hari yang lebih baik. Bermain bersama anak merupakan salah satu cara untuk mengembangkan keterampilan bersosialisasi dan mengendalikan diri.
Demikian dipaparkan oleh Country Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia, dalam siaran pers pada acara peluncuran kampanye Ayo Bermain! yang mengangkat topik pentingnya bermain dan keterlibatan Ayah dalam bermain, yang berlangsung di IKEA Alam Sutera — Tangerang, pada 1 November 2018.
Seperti juga dikatakan oleh Tata Sudrajat, Director Advocay and Campaign Yayasan Sayangi Tunas Cilik — merupakan mitra Save the Children (YSTC) di Indonesia yang menjadi pembicara di acara peluncuran kampanye IKEA Ayo Bemrain!,”Bahwa sangatlah penting bagi orang tua, khususnya Ayah, untuk melibatkan diri dalam bermain dengan anaknya. Dengan keterlibatan Ayah dapat mendorong keterampilan motorik, kepemimpinan, serta pengembangan kognitif dan kemampuan mengendalikan emosi anak secara lebih baik.”
Lebih jauh Tata Sudrajat menerangkan betapa pentingnya orangtua dalam hal juga Ayah ikut terlibat bermain dengan buah hatinya, akan menjadikan sang anak menjadi kuat. Karena seorang Ayah cenderung kuat dalam area non-verbal dan memiliki nalar spesial yang lebih baik.
“Maka untuk meningkat perkembangan anak kedepannya, dibutuhkan pendampingan rutin dan konsisten dari Ibu tetapi juga Ayah. Dengan adanya kedekatan antara anak dan orangtua maka anak pun akan jadi selalu bertanya, atau bicara apapun pada orangtua, tanpa sekat. Dan kelekatan itu hadirkan rasa aman bagi anak,” Tata Sudrajat menambahkan keterangannya.
Tentu kian menawan saja program yang diinisiasi oleh IKEA Indonesia ini. IKEA juga memberikan kesempatan kepada pelanggan untuk turut serta dalam membantu anak-anak yang kurang beruntung, dengan cara, setiap pembelian soft toys IKEA dan bukan perabot anak-anak IKEA, IKEA Indonesia akan menyumbangkan 1 Euro kepada Yayasan Sayangi Tunas Cilik mitra Save the Children. Bersamaan dengan hal tersebut, IKEA Foundation menyumbangkan 1 Euro dari setiap penjualan children IKEA selain seasonal soft toys.
Peluncuran kampanye Ayo Bermain!, beriring kelengkapan sarana anak bermain dan beraktivitas. Mulai dari menggambar, hingga melantunkan suara menyanyikan lagu yang disukai.
“Ini merupakan program tahunan IKEA yang diperuntukkan bagi orangtua dan anak-anak, yang dimulai dari bulan November hingga 16 Desember 2018. Adanya sarana, dan sesuai tujuannya, diharapkan agar orangtua mau meluangkan waktunya yang sedikit untuk menemani dan memberi pendampingan pada anak dam bermain atau beraktivitas,” ujar Ririn Basuki, Public Realtion IKEA Alam Sutera.
Tentu, betapa berartinya dan baiknya ketika mulut kita terjaga kebersihannya dan menebar wangi ketika berbincang. Dari sana, sebuah program bertajuk “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati Adem”, Pepsodent kembali nmelanjutkam kolaborasinya bersama Masjid Istiqlal. Kali ini melalui Pepsodent Herbal, menghadirkan program “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati Adem”, adalah untuk mengajak umat Muslim berbagi senyum […]
Penyakit autoimun, merupakan suatu kondisi di mana sistem kekebalan tubuh atau sistem imun menyerang tubuh sendiri, ada ratusan jenisnya. Salah satu yang sering diperbincangkan adalah Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau Radang Usus. IBD merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan kelainan yang berhubungan dengan peradangan pada saluran pencernaan atau gastrointestinal. Guna mewaspadai penyakit autoimun IBD, MCF (Marisza Cardoba Foundation), organisasi nirlaba yang […]
Oleh : dr. Michael ReoMedical Manager PT Darya-Varia Laboratoria Tbk Terlebih, dalam kondisi pandemi yang sedang kita hadapi bersama saat, ini agar kesehatan tubuh tetap terjaga, perlunya berbagai cara untuk meningkatkan imunitas tubuh. Berbagai penyesuaian terhadap gaya hidup, asupan makanan bernutrisi tepat dan juga perlunya berbagai macam suplemen sudah menjadi kebiasaan baru dalam menjalani […]