Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Setelah berhasil menyisihkan 20.000 kontestan lain dalam kompetisi yang berlangsung selama 8 minggu, 6 finalis melangkah menuju grand final ‘JOOX Karaoke Superstar’ yang merupakan laga akhir perjalanan, untuk mewujudkan mimpi menjadi seorang superstar.
Ke-6 finalis ‘JOOX Karaoke Superstar’ adalah :
Yotari Kezia
Finalis wanita berusia 21 tahun asal Surabaya, pemiliki hobi menyanyi, ini dari semasa duduk di bangku sekolah sudah rutin mengikuti beragam lomba dan ajang pencarian bakat.
Bagi Yotari, ketika menjadi salah satu kontestan “Indonesian Idol” adalah pengalaman paling menyenangkan. Tak lain, karena dirinya juga mampu melaju hingga tahap 50 besar mengalahkan ribuan peserta saat itu.
Tentu, ini menjadi bukti kemampuan Yotari dalam bidang tarik suara tidak diragukan lagi. Bagi Yotari, menyanyi merupakan hal yang bisa mengubah hidup.
Vanessa Axelia
Dalam tarik suara, finalis wanita yang juga berasal dari Surabaya, ini memiliki segudang prestasi. Dari sana, ia berhasil mengolek 150 Piala yang ia dapat dari mengikuti berbagai lomba.
Kian bersinar karier wanita berusia 21 tahun, dilengkapi berhasil masuk “Top 8 Nez Academy” pada tahun 2013. Dan, Top 16 dalam ajang ‘The Voice Indonesia 2016’. Menariknya, saat mengikuti blind audition, penampilan Vanessa berhasil memukau keempat Juri : Judika, Agnes Mo, Kaka ‘Slank’ dan Aro Lasso.
Pengalaman berkesan lainnya adalah ketika masuk dalam 10 bsar ‘The Best Blind Audition’ tingkat dunia.
Nafa Awalia Zulfahreza
Akrab disapa Nafa. Finalis asal Jakarta, berusia 18 tahun, ini merupakan Juara harapan 3 “Abang None Cilik”. Ia penyandang Juara I dalam Singing Competition yang diselenggarakan Lotte Fatmawati, dan Juara II “Saman Competition” di SMA Islam.
Di luar itu, ia gemar berlatih pencak silat.
Rana Meysa
Juara 1, 2 dan 3 dalam kompetisi menyanyi lagu tradisonal yang diselenggarakan di kotanya, Banyuwangi – Jawa Timur, ini juga pernah berpartisipasi dalam acara tahunan “Solo International Performing Arts” 2013 sebagai traditional singer, serta menjadi “Top 20 Bigo Voice Indonesian” season kedua.
Di kota kelahirannya, wanita 23 tahun, ini tergabung dalam band aliran indie dan telah merilis beberapa single.
Beriring kegiatannya yang cukup sarat sebagai penyanyi, Rana mampu menyelesaikan pendidikannya di jenjang akademi untuk jurusan Kesehatan, bahkan berhasil lulus dengan peringkat cum laude.
Anindita Maharani Setyoningrum
Finalis Anindita juga mengantungi pengalaman seru dalam dunia musik. Seperti, berduet dengan Marion Jola dalam “I Can See Your Voice Indonesia”. Dan pernah mendapatkan jalur Fast Track dalam ajang “The Voice Indonesia” season 2.
Dari kedua ajang besar itu pula nama wanita, 19 tahun dari Bekasi, yang menyalurkan hobi nyanyi dengan meng-cover lagu melalu platform Instagram, ini dikenal banyak orang.
Tengku Bahdar Novian
Merupakan satu-satunya finalis pria, Bahdar asal kota Medan, juga pernah menorehkan berbagai prestasi. Antara lain di kota Pontianak untuk mewakili kampus dalam ajang menyanyi pop se-Indonesia dan mendapat Juara III.
Pria berusia 24 tahun, yang mengidolakan pelantun Tantri ‘Kotak, ini juga pernah mengikuti ajang “Rising Star” dan “I Can See Your Voice” season 3.
Sebagai upaya mewujudkan pembangunan kesehatan yang berlanjutan, PTT Exploration and Production Public Company Limited (PTTEP) bersinergi dengan Dompet Dhuafa. Tepatnya pada 4 tahun lalu, Gerai Sehat Rorotan, merupakan klinik pelayanan kesehatan cuma-cuma yang memiliki berbagai macam program kesehatan, baik yang bersifat promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif, didirikan. Tahun 2019, menginjak usia ke-4 tahun, Gerai Sehat […]
17 Oktober 2018 @McDonald’s Sarinah – Jakarta Perhelatan Asian Para Games 2018, berlangsung di Jakarta sejak tanggal 6 hingga 13 Oktober 2018, yang merupakan pesta olahraga difabel terbesar di Asia, memiliki banyak kisah mengharukan namun juga memberi banyak kebahagiaan bagi para atlet disabilitas yang berlaga.. Para atlet dengan keterbatasan fisik, milik Indonesia, berjuang maksimal untuk […]
Kehadiran buku ‘Priscilla, My Beautiful Fighter’ semakin memperlengkap deretan buku yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama. Buku dengan tebal 308 halaman yang dibandrol dengan harga Rp. 125.000,- ini tersedia di seluruh jaringan store Gramedia yang ada di seluruh Indonesia mulai dari tanggal 1 Oktober 2018. Lain daripada itu, bagi pembeli, berarti telah “berbagi”. Artinya, […]