FRAKTA, tas ikonik berwarna biru dari IKEA, tercatat sepanjang 30 tahun telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian jutaan pelanggan di seluruh Dunia. Dari sekadar solusi praktis membawa barang belanjaan, FRAKTA kini telah berkembang menjadi produk serbaguna, dan dengan penjualan tertinggi di IKEA, yaitu mencapai lebih dari 44 juta tas setiap tahunnya. Memasuki usia ke-30 tahun, […]
12 Januari 2019 @Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia – Jakarta
Ada sejumlah faktor yang memperkuat “Nyanyian Sunyi Revolusi”, pagelaran teater persembahan Titimangsa Foundation bekerjasama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation, menyasar penonton kalangan para milenials,
Dari sisi kisah saja memukau. “Nyanyi Sunyi Revolusi” bercerita tentang hidup seorang Penyair besar Indonesia, Amir Hamzah, dalam hubungannya dengan percintaan terhadap manusia dan Negara-nya.
Aluran kisahnya, Amir yang menempuh pendidikan di Solo, menjalin kasih dengan seorang puteri Jawa bernama Iliek Sundari. Di tengah kemesraan mereka itu Amir kehilangan ibunya, lalu menyusul ayahnya setahun kemudian. Berakibat, biaya pendidikannya pun selanjutnya ditanggung oleh Sultan Mahmud, Sultan Langkat, yang adalah Paman dari Amir sekaligus Raja Kesultanan Langkat, yang sejak awal tak menyukai aktivitas Amir di dunia pergerakan.
Aktivitas Amir Hamzah di dunia pergerakan dianggap bisa membahayakan Kesultanan. Maka untuk menghentikan aktivitasnya, Sultan Mahmud memanggil Amir pulang ke Langkat untuk dinikahkan dengan putrinya, Tengku Puteri Kamaliah. Amir bisa saja menolak tapi Ia sadar betapa ia telah berhutang budi pada Sultan Mahmud.
Tak ayal yang terjadi, hubungan kasih Amir dan Iliek dipaksa untuk menyerah, dan keduanya harus menerima kenyataan bahwa cinta kasih yang mereka bangun harus berakhir. Meski keduanya masih kuat saling mencintai.
“Nyanyi Sunyi Revolusi” : Kisah Cinta Milenials
Pernikahan Amir Hamzah dan Tengku Puteri Kamaliah adalah pernikahan yang dipaksakan demi kepentingan politik, dan masing-masing tak saling mencintai
Rasa rindu dan kehilangan yang dialami Amir terhadap lliek Sundarai, tetap sulit disingkirkan. Di tengah itu, diam-diam kiranya istri Amir, Tengku Puteri Kamaliah, mengetahui kisah cinta kasih Amir dan Iliek Sundari. Ia pun turut merasakan kesedihan cinta yang tak sampai itu. Pada puterinya, Teungku Tahura ia berniat mengajak Iliek Sundari ke Mekkah naik haji bertiga bersama Amir. Bahkan, jika Amir ingin tetap menikahi Iliek Sundari, ia merelakannya.
Tapi sebelum semua tercapai, suasana Revolusi Kemerdekaan membawa ketidakpastian politik yang membawa rusuhan di seluruh Langkat. Istana Langkat diserbu dan dijarah.
Nasib Amir sungguh mengenaskan dan memilukan. Ia diculik, ditahan dan disiksa di sebuah perkebunan, lalu dipenggal.
Pagelaran teater “Nyanyi Sunyi Revolusi” yang akan berlangsung pada 2 dan 3 Februari 2019 di Gedung Kesenian Jakarta, hasil kerja keras tim, dengan melibatkan Ahda Imran sebagai penulis naskah, dan penggarapan dari Sutradara Iswadi Pratama.
Didukung oleh tim artistik yang solid : Iskandar Loedin sebagai Penata Artistik, Retno Damayanti (Penata Kostum), Aktris Handradjasa (Penata Rias), dan Jaeki sebagai Penata Musik.
Diperkuat pemain yang sangat berdedikasi : Lukman Sardi, sebagai Amir Hamzah, Prisia Nasution berperan sebagai Tengku Tahura, Sri Qadariatin, berperan sebagai Iliek Sundari dan Dessy Susanti berperan sebagai Tengku Kamaliah.
“Ikut berperan di “Nyanyi Sunyi Revolusi”, ada sesuatu nilai lebih. Teater bagi kami sebagai wadah belajar dan sangat penting bagi aktor maupun aktris. Terima kasih di ajak bergabung,” demikian disampaikan para pemeran.
25 Januari 2019 @Emporium Pluit Mall – Jakarta Utara 10 tahun kehadirannya di tengah masyarakat Jakarta, — utama bagian Utara — Emporium Pluit Mall tak hanya semakin mengokohkan kebaradaannya sebagai mall dengan segmen menengah atas yang menjadi pilihan berbelanja dan berekreasi bagi keluarga di Jakarta Utara. Tetapi lebih dari itu, Emporium juga terus melakukan terobosan […]
Beriring diluncurkannya sekaligus mendukung kampanye ‘Taste Stories’, Electorlux menghadirkan ‘Electrolux Taste and Care Center’. Yang adalah sentra fasilitas terpadu serta wahana sumber inspirasi bagi konsumen dimana mereka dapat berinteraksi langsung menggunakan produk inovatif dan berkualitas tinggi Electrolux dengan kenyamanan dan pengalaman baru yang menyenangkan. Presiden Direktur PT. Electrolux Indonesia, Iffan Suryanto, dalam peresmian ‘Electrolux Taste […]
Tak hanya pria yang memiliki tuntutan selera terhadap wanita pasangannya. Sebaliknya, wanita juga memiliki sejumlah tuntutan terhadap pria pasangannya. Apalagi, berhubungan dengan seseorang untuk jangka waktu yang cukup lama. Menurut Psikolog Ismed Surachmad, yang juga adalah Human Resource di PT Frisian Flag Indonesia, ada banyak faktor mengapa seorang pria mampu membuat wanita di sampingnya semakin […]