Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Gerakan #Mulaitanpasedotan, inisiasi McDonald’s Indonesia, yang dimulai pada penghujung tahun 2018, beroleh sambutan baik — paling utama – dari Instansi Pemerintah, dalam hal ini Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.
Melalui Gerakan #Mulaitanpasedotan yang dilaksanakan secara serentak di 189 gerai McDonald’s di seluruh Indonesia, berarti tidak lagi menyediakan dispenser sedotan plastik. Dan melalui gerakan, ini masyarakat Indonesia juga diajak untuk membantu menjaga lingkungan dengan tidak menggunakan sedotan plastik.
(ki-ka) : Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia – Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia – Yunita Hidayanti, Associate Director of Brand Extension McDonald’s Indonesia
“Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh inisiatif McDonald’s Indonesia untuk mengurangi sampah plastik dengan tidak lagi menyediakan sedotan plastik di seluruh gerainya. Kami berharap gerakan ini akan menginspirasi perusahaan lain untuk melakukan hal yang serupa,” kata Novrizal Tahar, Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Sampah dan Bahan Berbahaya dan Beracun, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia, di acara mengenai Gerakan #Mulaitanpasedotan, bertempat di McDonald’s Sarinah, Jakarta, hari Senin, 12 November 2018.
Novrizal Tahar emnambahkan,”Sampah plastik adalah persoalan serius, yang bila masuk ke perairan dan laut akan mengganggu ekkosistem. Jadi Ini momen sangat penting. Maka memberi apresiasi apa yang dilakukan oleh teman-teman McDonald’s”.
#Mulaitanpasedotan adalah langkah awal McDonald’s Indonesia menuju perubahan besar di masa depan. McDonald’s berkomitmen untuk terus mencari solusi yang lebih ramah lingkungan untuk semua kemasan produk dan membantu membangkitkan kesadaran masyarakat mengenai masalah lingkungan yang berdampak pada Indonesia dan dunia.
McDonald’s Indonesia akan terus menggunakan lebih banyak bahan ramah lingkungan untuk kemasan yang digunakan di seluruh gerainya, demi meminimalkan penggunaan dan sampah plastik. McDonald’s juga terus berkomitmen untuk mengambil bagian dalam mencari solusi berkelanjutan untuk sedotan dalam skala global.
Demikian disampaikan kata oleh Sutji Lantyka, Associate Director of Communications McDonald’s Indonesia, di acara yang sama.
Sementara itu, Yunita Hidayanti, Associate Director of Brand Extension McDonald’s Indonesia, mengatakan,”Agar Gerakan #Mulaitanpasedotan sampai ke tengah masyarakat luas, saatnya kami memberi edukasi kepada pelanggan lewat poster maupun flyer, bahwa sudah saatnya tidak ada sedotan plastik”.
Tentu akan menjadi penguat modal dan ekspansi bisnis bagi perseroan PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. dengan masuknya dana Rp1 triliun dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Dikatakan oleh Direktur Utama Bank Muamalat Achmad K. Permana bahwa masuknya dana tersebut setelah BPKH melaksanakan haknya sebagai pemegang saham mayoritas dalam proses rights issue perseroan yang distribusinya telah […]
Pendidikan tinggi salah satu kunci untuk meraih masa depan yang glowing. Maka ketika banyak di antara — terutama — wanita muda Indonesia ‘terpaksa’ berhenti sekolah — sebab pandemi yang tak kunujung usai — untuk selanjutnya beroleh kesempatan bekerja, atau menikah, tentu sangat disayangkan. Karena, pendidikan tinggi memberi mereka kesempatan untuk mengembangkan diri, meraih impiannya dan […]
Setiap tahun, pelajar dan para pelaku Pendidikan di Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan Pendidikan. Lebih lagi, masa pandemi Covid-19, — menuntut proses belajar mengajar harus dilakukan secara daring — beriring memasuki akhir tahun 2020, tantangan Pendidikan terus dialami. Menghadapi tantangan besar dan agar dapat memberikan dampak positif, tentu diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Atas dasar […]