Setelah Pemerintah menetapkan pola kerja fleksibel bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada setiap hari Jumat, dari sana Kebijakan Work fromHome (WFH) atau kerja dari rumah kembali mencuri perhatian. Namun sebenarnya, bagi banyak pekerja di Indonesia, WFH sudah menjadi bagian dari ritme hidup sejak beberapa tahun terakhir. Ada kantor yang menetapkan WFH di awal minggu untuk meredakan Monday Blues, ada […]
Bulan April 2020
terasa ada yang begitu indahnya. Yaitu, dalam semangat perayaan Hari Kartini, PT Unilever
Indonesia, Tbk. melalui Hemant Bakshi selaku Presiden Direktur, menandatangani
dokumen CEO Statement untuk ”Women
Empowerment Principles” (WEP), yang
digagas oleh UN Global Compact dan UN Women.
Dengan menandatangani dokumen ini, Unilever Indonesia menyatakan
komitmennya untuk terus memajukan kesetaraan gender di tempat kerja, pasar, dan komunitas melalui penerapan 7
(tujuh) prinsip pemberdayaan perempuan.
Ke-7 prinsip pemberdayaan perempuan yang telah ditandatangani meliputi:
kepemimpinan yang mendukung kesetaraan gender;
Memperlakukan pekerja perempuan dan laki-laki secara setara; Menjamin kesehatan,
keselamatan, dan kesejahteraan seluruh pekerja perempuan dan laki-laki; Mendorong pendidikan, pelatihan dan
pengembangan profesi untuk perempuan; Melaksanakan pengembangan usaha, rantai
pasokan dan praktik pemasaran yang mendukung kesetaraan gender; Mempromosikan kesetaraan melalui kegiatan komunitas dan
advokasi; serta Mengukur dan melaporkan secara terbuka tentang kemajuan yang
telah dicapai perusahaan dalam mencapai kesetaraan gender.
Maka terbilang, penandatanganan WEP merupakan bukti nyata yang semakin
mengukuhkan dukungan Unilever Indonesia terhadap tercapainya target ”Kesetaraan
Gender” di dalam Sustainable Development Goals 2030 yang dicanangkan
oleh PBB.
“Unilever Indonesia mendukung penuh ketujuh prinsip pemberdayaan perempuan yang diperjuangkan oleh PBB tersebut, karena sejalan dengan upaya-upaya yang telah kami lakukan secara internal maupun eksternal. Kami ingin merayakan Hari Kartini tahun ini sebagai momentum penting untuk terus menyebarluaskan pentingnya kesetaraan gender kepada seluruh stakeholder kami,” ujar Hemant Bakshi.
Ditambahkan, Unilever
Indonesia juga percaya bahwa suara perempuan layak untuk didengar dan
diperhitungkan untuk menciptakan demokrasi yang berarti dan inklusif.
“Kami percaya
perempuan memiliki aspirasi yang patut didengar dan perempuan sudah seharusnya
memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki baik di tempat kerja maupun di masyarakat.
Untuk itu, Unilever Indonesia, baik secara korporasi maupun melalui brand-brand
kami, mendukung penuh hal tersebut dengan cara melakukan serangkaian program
yang telah dan akan terus dijalankan kedepannya,” kata Hemant Bakshi lagi.
Berkaitan dengan
kondisi pandemi COVID-19 yang sedang kita hadapi, Hemant Bakshi berpesan, “Kami
percaya kekuatan kaum perempuan yang lebih percaya diri dan peka terhadap isu
sosial dan kesehatan akan mampu menggerakkan perubahan yang positif. Kami
mendorong mereka untuk memiliki semangat #MariBerbagiPeran demi melindungi
keluarga dan masyarakat sekitar mereka dari berbagai risiko kesehatan.”
Seluruh komitmen
kesetaraan gender yang dilakukan Unilever Indonesia terus terpantau agar
memberikan hasil yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan, yaitu melalui Sustainability
Report[1]yang selalu diperbaharui perusahaan setiap tahunnya.
Ijoel Dwijanti, FDJ (Female Disc Jockey) yang sudah malang melintang di Dunia Disc Jockey selama hampir 34 tahun, tak henti berkegiatan di Dunia yang yang menghantar langkahnya hingga meraih prestasi memukau : Juara 2 di ajang Indonesia DJ Festival 1986 dan Juara 2 Asean DJ Festival 1987. Mengawali tahun 2021,wanita kelahiran Kota Bandung, Jawa Barat, […]
Gen Z dan Milenial di Asia Tenggara siap berkreasi dengan hasil memukau. Adalah ajakan Samsung, melalui #TeamUnstoppable, yang resmi diluncurkan oleh Samsung Electronics Co., Ltd, pada Generasi Muda untuk Do What They Can’t. Kampanye regional terbaru yang bertujuan untuk mengajak Gen Z dan Milenial di Asia Tenggara, ini untuk melampaui batasan dan mengejar passion mereka. […]
Dari mini seri baru berjudul “Terlanjur Sayang”, menghantar kisah menawan Mengangkat petikan kisah yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan kaum muda. Yang bukan tidak mungkin terjadi dalam kehidupan. Begitu pun, kisah tiga pria muda yang menjalin hubungan persahabatan, yang diangkat ke dalam mini seri “Terlanjur Sayang”, garapan Imam Darto, bukanlah cerita sebenarnya namun […]