Kembali dan lagi, Frisian Flag Indonesia menggoreskan keindahan. Bertepatan memperingati World Milk Day (Hari Susu Sedunia) sekaligus Hari Susu Nusantara, Frisian Flag Indonesia (FFI) mengajak masyarakat menjadikan minum susu sebagai bagian dari kebiasaan sehat sehari-hari untuk mendukung kesehatan fisik dan mental keluarga Indonesia di setiap tahap kehidupan. Diperingati setiap tanggal 1 Juni, World Milk Day […]
Keberadaan lahan yang selalu menjadi masalah
bagi masyarakat perkotaan yang ingin berkebun, oleh Taman Buah Mekarsari disiasati dengan menghadirkan Tabulampot untuk media penanaman pohon,
terutama buah.
Supervisor Pengembangan Hasil Penelitian dan Landscape Gardener Taman Buah Mekarsari
Junaedi menyebutkan Taman Buah Mekarsari mengembangkan Tabulampot adalah untuk memberi kemudahan pada masyarakat,
khususnya pecinta tanaman untuk melakukan kegiatan berkebun.
“Tabulampot yang merupakan kependekan dari Tanaman Buah Dalam Pot adalah cara bercocok tanam di lahan terbatas dengan menggunakan pot sebagai wadah atau tempat tumbuh tanaman buah tersebut,” kata Junaedi saat dihubungi, Jumat (31/7/2020).
Ia menyatakan tanaman buah yang biasa ditanam
menggunakan sistem Tabulampot ini
adalah tanaman yang mudah berbuah, seperti mangga, lengkeng, jambu air, buah
naga, belimbing dan jeruk.
“Keunggulannya adalah pertama, tanaman
jadi mudah untuk dipindahkan kemana saja oleh pemiliknya,” ujarnya.
Selain itu, tanaman yang ditanam menggunakan tabulampot juga dapat digunakan sebagai penghias ruangan atau taman dan dapat diletakkan di lahan yang sempit,
“Bagi pemilik yang mengharapkan buahnya,
proses panen tentunya menjadi lebih mudah karena tanaman di Tabulampot itu pendek, Jadi gampang
untuk mengambil buahnya,” ucapnya lebih lanjut.
Untuk memastikan tanaman buah di tabulampot
dapat memenuhi ekspektasi pemilik dalam memanen buah, Jun menyatakan ada
beberapa syarat yang harus dipenuhi.
“Tanaman sudah harus dewasa dan dalam kondisi
sehat. Dalam artian, tanaman harus bebas hama dan penyakit tanaman. Serta,
bibit tanaman harus berasal dari pohon induk yang jelas dan sudah berbuah, yang
pengembangbiakannya menggunakan sistem vegetatif,” urainya.
Dan kondisi agroklimat, yaitu makro dan mikronya juga harus terpenuhi. Makro klimat ini maksudnya faktor iklim,
tinggi tempat, curah hujan, sinar matahari dan kelembaban udara. Sementara mikro klimat meliputi struktur tanah,
air, kelembaban, pH tanah, unsur
hara dan mikroorganisme tanah.
“Untuk memenuhinya, pemilik tabulampot
harus memperhatikan media tanam, wadah yang sesuai dengan ukuran tanaman,
penyiraman secara rutin, pemupukan baik organik dan anorganik, pemangkasan,
pengendalian hama penyakit serta perlakuan pembungaan,” kata Junaedi
menjelaskan.
Ia menyatakan dengan melakukan semua
langkah-langkah tersebut, umumnya tanaman akan mulai berbuah pada umur 1-2
tahun.
“Para pecinta tanaman yang berminat
untuk memiliki atau mendapatkan informasi tentang tabulampot, bisa berkunjung
ke Mekarsari atau menghubungi staf kami melalui sosmed milik Mekarsari,” pungkasnya.
Dalam memperingati 50 tahun kehadirannya di Indonesia sekaligus merayakan Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember, tahun, ini Zwitsal menandai dengan meluncurkan kampanye #MomenBondingBermakna. Kampanye yang dihadirkan oleh Unilever Indonesia melalui Zwitsa baby care, ini untuk mendampingi para orangtua menciptakan momen-momen kebersamaan yang bermakna bersama anak, yang akan berdampak pada pertumbuhan emosionalnya di masa […]
Terbilang, seringkali momen menyambut tahun ajaran barui menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua, terutama untuk memulai kembali rutinitas anak, dan mengembalikan semangat sekolah mereka setelah melewati libur panjang. Momen menyambut tahun ajaran baru seringkali menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua, terutama untuk memulai kembali rutinitas anak, dan mengembalikan semangat sekolah mereka setelah melewati libur panjang. […]
Yayasan Kanker Indonesia (YKI), anggota stoma penyandang atau Ostomate, yang tergabung dalam The Indonesian Ostomy Associations – YKI (InOA – YKI) dan Yayasan Wocare Indonesia menghadirkan diskusi “Peningkatan Pengetahuan dan Pemberdayaan Ostomate”. Diskusi yang diadakan dalam rangka hari “Norma N. Gill”, ini sekaligus meluncurkan Stomacare Link, yang merupakan layanan perawatan stoma berbasis online. Kedua acara […]