Belanja praktis dan mudah, tiada lepas dan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pengalaman belanja yang lebih fleksibel dan relevan dengan kebiasaan digital. Berpijak dari sana, IKEA — rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau — melalui kemitraan strategis dengan Shopee, memperluas akses produk perabot rumah tangga dan dekorasi rumah […]
Bagi sebagian besar pasien, diagnosis kanker metastasis sangat menegangkan dan tak
sedikit – di antaranya — yang mengalami, mengalami kesulitan jika ditanggung sendiri.
Pasien dengan kanker stadium lanjut seperti
kanker payudara metastasis, memiliki
pilihan pengobatan yang dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik, termasuk
melalui perhatian dan dukungan psikososial kepada pasien kanker, guna membantu
mengatasi tekanan psikologis pasien.
Maka begitu pentingnya semangat dan dukungan bagi pasien kanker payudara selama pengobatan dan perawatan
Adalah Rien Saptarina, pasien kanker payudara metastatik dari LovePink — Yayasan Daya Dara Indonesia, merupakan organisasi para penyintas kanker payudara –, berbagi kisah, “Sejak awal saya terdiagnosa kanker payudara HR+/HER2-, saya aktif berkonsultasi dengan dokter tentang pilihan terapi inovatif kanker payudara yang terbaru dan tersedia, serta jenis pengobatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup, termasuk dukungan keluarga dan teman-teman.”
Pfizer menggandeng dan berkerjasama dengan komunitas kanker, memberikan dukungan bagi penyintas mau pun pasien kanker agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.
Di tahun ini menjadi catatan tersendiri dan menawan, Pfizer menginisiasi program ASA DARA sebagai terobosan inovatif yang membantu pasien kanker payudara metastatis HR+ / HER2- di Indonesia melalui platform ekosistem kesehatan digital.
Demikian dikatakan oleh Dr. Dyana Suwandy, Medical Affairs Manager Pfizer
Indonesia. “Sebagai program yang pengembangannya bersifat multi stakeholder dengan dukungan mitra platform digital dan berbagai organisasi
pasien, program ini diharapkan dapat memberikan harapan baru dalam membangun
solusi yang komprehensif dari peningkatan pengetahuan, asistensi bagi pasien
dan penguatan peran psikososial caregivers di masyarakat”
Program ASA DARA terbagi atas tiga pilar
utama yaitu Asah, Asih, Asuh. “Asah” merupakan program edukasi mengenai kanker
payudara HR+/HER2-; “Asih” sebagai program bantuan pasien untuk mendapatkan
kualitas hidup yang lebih baik dengan memberikan kenyamanan serta keringanan
dalam memperoleh terapi dari Pfizer setelah pasien berkonsultasi dengan dokter
ahli kanker atau spesialis; sementara “Asuh” merupakan program bagi pemerhati
dan pendukung kanker payudara metastatis melalui dukungan psikososial yang
dibutuhkan pasien kanker payudara metastatis.
Untuk memberikan dukungan psikososial, Rien
Saptarina mengajak penyintas kanker payudara secara aktif berbagi informasi dan
pendampingan bagi pasien kanker payudara. “Dukungan dan informasi
langsung dari penyintas kanker sangat membesarkan hati dan terbukti membantu
dalam perjalanan pengobatan saya melawan kanker payudara metastatis. Anda pun juga bisa melakukannya.”
Diabetes mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang sifatnya kronis dan potensial mengganggu tumbuh kembang anak. Pada anak dikenal dua jenis diabetes yang paling banyak dijumpai, yaitu DM tipe-1 dengan jumlah kadar insulin rendahakibat kerusakan sel beta pankreas, dan DM tipe-2 yang disebabkan oleh resistensi insulin, di mana level insulin dalam darah normal. Ada pun faktor utama penyebab DM tipe-1 adalah faktor genetik dan […]
9 Agustus 2018 @The Premiere Cinema XXI, Plaza Senayan – Jakarta Tak henti memberikan inspirasi untuk para wanita Indonesia, melalui campign bertajuk “Every Beauty Should Ne A Maesterpiece”, yang — merupakan lanjutan dari campaign “Unveil Your Masterpiece” tahun 2016 yang lalu — menjadi goresan indah dari perayaan ulang tahun Miracle Aesthetic Clinic, yang pada 2018 […]
Kiranya, prevalensi anak berperawakan pendek di Indonesia tergolong masih tinggi. Maka urgensi untuk memperluas akses gizi seimbang dan ketahanan pangan. Terkait, catatan dari penelitian terbaru South East Asian Nutrition Surveys kedua (SEANUTS II) mendapati prevalensi anak stunted dan anemia, khususnya di antara anak-anak usia di bawah 5 tahun di Indonesia, tertera masih tinggi. Bahkan, sebagian […]