Satu lagi produk yang mendukung gaya hidup sehat, hadir. Sania Royale Rice Bran Oil, minyak goreng terbuat 100% minyak bekatul padi murni, yang kaya antioksidan alami, yaitu Gamma Oryzanol. Yang secara ilmiah banyak memiliki manfaat kesehatan dan baik untuk asupan gizi. Menurut penelitian, kandungan Gamma Oryzanol 10,000 atau sekitar 15x lebih tinggi daripada minyak bekatul […]
Bagi sebagian besar pasien, diagnosis kanker metastasis sangat menegangkan dan tak
sedikit – di antaranya — yang mengalami, mengalami kesulitan jika ditanggung sendiri.
Pasien dengan kanker stadium lanjut seperti
kanker payudara metastasis, memiliki
pilihan pengobatan yang dapat mempertahankan kualitas hidup yang baik, termasuk
melalui perhatian dan dukungan psikososial kepada pasien kanker, guna membantu
mengatasi tekanan psikologis pasien.
Maka begitu pentingnya semangat dan dukungan bagi pasien kanker payudara selama pengobatan dan perawatan
Adalah Rien Saptarina, pasien kanker payudara metastatik dari LovePink — Yayasan Daya Dara Indonesia, merupakan organisasi para penyintas kanker payudara –, berbagi kisah, “Sejak awal saya terdiagnosa kanker payudara HR+/HER2-, saya aktif berkonsultasi dengan dokter tentang pilihan terapi inovatif kanker payudara yang terbaru dan tersedia, serta jenis pengobatan yang dapat meningkatkan kualitas hidup, termasuk dukungan keluarga dan teman-teman.”
Pfizer menggandeng dan berkerjasama dengan komunitas kanker, memberikan dukungan bagi penyintas mau pun pasien kanker agar dapat menjalani kehidupan yang lebih baik.
Di tahun ini menjadi catatan tersendiri dan menawan, Pfizer menginisiasi program ASA DARA sebagai terobosan inovatif yang membantu pasien kanker payudara metastatis HR+ / HER2- di Indonesia melalui platform ekosistem kesehatan digital.
Demikian dikatakan oleh Dr. Dyana Suwandy, Medical Affairs Manager Pfizer
Indonesia. “Sebagai program yang pengembangannya bersifat multi stakeholder dengan dukungan mitra platform digital dan berbagai organisasi
pasien, program ini diharapkan dapat memberikan harapan baru dalam membangun
solusi yang komprehensif dari peningkatan pengetahuan, asistensi bagi pasien
dan penguatan peran psikososial caregivers di masyarakat”
Program ASA DARA terbagi atas tiga pilar
utama yaitu Asah, Asih, Asuh. “Asah” merupakan program edukasi mengenai kanker
payudara HR+/HER2-; “Asih” sebagai program bantuan pasien untuk mendapatkan
kualitas hidup yang lebih baik dengan memberikan kenyamanan serta keringanan
dalam memperoleh terapi dari Pfizer setelah pasien berkonsultasi dengan dokter
ahli kanker atau spesialis; sementara “Asuh” merupakan program bagi pemerhati
dan pendukung kanker payudara metastatis melalui dukungan psikososial yang
dibutuhkan pasien kanker payudara metastatis.
Untuk memberikan dukungan psikososial, Rien
Saptarina mengajak penyintas kanker payudara secara aktif berbagi informasi dan
pendampingan bagi pasien kanker payudara. “Dukungan dan informasi
langsung dari penyintas kanker sangat membesarkan hati dan terbukti membantu
dalam perjalanan pengobatan saya melawan kanker payudara metastatis. Anda pun juga bisa melakukannya.”
Rexona produksi PT Unilever Indonesia Tbk. membawa pria Indonesia lebih dekat dengan mimpinya. Seperti yang juga disampaikan oleh Anggya Kumala, Senior Brand Manager Rexona Deodorant PT Unilever Indonesia Tbk., di acara Rexona Ajak Pria Indonesia Aktif Bergerak Wujudkan Mimpi Lewat “Manchester City Trophy Tour 2019”, bertempat di Hallf Patiunus – Jakarta Selatan, pada 17 Oktober […]
Pada era Beauty 4.0, ini tampil sempurna bagi banyak wanita juga pria dari ragam tingkat usia, dimulai remaja, dan dengan ragam latar belakang profesi, sudah semakin merupakan kebutuhan. Dengan tampilan sempurna, adalah kulit wajah dan tubuh bening yang merupakan gambaran kulit sehat, memanglah untuk eksistensi dan aktualisasi diri seseorang di media sosial. Lebih dari itu, […]
Kiranya, tak terkesemapingkan, gaya hidup sedentari yang meningkat kala pandemi lalu, telah berkembang menjadi kebiasaan baru yang berdampak besar terhadap kebiasaan ngemil dan kesehatan pencernaan. Pertama, karena selama menjalani gaya hidup sedentari, maka frekuensi untuk jajan atau ngemil untuk sekedar kenyang, jadi meningkat. Kedua, selama pandemi terjadi peningkatan kecemasan dan gejala depresi, yang berdampak pada kesehatan pencernaan. Terbilang, motivasi yang paling […]