Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
World
Earth Day,
yang diperingati pada setiap tanggal 22 April, merupakan hari saat kita
diingatkan tentang pentingnya menyelamatkan Bumi dari ancaman dan resiko yang
ada melalui cara-cara yang menjunjung tinggi nilai lingkungan dan kemanusiaan
untuk generasi saat ini dan yang akan datang.
Salah satu yang mengakibatkan munculnya ancaman
atau resiko adalah bertambahnya populasi penduduk.
Tak terkesampingkan, dampak secara langsung
dari pertumbuhan penduduk antara lain adalah meningkatnya jumlah sampah
termasuk sampah plastik dan keterbatasan lahan untuk pengelolaan sampah. Hal
tersebut banyak ditemui di kota-kota besar di Dunia.
Maka guna mengurangi sampah diperlukan kedua masalah tadi dapat dimitigasi dengan
baik. Salah satunya adalah pengelolaan sampah berbasis kolaborasi yang
berpotensi meningkatkan sirkular Ekonomi,
ujar Yuki M.A Wardhana
Ketua Umum Indonesian Environmental
Scientist Association (IESA) pada
pembukaan Webinar “Limbah Plastik Pendukung Sumberdaya
Ekonomi Sirkular Menuju Indonesia Hijau”.
Menurut Prof.
Made Sudiana Mahendra dari Universitas Udayana, terdapat
tantangan dalam penerapan pengelolaan sampah berbasis kolaborasi. Tantangan
tersebut terutama kesiapan rantai pasok sampah untuk menjadikan sampah sebagai
komoditi untuk membangkitkan sirkular Ekonomi.
Faktor budaya mengelola sampah plastik oleh masyarakat dan memasukkan
pengelolaan sampah dalam rantai pasok produsen dapat menjadi salah satu faktor
utama dalam membangkitkan sirkular Ekonomi dari sampah.
Nurdiana Darus, Head of Corporate Affairs and
Sustainability PT Unilever Indonesia,Tbk., pada acara Webinar, menyampaikan, “Di Unilever, kami percaya bahwa plastik
memiliki tempatnya sendiri dalam Ekonomi, tetapi tidak di lingkungan. Untuk
itu, kami menerapkan komitmen jangka panjang untuk turut berkontribusi dalam
mengatasi permasalahan sampah plastik mulai dari hulu hingga hilir rantai
bisnis kami, termasuk dalam mendorong penerapan Ekonomi sirkular sehingga plastik bisa memiliki manfaat Ekonomi dan tidak
berakhir mencemari lingkungan.”
Nurdiana Darus menambahkan, bahwa kolaborasi adalah kunci penting dalam
kesuksesan penerapan Ekonomi sirkular,
“Dengan semangat #MariBerbagiPeran, kami sangat antusias bisa bergabung dalam webinar ini untuk bertukar ide dan
inisiatif, berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan di bidang
permasalahan sampah plastik, dari mulai Pemerintah, akademisi, hingga
masyarakat luas. Hal tersebut sejalan dengan strategi Unilever secara global
yang bertajuk “The Unilever Compass.”
“Pendekatan pengelolaan sampah yang ada saat
ini cukup mendukung. Ada tiga pendekatan, yaitu minim sampah (less waste), pelayanan dan teknologi dan sirkular Ekonomi. Khusus sirkular ekonomi, konsep dasarnya adalah
persoalan sampah dapat diselesaikan dengan menjadikan sampah sebagai sumber
daya serta pertumbuhan Ekonomi dapat tumbuh dengan baik. Konsep sirkular Ekonomi adalah pemikiran paling
ideal karena Indonesia membutuhkan pertumbuhan Ekonomi sebagai Negara yang
sedang menuju Negara maju”, ujar Ari Sugasri, Kasubdit Sampah Spesifik dan Daur Ulang KLHK RI.
“Menjaga Bumi dan memitigasi resiko terhadap Bumi
yang ditimbulkan oleh sampah tidak hanya menjadi kewajiban Pemerintah.
Kolaborasi dengan seluruh pihak menjadi sangat penting. Kolaborasi yang apik
akan menciptakan manfaat Ekonomi dan mewujudkan sirkular Ekonomi sehingga dapat membantu tekanan Ekonomi yang
melanda masyarakat saat ini”, tutup Yuki M.A Wardhana.
Keterangan foto:
Ari Sugasri, SH
Nurdiana Darus
[]Andriza Hamzah
Bahan tulisan & Photo : Alchmey
Communications
Keterangan photo :
Photo 1 : Nurdiana Darus Photo 2 : Ari Sugasri, SH
Bulan suci Ramadan adalah momen yang sangat spesial. Untuk mendukung kenyamanan dalam melaksanakan ibadah dengan nyaman, KOHLER, merek peralatan dapur dan kamar mandi terkemuka di Dunia, menyampaikan pemberian hibah enam unit KOHLER Rivlet Cabinet untuk ruang VVIP di Masjid Istiqlal Jakarta. Hibah ini menegaskan komitmen KOHLER untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat Indonesia […]
Memperingati ‘Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak’, Dewan Riset Daerah Prov. DKI Jakarta (DRD Jakarta) bekerjasama dengan Kajian Pengembangan Perkotaan Sekolah Kajian Strategik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia, menyelenggarakan webinar publik. Acara mengangkat tema “Perempuan Bicara tentang Perempuan: Peran Perempuan dalam Ketahanan Ekonomi Rumah Tangga selama Masa Pandemi Covid-19 di Daerah Perkotaan”, khususnya di […]
Perseroan terbatas, Sarinah, yang bergerak di bidang ritel, properti, dan perdagangan, serta berperan penting sebagai wadah para pelaku industri kreatif Tanah Air untuk menampilkan karya dan produk terbaik ke publik, setelah menandatangani secara resmi kerjasama dengan Dufry International AG pada Februari tahun, ini di penghujung bulan November 2022, mulai membuka untuk umum gerai bebas bea […]