Catatan menawan yang dapat dipetik dan pastinya tantangan terbesar di era Artificial Intelligence (AI), kiranya bukan lagi menghasilkan ide, melainkan memastikan ide tersebut mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Karena itu, kemampuan memahami permasalahan menjadi sama pentingnya dengan penguasaan teknologi. Design Thinking pun menjadi fondasi untuk mengembangkan inovasi berbasis STEM dan AI yang relevan dan berdampak. […]
Pada anak-anak,
terutama, upaya mengoreksi kondisi stunting
–kurang gizi kronis disebabkan oleh
kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama hingga mengganggu
pertumbuhanpada anak — adalah dengan memastikan kecukupan gizi dan protein.
Salah satunya adalah memilih konsumsi ikan Nila atau Oreochromis niloticus.
Dinyatakan oleh Kepala
Balai Uji Standar Karantina Ikan (BUSKIPM), Woro Nur Endang Sariati, untuk itu kecukupan gizi pada setiap asupan harus
dipastikan adanya kandungan protein dalam setiap variasi menu makan anak.
“Kandungan protein
dalam ikan sangat tinggi dan bagus untuk pertumbuhan anak dan
pemulihan anak-anak yang mengalami stunting.
Salah satunya adalah ikan Nila, yang tergolong mudah didapat dan digemari
masyarakat,” kata Woro dalam salah satu rangkaian acara “Bulan Mutu Karantina” di Jatinegara,
Jakarta Timur, Jumat (30/4/2021).
Lebih rinci Woro
menjelaskan, dalam “Bulan Mutu Karantina”
kali, ini BUSKIPM dan stakeholder
perikanan berupaya mendorong kebutuhan gizi masyarakat Jakarta Timur pada tujuh
Kelurahan yaitu Cipinang besar utara, Cipinang Besar Selatan, Cipinang Muara,
Bidara Cina, Kampung Melayu, Kelurahan Pondok Kelapa dan Kelurahan Pulogebang.
“Kami membagikan
paket bantuan ikan Nila beku sebanyak 1.000 paket kepada
anak-anak stunting sesuai data
dari Puskesmas masing-masing kelurahan. Pemilihan ikan ini juga merupakan hasil
koordinasi dengan Dinas KPKP, yang dinyatakan bahwa ikan yang mayoritas
dikonsumsi masyarakat sekitar adalah ikan Nila karena dagingnya tebal dan
durinya hanya ada di tengah saja,” katanya.
Kian menarik pada kegiatan
menawan, ini adalah sekaligus sebagai
bentuk sosialisasi kepada masyarakat wilayah Kota Jakarta Timur bahwa ikan
merupakan salah satu bahan pangan dengan kandungan protein yang
yang cukup baik untuk pertumbuhan anak-anak dan mencerdaskan karena mengandung omega 3. Serta sangat bagus untuk
peningkatan imunitas di masa pandemi seperti
sekarang ini.
Rincian kebaikan dari
ikan Nila, berangkat dari penelitian yang dilakukan, Ahli Gizi Sitti Hikmawatty menyatakan walau pun
lebih rendah dibandingkan ikan laut perairan dalam, ikan Nila juga memiliki
kandungan omega 3, dan dalam satu ekor ikan Nila mengandung protein, asam folat, vitamin B12, fosfor, selenium, dan kalium. Kandungan
protein, mineral dan lemak tak jenuh
pada ikan Nila, sangat bagus untuk
kesehatan,” tuturnya, saat dihubungi terpisah.
Menurut literatur, terinci ada beberapa manfaat
yang bisa didapat dari rutin mengonsumsi ikan Nila.
“Kandungan asam
lemak omega 3 pada ikan Nila, dapat
membantu menjaga kadar kolesterol tubuh.
Selain itu, kandungan ini juga bisa membuat otot lebih baik dalam merespons hormon insulin. Dengan begitu, kandungan
Nila juga bisa memberi dampak yang baikI pada pengidap penyakit diabetes. Juga bisa membantu menjaga
kesehatan otak. Hal ini berkat kandungan asam lemak dan Kalium pada ikan Nila yang disebut bisa meningkatkan fungsi otak
serta saraf,” pungkasnya.
Selenium dalam ikan
memiliki fungsi menstimulasi vitamin E dan vitamin C yang baik untuk kesehatan
kulit. Antioksidan yang satu ini bisa membantu mencegah kerusakan sel yang bisa
terjadi karena paparan radikal bebas berlebih. Hal itu bisa memicu munculnya
tanda-tanda penuaan, seperti keriput, kulit kendur, serta muncul bercak hitam
di wajah.
Lantas, protein dalam
ikan juga bisa membuat kamu merasa kenyang lebih lama dan membantu penyembuhan
jaringan yang rusak dan menjaga keseimbangan hormon.
Tentu, beriring dengan
membagikan ikan ke masyarakat juga untuk menggerakkan perekonomian mikro.
“Karena itu yang kita bagikan adalah ikan lokal bukan impor. Dengan
membeli ikan hasil budidaya berarti ikut mendukung peningkatan budidaya
ikan di indonesia,” ujar Woro.
[]Natasha Diany
Photo
: ND
Keterangan Photo 2 :
Penyerahan Paket Bantuan oleh Kepala Balai Uji
Standar Karantina Ikan (BUSKIPM), Woro Nur Endang Sariati
Pernah membayangkan bagaimana kondisi udara 20 atau 30 tahun mendatang? Saat generasi penerus Anda tumbuh besar dan menjalani hidupnya? Tidak bisa dipungkiri, berbicara mengenai masalah polusi udara tentu saja bukan sekadar mengenai paparan zat kimia yang kita hirup, sesak napas atau batuk, tetapi terkait dengan tentang masa depan anak. Di mana anak sebagai generasi penerus […]
Berada di Dunia kerja, di tengah ragam keindahan didapat dan merasakan kebahagiaan, kiranya juga di sana ada perilaku kurang menyenangkan yaitu perundungan (bullying) yang dialami beberapa pekerja, entah dari teman sesama kerja atau bahkan Pimpinan. Tentu menjadi keresahan tersendiri bagi pekerja yang mengalami atau mendapat perundungan. Beranjak dari sana, dan dalam Menyambut Hari Toleransi Sedunia, […]
Stroke merupakan salah satu gangguan yang dikenal masyarakat, sebagai kondisi medis serius yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu. Hal ini dapat terjadi akibat penyumbatan pada pembuluh darah (stroke iskemik) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Hal yang mengkhawatirkan, stroke seringkali terjadi secara tiba-tiba, tapi sudah dalam keadaan parah. Hal ini akan membuat penderitanya kesulitan berbicara atau […]