Menyambut Ramadan dan Lebaran, IKEA Indonesia menghadirkan kampanye “Rayakan, Mulai dari Rumah”. Momen ini mengangkat rumah sebagai titik awal berbagai perayaan. Dalam konteks Ramadan dan Lebaran, “Rayakan, Mulai dari Rumah” hadir melalui inspirasi dan solusi rumah yang membantu keluarga merayakan kebersamaan dengan cara yang lebih dekat, hangat, dan sesuai dengan kehidupan sehari-hari. “IKEA selalu berupaya […]
Sering terjadi,
keterpikatan wanita, hingga cintanya semakin
menggelora, apabila pria pasangannya mau
memperhatikan apa-apa saja yang disukainya.
Tak bisa dikesampingkan, dalam
banyak kasus, faktor penampilan yang tak
berkenan, bisa membuat wanita kehilangan selera. Apalagi, secara
harafiah, begitu menurut Dr. Ruddy
Herlan Dharmawan, konselor seks di Jakarta, wanita menyukai pria yang
bersih, rapi, sedikit wangi, dan yang juga sangat penting, sehat .
Untuk itu, pria perlu menjauhkan beberapa hal yang dapat
membuat wanita, jangankan bergairah dan
mencapai puncak orgasme, tetapi kehilangan selera.
Jangan sampai si dia berpaling karena Anda, pria yang termasuk sepuluh
kriteria buruk di bawah ini :
1. Sindrom Tubuh
Berotot
Berolahraga hanyalah mimpi bila tidak dilakukan secara rutin dan tak berimbang. Ingin berpenampilan dan bergaya bak aktor laga tetapi malah aneh. Tubuh yang dimiliki kurus tidak berisi, sementara leher kekar, atau sebaliknya sehingga tidak proposional.
2. Warna Kulit Berkesan Kumuh
Warna kulityang alami — cokelat atau pun agak hitam — disukai, tetapi tentu berbeda dengan kulit gelap sebab disengaja dengan cara berjemur di bawah terik matahari. Bisa berkesan kumuh dan lusuh
3. Rambut Rontok
Suka membelai rambut kepala pasangan sebagai ekspresi rasa sayang, tak hanya pria yang suka melakukan, tetapi wanita pun suka. Namun hati wanita jadi kecewa ketika rambut yang acap dibelai, mulai rontok padahal usia belum waktunya
4. Ketombe
Butir-butir ketombe yang berjatuhan di sekitar bagian pundak kemeja, akan menakutkan wanita yang duduk berdekatan karena dipikir segera menular. Jangankan berdekapan, berdekatan saja telah membuat wanita merasa gatal di bagian kepala begitu melihat ketombe
5. Rambut Hidung
Hal yang
yang membuat Anda
nampak buruk, adalah ketika
mulai keluarnya rambut dari lubang hidung. Seakan-akan menimbulkan rasa geli dan mengundang bersin bila saat berdekapan dengan pasangan
6.
Aroma Mulut Tak Sedap
Sesuatu yang sangat menyedihkan. Dari rongga mulut menebar bau tak sedap dan warna gigi juga menguning bahkan terselip sisa makan. Itu membuyarkan konsentrasi bicara. Sekali pun hanya senyum lebar tetapi tetap memperburuk keadaan.
7. Kuku Kotor
Pekerjaan kantor ada kalanya membuat kuku menjadi menghitam karena terkena tinta, atau oli mobil, yang dapat membuat jijik apalagi ketika memegang penganan
8.
Perut Buncit
Akibat kurang gerak dan olahraga atau sebab makanan dan minuman, tak sedikit mengakibatkan perut membuncit yang dapat membuat wanita berpikir sedang berhadapan dengan badut
9. Bau Kaki
Wanita kadang sering melakukan hal-hal di luar dugaan, seperti misal memeluk kaki pasangan. Sementara pria pasangan yang setelah seharian bekerja keras, kaki berada di tempat yang penuh keringat, bisa mungkin menimbulkan bau aroma tak sedap
10. Aroma Aftershave
Karena terburu-buru, pilihan minyak wewangian yang kurang tepat, malah aroma yang ditebarkan — seperti — bau minyak goreng .
Communication, however, is always to way street; not only what are you doing as a speaker, but what they are doing as a listener is critical. Kalimat dari Dr. Howard G. Hendricks di atas, seorang Profesor sekaligus penulis beragam buku yang berkaitan dengan rumah tangga serta seks, membuktikan bahwa hubungan suami isteri dalam rumah tangga […]
Mobilitas yang dinamis di kalangan masyarakat kota-kota besar bisa menjadi salah satu pemicu timbulnya problem infertilitas pada pria. Banyak pria menikah di usia matang yang kemudian kesulitan memiliki keturunan. Apakah hal ini disebabkan karena faktor usia ? Menikah di usia matang atau di atas 35 tahun merupakan hal biasa yang terjadi di Kota besar, termasuk […]
Sebagai mahluk sosial, kita terkadang melupakan pentingnya untuk memikirkan atau mencintai diri sendiri, karena dianggap dapat menumbuhkan sifat selfish atau egois pada diri. Padahal mencintai diri sendiri itu tergolong hal penting agar dapat menikmati hidup yang lebih baik. Dikatakan, mencintai diri adalah penghargaan kepada diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis […]