Tentu gerakan menawan dilakukan IKEA Indonesia. Enam bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, IKEA Indonesia melalui program “Matching Donations” menyalurkan bantuan kepada 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka atau seluruh jumlah keluarga di desa tersebut. Jumlah penerima manfaat ini meningkat dari rencana awal 100 keluarga setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan memahami […]
Bagi penikmat musik Tanah Air, nama Alif Maulana mulai
melekat dan semakin familiar sebagai Penyanyi solo. Kehadiran musisi
muda berbakat asal Indonesa, ini dipastikan segera meramaikan industri musik di Tanah Air,
karena tak hanya pesona suara yang dimiliki, tetapi Alif
Maulana menggenggam sejumlah kelebihan sehingga mampu memukau banyak orang.
Single terbarunya yang baru
diluncurkan, “Couldn’t Care Less”, merupakan single
kedua Alif, demikian sapaan akrabnya,
dari album debutnya, “Expedition”,
berkisah tentang perasaan seseorang yang diremehkan saat berusaha mengejar
impian, dan bagaimana seseorang ingin mengejar mimpinya tapi banyak yang
meremehkan dan meragukan keputusannya. Begitu pun dia tidak peduli apa yang dikatakan orang dan
tetap menjalankan apa yang dia percaya.
Proses pembuatan “Couldn’t Care Less”
berlangsung secara bertahap dan melalui banyak proses kurasi, bermula dari jam session gitar dan bass yang dilakukan Alif bersama seorang
temannya di tahun 2017 yang direkam di handphone
dalam durasi yang pendek.
Berawal dari menginjak tahun 2021, Alif mendengarkan kembali rekaman lama, ini dan teringat pada sebuah lirik yang dibuatnya di tahun 2016, yang merupakan hasil inspirasi oleh musik dati Stevie Wonder, Maroon 5, Toto, The Police, dan Gugun Blues Shelter. Dari sana, kemudian Alif memasukkan lirik tersebut menjadi melodi lagu yang kemudian ia produksi sendiri, dan dibantu (co-produced) oleh salah seorang musisi Indonesia, Caesar Rizal (Soulvibe).
Proses produksi lagu “Couldn’t Care Less” yang memakan waktu sekitar 3 bulan, berirama upbeat pop/rock disertai elemen blues dan funk, ini akan membuat pendengaran penikmat musik lantas bergoyang mengikuti irama lagunya.
Catatan menarik dari Penyanyi muda yang lahir
dan dibesarkan di Jakarta, mulai tampil
di panggung musik sejak usia 6 tahun. Sejak itu, ia tidak pernah berhenti
melantun. Bahkan untuk lebih memantapkan langkah di Dunia musik, Alif kemudian memperdalam musik di Birmingham,
Inggeris.
Di sana Alif menjadi bassist dan mengaransemen musik untuk The Clinks, sebuah band lokal di Inggeris. Di bawah
manajemen Glowing Management yang berpusat di Inggeris, single perdana Alif, “Hopes & Dreams”, membahana, masuk playlist Spotify “Fresh Finds
Indonesia”.
Sarjana musik lulusan Birmingham City
University, ini pun bekerja keras mengembangkan penggemarnya di Indonesia, Inggeris
dan seluruh Dunia.
Pada masa pandemi,
kiranya tidak menjadi hambatan dirinya untuk berhenti berkarya. Malah, dimanfaatkan
dengan menulis, merekam dan memproduksi musik-musik baru dan bekerja secara
jarak jauh dengan artis-artis Internasional. Alif tidak sabar untuk memulai
membagikan lagu-lagunya kepada para penggemarnya.
Penikmat muisk, lagu “Couldn’t Care Less”
dapat didengar di Spotify, Apple Music, Joox, Deezer, Youtube Music, dan berbagai Streaming Service lainnya mulai 16 Juli
2021.
DAYA Indonesia Performing Arts Academy, sarana Pendidikan musik yang didirikan oleh Ibu Prof. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, M. Th., A.Mus.D., terletak di kawasan Jakarta Selatan, sukses mengadakan acara ramah tamah dengan tajuk “Afternoon Tea & Music”. Acara menawan yang diselenggarakan pada minggu pertama bulan Juli 2022 lalu, dan di buka dengan kata sambutan dari Ibu […]
Sajian pentas teater terkini“Di Tepi Sejarah” seri monolog yang diprakarsai oleh Happy Salma dan Yulia Evina Bhara selaku Produser dari Titimangsa Foundation dan KawanKawan Media, merupakan kerja bersama dengan Direktorat Perfilman, Musik dan Media Baru Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia, tak hanya layak dinikmati. Lebih dari itu, goresan Sejarah sangat lekat. Menceritakan […]
Para penggemar, Gen Z – di antaranya yang utama –, bersiaplah melihat penampilan wow sekaligus menikmati suara SuperM, K–pop supergrup asal Korea. Bahkan, bertatap muka! Adalah Prudential Corporation Asia (Prudential), yang menghadirkan kembali SuperM, K-pop supergrup asal Korea, sebagai lanjutan dari kampanye ‘We DO Well Together’ dalam acara “PrudentialXSuperM We DO Virtual Concert & Fan […]