Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Bagi penikmat musik Tanah Air, nama Alif Maulana mulai
melekat dan semakin familiar sebagai Penyanyi solo. Kehadiran musisi
muda berbakat asal Indonesa, ini dipastikan segera meramaikan industri musik di Tanah Air,
karena tak hanya pesona suara yang dimiliki, tetapi Alif
Maulana menggenggam sejumlah kelebihan sehingga mampu memukau banyak orang.
Single terbarunya yang baru
diluncurkan, “Couldn’t Care Less”, merupakan single
kedua Alif, demikian sapaan akrabnya,
dari album debutnya, “Expedition”,
berkisah tentang perasaan seseorang yang diremehkan saat berusaha mengejar
impian, dan bagaimana seseorang ingin mengejar mimpinya tapi banyak yang
meremehkan dan meragukan keputusannya. Begitu pun dia tidak peduli apa yang dikatakan orang dan
tetap menjalankan apa yang dia percaya.
Proses pembuatan “Couldn’t Care Less”
berlangsung secara bertahap dan melalui banyak proses kurasi, bermula dari jam session gitar dan bass yang dilakukan Alif bersama seorang
temannya di tahun 2017 yang direkam di handphone
dalam durasi yang pendek.
Berawal dari menginjak tahun 2021, Alif mendengarkan kembali rekaman lama, ini dan teringat pada sebuah lirik yang dibuatnya di tahun 2016, yang merupakan hasil inspirasi oleh musik dati Stevie Wonder, Maroon 5, Toto, The Police, dan Gugun Blues Shelter. Dari sana, kemudian Alif memasukkan lirik tersebut menjadi melodi lagu yang kemudian ia produksi sendiri, dan dibantu (co-produced) oleh salah seorang musisi Indonesia, Caesar Rizal (Soulvibe).
Proses produksi lagu “Couldn’t Care Less” yang memakan waktu sekitar 3 bulan, berirama upbeat pop/rock disertai elemen blues dan funk, ini akan membuat pendengaran penikmat musik lantas bergoyang mengikuti irama lagunya.
Catatan menarik dari Penyanyi muda yang lahir
dan dibesarkan di Jakarta, mulai tampil
di panggung musik sejak usia 6 tahun. Sejak itu, ia tidak pernah berhenti
melantun. Bahkan untuk lebih memantapkan langkah di Dunia musik, Alif kemudian memperdalam musik di Birmingham,
Inggeris.
Di sana Alif menjadi bassist dan mengaransemen musik untuk The Clinks, sebuah band lokal di Inggeris. Di bawah
manajemen Glowing Management yang berpusat di Inggeris, single perdana Alif, “Hopes & Dreams”, membahana, masuk playlist Spotify “Fresh Finds
Indonesia”.
Sarjana musik lulusan Birmingham City
University, ini pun bekerja keras mengembangkan penggemarnya di Indonesia, Inggeris
dan seluruh Dunia.
Pada masa pandemi,
kiranya tidak menjadi hambatan dirinya untuk berhenti berkarya. Malah, dimanfaatkan
dengan menulis, merekam dan memproduksi musik-musik baru dan bekerja secara
jarak jauh dengan artis-artis Internasional. Alif tidak sabar untuk memulai
membagikan lagu-lagunya kepada para penggemarnya.
Penikmat muisk, lagu “Couldn’t Care Less”
dapat didengar di Spotify, Apple Music, Joox, Deezer, Youtube Music, dan berbagai Streaming Service lainnya mulai 16 Juli
2021.
Di tahun 2020, ini Levi’s®, inventor celana jeans paling berpengaruh di industri fesyen Dunia, menggelar kembali Levi’s® Band Hunt 2020. Acara mengusung tema #mainkansemangatmu, yang dihadirkan dalam format berbeda, Levi’s® mengundang sekaligus mengajak para alumni Levi’s® Band Hunt untuk terus berkarya di tengah situasi dan tantangan yang dihadapi saat ini. Agar karya indah para musisi […]
Tujuan indah Tepatnya, guna menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih produktif, penuh energi, semangat dan optimis dalam menjalani hari, Kratingdaeng, minuman energi untuk tingkatkan stamina secara resmi hadirkan kampanye #BebaskanEnergimu hasil kolaborasi dengan NOAH, grup musik terdepan di Tanah Air Dalam menjalani proses menuju sukses, Kratingdaeng percaya bahwa yang dibutuhkan adalah semangat dan optimisme dalam kehidupan. Kesuksesan adalah […]
DAYA Indonesia Performing Arts Academy (DAYA), merupakan Sekolah Pertunjukan Tari, Musik dan Drama, yang didirikan oleh Prof. Dr. Tjut Nyak Deviana Daudsjah D.TH., A.MUS.D, pada tahun 2001, dengan kurikulum Jerman yang beliau kembangkan sendiri, tidak henti bertebar pesonanya, dari aktivitas menawan terkait Kesenian. Mengukir keindahan itulah yang kemudian lekat mendalam pada DAYA. Dan sarana […]