Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Indonesian Cancer Information and Support Center Association (CISC) meluncurkan buku berjudul ‘Panduan Navigasi Bagi Pasien Kanker Payudara’. Buku panduan informatif dan praktis ini berisi navigasi yang dibutuhkan oleh pasien kanker, khususnya kanker payudara, dalam perjalanan maupun pengetahuan kontinum perawatan kanker di Indonesia.
Ketua Umum CISC, Aryanthi Baramuli Putri , SH.,MH, di acara peluncuran buku “Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara”, berlangsung pada Senin, 28 November 2022, mengatakan sangat apresiasi atas bantuan semua pihak, sehingga buku ‘Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara’ dapat diluncurkan secara digital yang mudah diakses oleh siapa saja.
“Buku ini merupakan persembahan kami sebagai organisasi pasien , mengingat di Indonesia, mayoritas pasien kanker payudara yang datang ke rumah sakit terdiagnosis pada stadium lanjut. Di samping itu, banyak tantangan yang dihadapi pasien dan keluarganya untuk mendapatkan akses ke pengobatan kanker secara medis dan tepat waktu, maka kami berharap buku ini dapat turut membantu mengatasi masalah yang dihadapi pasien kanker dan keluarganya,” kata Aryanthi Baramuli Putri.
Sementara itu, Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD, KEMD, Ph.D, di acara dengan Moderator Pratiwi Astar menyampaikan, buku “Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara” telah terselesaikan dengan baik.
“Ini merupakan petunjuk tentang salah satu upaya berbasis komunitas guna mengatasi hambatan yang dihadapi pasien agar dapat memperoleh akses tepat waktu ke seluruh rangkaian perawatan kanker payudara. Oleh karena itu, saya sangat menyambut baik terbitnya buku ini dengan harapan upaya ini menjadi langkah bersama untuk mengintegrasikan pelayanan kanker yang berkualitas dan tentu pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup pasien kanker payudara,” katanya.
Buku ‘Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara’ terdiri dari enam bab, yang diperkaya dengan hasil wawancara tim penulis dengan para pakar, berisi tentang tujuan, sasaran, ruang lingkup pasien navigator; kebijakan dan strategi; etika navigasi pasien serta hak dan kewajiban pasien; konsep dasar navigasi pasien; pengorganisasian dan sistem rujukan; dan monitoring dan evaluasi.
“Panduan ini dilengkapi dengan lampiran tentang sekilas kanker payudara, sebaran Dokter Spesialis Onkologi dan rumah sakit layanan kanker, sehingga menjadi lebih informatif dan praktis, juga dapat menjadi panduan umum serta memberikan motivasi bagi siapa saja, baik yang berlatar belakang medis mau pun awam, termasuk para penyintas kanker yang ingin menjadi Navigator Pasien kanker payudara atau sekadar untuk menambah pengetahuan,” tambah Aryanthi Baramuli Putri.
Sementara itu, DR. Lestari Moerdijat, SS, MM, Wakil Ketua MPR RI menyampaikan, kanker payudara menempati urutan kedua penyebab kematian akibat kanker dengan persentase 9,6 persen. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian dan kematian akibat kanker payudara adalah rendahnya tingkat kesadaran masyarakat untuk deteksi dini sendiri (SADARI) dan klinis (SADANIS).
“Pekerjaan rumah kita semua adalah sosialisasi dan edukasi terkait pencegahan, pemeriksaan, penanganan dan pengobatan berkelanjutan. Buku berjudul ‘Panduan Navigasi Bagi Pasien Kanker Payudara’ merupakan inisiatif komunitas untuk memberi pemahaman dan panduan praktis demi penanganan kanker sejak dini,” ujar Lestari Moerdijat.
Dalam diskusi peluncuran buku ini, Prof. Dr. dr. Soehartati Argadikoesoema Gondhowiardjo, Sp.Rad (K),Onk.Rad, Guru Besar dan Dokter Spesialis Onkologi Radiasi, Departemen Radioterapi, Rumah Sakit (RS) Cipto Mangunkusumo, mengatakan, “Saya menyambut baik hadirnya buku ‘Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara’ ini. Sebab salah satu tugas penting Navigator Pasien adalah mempermudah pasien dalam mengakses pelayanan kesehatan demi menuju peningkatan kualitas hidup yang tinggi dari pasien.”
“Dalam pelaksanaan program Navigasi Pasien perlu adanya dukungan kebijakan dan strategi, mengingat Program Navigasi Pasien yang efektif akan tercapai jika didukung komitmen pemangku kebijakan dan pemangku kepentingan lain dengan pendekatan kesehatan masyarakat, melalui integrasi layanan Navigasi Pasien dalam sistem layanan kesehatan nasional; ketersediaan layanan profesional serta pemberdayaan masyarakat; ketersediaan sarana dan prasarana; aksesibilitas setiap pasien yang memerlukan layanan navigasi; serta program layanan navigasi dilakukan mulai dari tingkat komunitas (masyarakat) hingga ke rumah sakit,” kata DR. Kemala Rita Wahidi SKp, Sp.Kep. Onk, ETN., MARS, FISQua.
Koordinator Support Group CISC, Lindawati Gunawan, menjelaskan, buku ini sangat membantu pasien selama pengobatan di Rumah Sakit.
Umumnya, navigator pasien terdiri dari para penyintas kanker payudara atau mereka yang peduli seperti dokter, tenaga kesehatan, keluarga penyintas atau pun relawan yang terlatih dan memiliki pengetahuan praktis tentang kanker payudara, kemampuan interpersonal dan komunikasi yang baik, sehingga menjadi jembatan penghubung antara kebutuhan medis dan emosional pasien.
Editor buku Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara, dr. Inez Nimpuno, MPS, MA, menyampaikan, Hadirnya buku ini merupakan bukti langkah nyata organisasi pasien, dalam hal ini CISC, sebuah kontribusi besar dari CISC dalam perjuangan bersama untuk mencapai kondisi ideal dimana pasien mendapatkan hasil terapi yang semaksimal dan sebaik mungkin.
Direktur Policy & Public Affairs Pfizer Indonesia, Bambang Chriswanto mengatakan, “Kerja sama Pfizer dengan CISC dalam pembuatan buku ‘Panduan Navigasi bagi Pasien Kanker Payudara’, ini diharapkan dapat memandu Navigator Pasien, tenaga kesehatan non-medis maupun caregiver dalam perjalanan pengobatan dan perawatan pasien kanker payudara secara lebih baik, dan tetap menjaga kualitas hidup yang baik dengan perawatan dan terapi inovatif kanker yang terbaru, berkualitas tinggi dan tersedia di Indonesia.”
‘Parno’, penggalan kata dari Paranoid atau Paranoia, bakal disandang oleh orang yang berperilaku : curiga terhadap orang di sekitarnya, bahkan pasangan hidupnya, secara berlebihan. Dan, tanpa alasan. Prof. Dr. Zakiah Daradjat dalam bukunya bertajuk,”Kesehatan Mental”, paranoia dipaparkan sebagai salah satu penyakit jiwa, penyakit ”gila kebesaran” atau “gila menuduh orang”. Penyakit ini tidak banyak terjadi, dan […]
Sebagai bentuk dukungan pada upaya pencegahan dan mengatasi pandemi COVID-19, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. memberikan bantuan sosial berupa Alat Pelindung Diri (APD) kepada tenaga medis di 39 rumah sakit di Jabodetabek, Semarang dan Yogyakarta. Total APD yang disalurkan sebanyak 1517 set berupa bantuan paket APD dan paket APD + anti Covid-19 kit. Direktur Bisnis […]
Catatan tersendiri, lebih dari 2.500 Siswa dan Guru berhasil menyelesaikan program — merupakan — kolaborasi antara Persada Capital Investama, Adaro Foundation, Ruangguru (ILF) dan Indonesia Teaching Fellowship (ITF). Sebaris kalimat indah, 80% Siswa penerima beasiswa diterima Perguruan Tinggi Negeri (PTN), untuk selanjutnya mereka beroleh beasiswa, dan bimbingan selama satu tahun. Untuk program ILF, diikuti oleh […]