Sebagai bagian dari upaya untuk mewujudkan kepedulian terhadap pemudik Idul Fitri 2025, Kalbe — PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu Perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara — melalui Entrostop dan Promag menggelar Emergency STOOOOOP! dengan membagikan produk kesehatan pencernaan senilai lebih dari Rp 1 miliar di jalur […]
Dalam mengatasi krisis iklim yang sedang berlangsung dan mengembangkan ekonomi sirkular, tidak diragukan lagi, adalah salah satu tantangan terbesar dan yang paling mendesak saat ini.
Adalah Samsung Electronics, mengambil langkah aktif untuk membuat perbedaan bagi keberlanjutan lingkungan saat, ini dan untuk generasi mendatang. Demikian dikatakan Sangho Jo, President CEO of Samsung Electronics, Southeast Asia and Oceania.
Lanjutnya, “Dengan keunikan dari ukuran dan kompleksitas bisnis kami, kami meyakini ukuran dan skala Perusahaan berarti investasi berkelanjutan kami dalam kesehatan lingkungan memiliki peluang untuk memberikan dampak yang signifikan.”
Berpijak dari sanalah, pada bulan September 2022, Samsung Electronics mengumumkan strategi lingkungan hidup global terbaru dalam mengatasi perubahan iklim secara holistik sebagai sebuah organisasi.
Ada pun pendekatan baru terhadap lingkungan mencakup segala sesuatu mulai dari komitmen untuk mencapai nol emisi (net zero) di seluruh Perusahaan pada tahun 2050, memperluas penggunaan energi terbarukan, dan investasi strategis dalam teknologi baru yang berkelanjutan, untuk menciptakan planet yang lebih baik dan lebih sehat untuk semua.
Strategi terbaru, ini didasarkan pada upaya Samsung Electronics yang telah ada terkait perubahan iklim, yang secara signifikan memperluas cakupan program dan investasi yang akan datang.
Catatan, Samsung Electronics juga telah bergabung dengan RE100, inisiatifglobal untuk energi terbarukan korporasi, dan berencana untuk menjalankan semua operasi di luar Korea serta Divisi Device eXperience (DX) pada energi terbarukan dalam kurun waktu lima tahun. “Di sini, di Asia Tenggara dan Oseania (SEAO), kami telah on track untuk mencapai tujuan menyamakan jumlah penggunaan listrik dengan energi terbarukan pada tahun 2027”.
Lebih jauh Sangho Jo menjelaskan,”Kami berencana untuk meningkatkan sirkularitas sumber daya produk elektronik kami di sepanjang siklus hidup produk. Galaxy Z Fold4 dan Flip4 telah dirancang untuk menggabungkan plastik daur ulang dari jaring ikan terbengkalai, dan kami berencana menerapkannya ke lebih banyak produk. Kami juga akan menerapkan teknologi berdaya rendah pada model utama dari tujuh produk elektronik konsumen – smartphone, kulkas, mesin cuci, AC, TV, monitor, dan PC – untuk mengurangi konsumsi energy”.
Selain itu, direncanakan untuk memperluas cakupan sistem pengumpulan limbah elektronik yang saat, ini dari sekitar 50 Negara menjadi lebih dari 180 Negara pada tahun 2030. Pada waktu yang sama, berencana mengumpulkan 10 juta ton limbah elektronik kumulatif antara tahun 2009 dan 2030, salah satu target tertinggi di industri.
Praktik sadar lingkungan telah diterapkan di Samsung Service Center di seluruh wilayah, dengan sistem layanan konsumen global terintegrasi diterapkan di sebagian besar Samsung Service Center seiring upaya menuju bebas kertas. Dokumen konsumen yang berkaitan dengan perbaikan produk, catatan layanan, dan kuitansi kini dibagikan secara elektronik melalui pesan atau email.
Selain itu, konsumen di Australia, Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam sekarang menerima ponsel yang diperbaiki dalam kemasan berbahan ramah lingkungan. Contohnya di Australia, konsumen mendapat kemasan ramah lingkungan yang terbuat dari 96% bahan yang dapat didaur ulang dan dapat digunakan kembali menjadi dudukan ponsel dan meja.
‘Eco Box’ limbah elektronik juga tersedia di lebih dari 180 Samsung Service Center di SEAO saat, ini di kota-kota besar seperti Auckland, Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, dan Sydney, dan memungkinkan konsumen untuk dengan mudah memberikan ponsel lama mereka dan mendaur ulangnya dengan cara yang tepat.
Untuk mengurangi limbah elektronik, pelanggan juga dapat memilih untuk hanya mengganti suku cadang yang rusak dari produk mereka, daripada mengganti modul rakitan
Menandai usia ke-150 tahun berdiri dan kehadirannya di tengah masyarakat Dunia, FrieslandCampina, salah satu produsen produk-produk berbasis susu terbesar di Dunia, menyelenggrakan acara menawan. Catatan di balik perjalanan panjang ‘from Grass to Glass’, FrieslandCampina menjadi salah satu Perusahaan global dengan produk susu dan turunannya di Dunia yang sepenuhnya dimiliki oleh belasan ribu peternak sapi perah […]
Dikenal sebagai shampo anti ketombe no. 1 Dunia, dan sekali pun lekat di kehidupan masyarakat banyak Tanah Air, namun tidak sedikit di antaranya yang salah menyebutkan nama shampo ini. Maka sebuah acara yang digelar Head & Shoulders kali, ini ada yang berbeda dan ada keunikan. Di balik acara bertajuk “Satu Shampoku” #MoveOnBro, yang digelar pada […]
Kini, berhijab telah menjadi tren dan bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari wanita Indonesia. Beriring, penggunanya bertumbuh sangat pesat. Peningkatan jumlah di setiap tahun, dan hingga pada 2018 mencapai persentase 30% dari total keseluruhan penduduk wanita di Indonesia. Berhijab juga menjadi salah satu awal dari wujud komitmen perempuan dalam berhijrah untuk mencapai versi terbaik dari […]