World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Stunting dan malnutrisi lainnya masih jadi hal yang meresahkan bahkan mengkhawatirkan bagi banyak masyarakat. Hal, ini kiranya terkait disebabkan oleh gangguan gizi yang bisa dimulai dari dalam kandungan Ibu hingga anak berusia 2 tahun (1.000 hari pertama kehidupan anak).
Berdasarkan data Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) yang diadakan pada 2021 oleh Kementerian Kesehatan, Badan Pusat Statistik (BPS), dan Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil (Stunting) Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, angka prevalensi stunting secara Nasional pada 2021 mencapai 24,4 persen, menurun sebesar 1,6 persen per tahun dari 27,7 persen tahun 2019.
Angka ini masih jauh untuk mengejar target sebesar 14 persen pada 2024.
Berbagai upaya bersama sudah dilakukan untuk memperbaiki status gizi kita dan upaya ini sudah mulai menunjukkan hasil, tapi masih perlu didorong supaya makin cepat mencapai target.
PT Urchindize Indonesia produsen Crystal of the Sea, produk food powder sehat dalam kemasan yang berbahan dasar hewan laut, yakni udang dan ikan teri, berkomitmen untuk berkontribusi dalam upaya bersama mengatasi stunting di Indonesia.
Crystal of the Sea berupaya mendukung Pemerintah dalam pencapaian target penurunan angka stunting dengan menghadirkan produk padat gizi, terjangkau, dan praktis, serta melalui berbagai kegiatan edukasi tentang pentingnya asupan gizi yang seimbang untuk memerangi stunting.
Bertepatan dengan peringatan Hari Gizi Nasional pada 25 Januari 2023, Crystal of the Sea mendorong upaya bersama untuk memerangi stunting dengan mengadakan talkshow bertema: “Upaya Bersama Mencegah Stunting”, menghadirkan Kenji Kusuma, Direktur Crystal of the Sea; Dr. dr. Dian Pratamastuti Sp.A., Dokter anak sekaligus pembicara kesehatan; serta Indria R Augustia, seorang konselor laktasi dan Makanan Pendamping ASI (MPASI).
“Dengan misinya menyediakan produk yang padat gizi dan terjangkau dengan bahan-bahan premium serta alami Urchindize Indonesia berkomitmen untuk ikut berkontribusi dalam upaya bersama untuk menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia,” kata Kenji Kusuma, Direktur Crystal of the Sea.
Menawan apa yang disampaikan oleh Dr. dr. Dian Pratamastuti, Sp.A., bahwa pemberian MPASI pada anak adalah fase ) yang sangat krusial bagi si kecil pada 1.000 hari pertama kehidupannya. Pemberian MPASI yang tepat akan berperan besar membantu si kecil tumbuh kembang secara optimal.
“Pada fase, ini anak-anak kita juga sedang belajar makan sendiri, mengeksplorasi indera-indera pengecap, penglihatan, dan peraba mereka, serta belajar mengenali tekstur makanan. Jadi sangat penting untuk MPASI yang tepat, mengandung gizi seimbang, sesuai pedoman gizi seimbang yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan, sehingga tumbuh kembang anak akan berlangsung dengan baik. Tapi tidak hanya seimbang, orang tua juga perlu lebih kreatif dalam menghadirkan menu makanannya supaya anak tidak bosan dan pada akhirnya pemenuhan gizi yang mereka butuhkan menjadi optimal,” kata Dr. dr. Dian Pratamastuti, Sp.A.
Bahan Makanan Premium & Alami
Produk-produk Crystal of the Sea mengandung protein hewani dan Omega-3 (DHA) yang tinggi, yang penting untuk perkembangan dan pemeliharaan otak serta sempurna untuk MPASI dan pencegahan stunting.
Ada juga produk seaweed powder dengan kandungan iodium dan asam folat yang bagus untuk Ibu hamil. Produk-produk Crystal of the Sea kaya akan Vitamin B6 yang dapat meningkatkan mood dan tinggi kalsium yang penting untuk dukungan dan perkembangan tulang.
Selain padat gizi, produk Crystal of the Sea mudah dan praktis dipakai mau pun disimpan. Dengan teknologi dehidrasi pada suhu rendah, produk ini bisa disimpan hingga dua tahun.
Merebaknya pandemi ditahun 2020 telah mengubah banyak aspek kehidupan sehari-hari masyarakat banyak, terutama pada aspek kesehatan. Di tahun 2021, ini kiranya menjadi titik tolak transisi di mana masyarakat perlahan mulai kembali beraktivitas dengan protokol kesehatanm bangkit dan bergerak maju di era normal yang baru. Meski saat, ini masih menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19, namun . […]
Demam berdarah dengue adalah penyakit virus yang ditularkan oleh nyamuk dengan penyebaran tercepat dan merupakan ancaman kesehatan masyarakat yang besar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah dengue adalah salah satu ancaman utama kesehatan masyarakat di Dunia. Di Indonesia sebagai salah satu Negara hiper-endemis. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2023 menyatakan bahwa terdapat total […]
Berada di Dunia kerja, di tengah ragam keindahan didapat dan merasakan kebahagiaan, kiranya juga di sana ada perilaku kurang menyenangkan yaitu perundungan (bullying) yang dialami beberapa pekerja, entah dari teman sesama kerja atau bahkan Pimpinan. Tentu menjadi keresahan tersendiri bagi pekerja yang mengalami atau mendapat perundungan. Beranjak dari sana, dan dalam Menyambut Hari Toleransi Sedunia, […]