Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Setelah dinanti, The Krankers hadirkan single ke-empat, “Oh Dear” pada tanggal 8 Mei 2024. Pesona rilis kali ini, The Krankers menghadirkan kembali rock n’ roll khas tahun 2000-an.
Tak lepas, karakteristik suara yang biasa ditemukan dari The Black Keys dan The Vines kiranya banyakmenginspirasi proses produksi band kuartet beranggotakan Noor Kamil (Vokal), Arya Novanda (Gitar, vokal), Febriansyah Nur (Bass), dan Pamungkas Jr (Drum).
Walau pun diproduksi bersama oleh seluruh anggota The Krankers, lagu “Oh Dear” ditulis dan dikomposisikan khusus oleh Arya Novanda. Sebagai pelengkap yang penting, proses mixing dipercayakan pada Rendy Kopay dan mastering dilakukan oleh Rhesa Aditya dari Endah N’ Rhesa. Visual art untuk proyek ini dipercayakan pada Khafid Wahyudi.
“Kami sangat bersemangat untuk berbagi ‘Oh Dear’ dengan para penggemar kami,” kata Noor Kamil, sang vokalis. Lanjutnya,”Ini adalah lagu yang sangat dekat dengan hati kami, dan kami tak sabar menikmatinya bersama-sama. Single ini adalah cuplikan dari album perdana kami yang akan datang, dan kami berharap semua yang mendengarkan dapat menantikan The Krankers dengan antusias.”
Melalui lirik lagu, The Krankers tak hanya bercerita namun juga melalui perwujudan musiknya. Gambaran paras pemeran utama yang menarik bagaikan hook yang catchy, cerita cinta yang manis seperti sentuhan nada yang melodik, hingga perasaan yang gamblang ala penampilan live pada produk rekaman suaranya.
Berbicara mengenai live performance, proses rekaman ini dilakukan secara organik untuk mengejar suara raw yang digemari seluruh anggota. Pendekatan ini seakan menjadi testamen akan akumulasi pengalaman para anggota yang terbilang veteran di industri musik. Mewujudkan lagu ini hanya dengan tiga jam brainstorming, dua kali take rekaman, dan semua itu dilakukan tanpa penggunaan metronome adalah rangkaian keputusan produksi yang tak sering diambil musisi yang masih mencoba-coba.
Single ini akan menjadi pengantar terakhir sebelum hadirnya album perdana mereka, sebuah penanda sejarah karier band tersebut yang akan tercatat tepat satu bulan sejak rilisnya lagu ini.
Belasan anak Indonesia berbakat berlaga di ajang kompetisi seni pertunjukan terbesar di Asia, Asia Performing Art Festival 2023 (APAF), yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand, pada 23-25 Juni 2023. Acara, ini hadir berkat kerja sama Arendi dengan Transinex untuk memberikan wadah bagi anak muda Indonesia yang ingin menyalurkan bakatnya di dunia seni pertunjukan. APAF memiliki misi […]
Untuk kamu atau siapa pun penyuka permainan Rhythm Idol bersiaplah menyambut kehadiran ‘K-POP The Show’, sebuah rhythm idol game ‘K-POP The Show’ g dikembangkan oleh STARLIKE dan diterbitkan oleh JStair, yang juga merupakan anak Perusahaan dari Woori-Net (115440), dan merupakan hasil kerjasama dengan SBS Medianet, merupakan game rhythm yang menampilkan musik idol K-Pop populer. Dari […]
DAYA Indonesia Performing Arts Academy, Sekolah Seni Pertunjukkan Tari, Musik dan Drama yang didirikan oleh Prof. DR. Tjut Nyak Deviana Daudsjah, D.TH, pada 22 tahun lalu, siap menghadirkan acara spesial melalui penampilan pelaku seni yang dibentuknya beberapa waktu lalu. Adalah TJNDD and Nava DAYA Swara, yang dibentuk untuk tujuan mempromosikan Vokal Grup dengan Harmonisasi Sopran, […]