Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Dalam mendorong inovasi, pengembangan ekonomi, dan pertumbuhan berkelanjutan, tidak terbantahkan Industri dan Perguruan Tinggi memiliki peran penting. Tentu menawan, karena dari kolaborasi antara kedua entitas ini dapat menciptakan sinergi yang kuat dan juga saling menguntungkan.
Dari sanalah lantas AXA Financial Indonesia (AFI) berkolarasi dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) memberikan kesempatan beasiswa bagi Mahasiswa Program Studi (Prodi) Aktuaria dan Prodi Matematika.
Tentu menarik. Dari beasiswa ini mencakup biaya pendidikan beriring pengembangan diri Mahasiswa terpilih guna mendalami Aktuaria sebagai ilmu dasar analisis risiko kegiatan keuangan layanan asuransi. Inisiatif ini menggarisbawahi komitmen AFI dalam memajukan industri asuransi melalui pengembangan profesional unggul di bidang Aktuaria.
Niharika Yadav, Presiden Direktur AXA Financial menjelaskan,”AXA Financial Indonesia menyambut antusias kesempatan berkolaborasi dengan FMIPA ITB, merupakan kampus yang dikenal telah menghasilkan lulusan terbaik di bidang Aktuaria. Keunggulan Akademis yang ditawatkan ITB serta pengetahuan praktis industri asuransi yang diberikan oleh AXA Financial Indonesia sebagai bagian dari Perusahaan global terkemuka akan memberikan keuntungan unik bagi para Aktuaris masa depan.”
“Melalui program beasiswa ini kami bermaksud untuk membekali Mahasiswa terpilih dengan keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan untuk menghasilkan profesional Aktuaris berkualitas yang sangat dibutuhkan untuk industri kami.”
Lanjutnya,”Berkaitan dengan hal itu, AXA Financial Indonesia sebagai bagian dari Perusahaan Asuransi global terkemuka akan memberikan keuntungan untuk bagi para Aktuaris masa depan. Jadi melalui program beasiswa ini kami bermaksud untuk membekali Mahasiswa terpilih dengan keterampilan dan keahlian yang dibutuhkan untuk menghasilkan profesional Aktuaris berkualitas yang sangat dibutuhkan untuk industri kami.”
Berdasarkan data Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), Indonesia baru memiliki sekitar 51 persen Aktuaris dari 3.000 jumlah Aktuaris yang ditargetkan untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri, khususnya industri asuransi baik umum maupun jiwa.[] Sampai dengan bulan Maret 2024, terdapat 532 orang yang memiliki gelar Fellow Society of Actuaries of Indonesia (FSAI) dan 285 orang yang menyandang gelar Associate of the Society of Actuaries of Indonesia (ASAI). Dengan demikian, terdapat 817 orang yang telah mengantongi gelar untuk berprofesi sebagai Aktuaris di Indonesia.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menekankan pentingnya mendorong kesiapan pelaku industri asuransi dalam meningkatkan kualitas layanan asuransi, khususnya profesional di bidang Aktuaria. Sejauh ini, OJK telah menetapkan bahwa standar praktik keuangan dalam bentuk Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 74 tentang Kontrak Asuransi akan mulai diterapkan 1 Januari 2025. Untuk itu, industri asuransi perlu memastikan ketersediaan serta kesiapan Aktuaris dalam menjalankan standar praktik keuangan saat PSAK mulai diterapkan.
Prof. Ir. Wahyu Srigutomo, S.SI., M.SI., Ph.D., Dekan FMIPA ITB, menuturkan,”Kami menyambut baik kerjasama dengan AXA Finacial Indonesia untuk ppengembangan kapasitas tenaga Aktuaris berkualitas melalui program beasiswa ini. Terutama karena program ini meliputi serangkaian kegiatan termasuk pengalaman magang di kantor AFI sekaligus pengembangan SDM hingga peluang bekerja di AFI. Besar harapan kami, penyelenggaraan beasiswa akan pendekatan inovatiif dalam penyelenggaraan beasiswa ini bisa menghasilkan tenaga Aktuaria berkualitas dan berkontribusi terhadap pertumbuhan industri asuransi Nasional.”
Kolaborasi yang menjadi program tahunan ini dimulai dengan proses seleksi Mahasiswa terbaik dari Prodi Aktuaria dan Prodi Matematika yang akan menjalani kegiatan magang di kantor AFI pada akhir semester 6. Pada akhir masa magang, Mahasiswa magang terpilih akan mendapatkan beasiswa pendidikan selama 2 semester terakhir dengan cakupan biaya akademik, biaya bulanan, serta manfaat bimbingan dan pelatihan serta ujian profesi Aktuaris.
Setelah lulus, mereka berkesempatan mengikuti program terstruktur sebagai Management Trainee (MT) selama 24 bulan dan memperoleh fasilitas pengembangan SDM seperti pembinaan karir dan pelatihan lanjutan terkait Aktuaria.
Bukan tanpa sebab bila IKEA, peritel perlengkapan rumah tangga asal Swedia, berkomitmen mengurangi jejak karbon, yaitu dengan menyediakan tempat pemberhentian bus untuk Bus Rapid Transit (BRT) dan area tempat parkir khusus untuk Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di toko IKEA Kota Baru Parahyangan. Hal itu kiranya juga merupakan komitmen IKEA dalam mengurangi jejak karbon dalam strategi […]
Tidak terkesampingkan dan begitu berartinya, hingga dipastikan hadirnya teknologi pintar akan kian membuat rasa nyaman karena memiliki nilai baik bagi masyarakat pengguna. Itulah jua yang dihantar dari kehadiran teknologi pintar AQUA Elektronik yang banyak diaplikasikan ke peralatan rumah. Dengan hadirnya teknologi tersebut memanglah tak lepas beriring bahwa kehidupan modern menjadi semakin mudah diwujudkan. Hadirnya teknologi tersebut […]
Mendukung kualitas tidur yang lebih baik untuk semua lapisan masyarakat khususnya bagi yang membutuhkan, IKEA bersama dengan Dairy Farm Indonesia (DFI) membuat sebuah gerakan. Menyalurkan donasi berupa perlengkapan tidur untuk sejumlah panti jompo dan panti asuhan yang berlokasi di daerah sekitar Jakarta dan Tangerang. Donasi ini merupakan bagian dari kampanye IKEA “Bangun Lelapmu” yang berfokus […]