World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Komitmen kuat dalam menyosialisasikan bahaya penggunaan tembakau dan nikotin, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) — organisasi nirlaba yang bersifat sosial dan kemanusiaan di bidang kesehatan, khususnya dalam upaya penanggulangan kanker — bersama Perhimpunan Onkologi Indonesia (POI) menggelorakan “Hari Tanpa Tembakau Sedunia” (HTTS) 2025 yang jatuh pada 31 Mei 2025
Melalui kampanye “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!”, kedua organisasi menekankan bahwa dampak merokok, termasuk vape, tidak hanya dirasakan oleh perokok tetapi juga orang-orang terdekatnya.
Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo
Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof. DR. dr. Aru Wisaksono Sudoyo, SpPD, KHOM, FINASIM, FACP, menegaskan urgensi kampanye ini mengingat Indonesia masih berada di peringkat kelima sebagai Negara dengan persentase perokok tertinggi di Dunia, mencapai 38,7% (World Population Review, April 2025).
Dr. dr. Cosphiadi Irawan
Selain itu, Ketua POI Pusat, Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD, KHOM menambahkan bahwa Hari Tanpa Tembakau Sedunia harus menjadi momen refleksi dan komitmen bersama. “Tembakau adalah ancaman nyata terhadap kesehatan, terutama sebagai faktor risiko utama berbagai jenis kanker. Setiap hisapan rokok adalah langkah menjauh dari hidup sehat, dan setiap tindakan untuk berhenti merokok adalah investasi bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Dr. Cosphiadi Irawan.
Tembakau : Ancaman Nyata bagi Kesehatan dan Keluarga
Tembakau dan nikotin dikenal sebagai karsinogen yang berkontribusi terhadap kasus kanker paru, penyakit kardiovaskular, serta penyakit paru obstruktif kronik. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Mei 2024), jumlah perokok aktif di Indonesia mencapai 70 juta, dengan 7,4% di antaranya merupakan anak-anak dan remaja berusia **10–18 tahun.
“Dari sana, kami ingin mengingatkan masyarakat bahwa dampak tembakau tidak hanya mengenai perokok itu sendiri, tetapi juga dapat menyebabkan penyakit serius bagi orang-orang di sekitarnya. Seperti yang kami sampaikan melalui kampanye tahun ini, ‘Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!!, merokok bukan hanya kebiasaan individu tetapi juga risiko bagi orang terdekat,” ujar Prof. Aru Sudoyo.
Ibu Murniati Widodo AS (Ketua panitia HTTS 2025-YKI)
Masa Depan Tanpa Asap Tembakau
YKI berharap peringatan HTTS tahun ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih kritis terhadap industri tembakau dan nikotin, serta memilih gaya hidup sehat. “Mari ciptakan dunia sehat tanpa asap rokok!,” ajak Prof. Aru Sudoyo.
Sementara POI mengajak seluruh masyarakat bersatu padu menciptakan lingkungan bebas asap rokok, “Mari kita bersatu—tenaga medis, pembuat kebijakan, masyarakat, dan generasi muda—untuk menciptakan lingkungan bebas asap rokok, demi Indonesia yang lebih sehat dan bebas kanker,” tutup Dr. Cosphiadi Irawan.
Kegiatan Sosialisasi YKI & POI di HTTS2025
Untuk memperingati HTTS 2025, YKI dan POI menyelenggarakan berbagai kampanye edukatif, di :
Iklan Layanan Masyarakat melalui video “Yang Ngerokok Kamu, Yang Sakit Serumah!” di videotron Benhil Penjernihan, Graha Mandiri, SCBD Lot 9, Wisma Kemang, serta media sosial YKI Instagram @yayasankankerid.
Pemasangan pesan simpatik HTTS di gerbang pintu utama kantor pusat YKI di Jl. GSSJ Sam Ratulangi no 35, Menteng, Jakarta Pusat.
Distribusi Suvenir berupa gantungan kunci dan kartu eMoney dengan desain dan pesan edukatif.
Sosialisasi di berbagai lokasi, termasuk Pos Polisi Thamrin Bundaran HI, Stadion GBK Senayan, serta Blok M Plaza, melalui pemasangan standing banner, spanduk, dan booth sosialisasi.
Jakarta, 3 April 2018 – Gaya hidup sehat tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, terutama generasi milenial. Mereka percaya bahwa pola hidup yang sehat bisa membantu meningkatkan kesehatan tubuh dan menunjang mereka dalam mencapai tujuan hidup. Salah satu cara yang sedang populer dan menjadi tren adalah menambahkan yogurt dalam menu makanan sehari-hari. Yogurt dipercaya sebagai […]
Jakarta, 20 Maret 2018 – National Coffee Association (NCA) Amerika Serikat memprediksi sekitaran 83 % orang dewasa di AS minum kopi. Sebagian orang berasumsi minum kopi adalah rutinitas jelek. Benarkah sekian? Di bawah ini Mitos kopi yang dapat Anda kenali. Minum kopi siang hari mengganggu tidur pada malam hari, diperlukan sekitaran 4 sampai 5 jam […]
Jakarta, 6 April 2018 – Kulit sehat dan terawat tentunya menjadi dambaan setiap orang. Namun mereka yang tinggal di daerah krisis, bencana atau terdampak kemiskinan banyak mengalami gangguan kulit yang paling sederhana sekalipun masih menjadi masalah besar yang menghambat mereka untuk hidup nyaman dan produktif. Dan Hal inilah yang menjadi perhatian Meisya Siregar seorang public figure. […]