Terbilang sangatlah lekat pada anak umumnya, saat bermain dan berdekap boneka, dapat mengubah sebuah boneka menjadi tokoh petualangan, menciptakan cerita, dan menentukan sendiri apa yang terjadi selanjutnya. Untuk mencoba ide dan menggunakan imajinasi inilah yang diangkat IKEA Indonesia melalui Play Campaign bertajuk “Petualangan dimulai dengan Bermain dan Imajinasi”. Melalui kampanye ini, IKEA — berbasis pada pengetahuan yang […]
Terbilang sangatlah lekat pada anak umumnya, saat bermain dan berdekap boneka, dapat mengubah sebuah boneka menjadi tokoh petualangan, menciptakan cerita, dan menentukan sendiri apa yang terjadi selanjutnya.
Untuk mencoba ide dan menggunakan imajinasi inilah yang diangkat IKEA Indonesia melalui Play Campaign bertajuk “Petualangan dimulai dengan Bermain dan Imajinasi”. Melalui kampanye ini, IKEA — berbasis pada pengetahuan yang menyeluruh tentang kebutuhan dan fungsi kehidupan di rumah — mengajak keluarga memberi anak kesempatan untuk bermain, bereksplorasi, dan mengenal Dunia di sekitarnya dengan cara mereka sendiri
Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia
Menawan apa yang disampaikan Ririn Basuki, Public Relations Manager IKEA Indonesia, di acara kampanya IKEA, berlangsung di IKEA Jakarta Garde City, Kamis, 05 Noember 2026. “Bagi anak, bermain bukan hanya soal mainan yang mereka gunakan, tetapi juga apa yang bisa mereka lakukan dengan imajinasinya. Mereka bisa membuat cerita, menentukan aturan permainan, bahkan menemukan cara bermain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.”
Lanjutnya,”Maka melalui IKEA PLAY tahun ini, kami ingin menghadirkan koleksi yang dapat memancing rasa ingin tahu anak dan menjadi awal dari berbagai permainan, sementara anak bebas menentukan sendiri bagaimana mereka ingin memainkannya. Bagi IKEA, mendukung kesempatan anak untuk bermain merupakan salah satu cara kami mewujudkan visi untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang.”
Maka dan tentu. Pada acara yang menghadirkan penampilan menakjubkan sejumlah anak membawakan perannya masing-masing di tengah boneka-boneka, terasa kesulitan beranjak.
Terkait hal itulah, dan tentu juga betapa pentingnya bermain turut tercermin dalam IKEA Play Report 2024, yang menunjukkan bahwa 90% anak merasa lebih bahagia ketika bermain. Laporan yang sama juga menemukan bahwa 54% orang tua ingin memiliki lebih banyak waktu untuk bermain bersama anak.
Ketika Anak Bebas Menentukan Jalan Ceritanya
Saat bermain, anak-anak biasanya tidak selalu mengikuti pola bermain atau cerita yang sudah ada. Mereka biasanya akan menciptakan tokoh, mengubah jalan cerita, memilih peran, hingga menentukan bagaimana permainannya selesai. Kebebasan tersebut memberi anak kesempatan untuk menyampaikan ide, mencoba berbagai kemungkinan, dan menemukan caranya sendiri dalam menghadapi situasi yang mereka bayangkan.
Pengalaman ini bisa mulai dikembangkan dari kegiatan yang sudah akrab bagi anak-anak, seperti bermain boneka, menggambar, atau membuat cerita dari benda-benda di sekitarnya. Sebuah mainan bahkan dapat menjadi bagian dari banyak permainan berbeda, karena anak terus menemukan ide baru setiap kali memainkannya. Bagi keluarga, kegiatan tersebut juga dapat membuka percakapan tentang hal-hal yang menarik perhatian anak, mulai dari tokoh kesukaannya hingga tempat yang ingin mereka jelajahi.
ALPTALL, Awal dari Petualangan Baru
Untuk mendukung anak-anak bermain dan berimajinasi, IKEA Indonesia memperkenalkan ALPTALL, koleksi terbaru yang terinspirasi dari satwa dan lanskap pegunungan Himalaya. IKEA mengembangkan koleksi ini bersama Nordens Ark, pusat konservasi satwa liar di Swedia, dengan menghadirkan berbagai karakter satwa seperti panda merah, macan tutul salju, harimau Bengal, dan anak beruang hitam Asia.
Koleksi ALPTALL tidak hanya mencakup soft toys atau boneka, tetapi juga stiker, buku aktivitas, perlengkapan menggambar, serta tekstil dengan ilustrasi satwa dan alam. Berbagai produk tersebut memberi anak pilihan untuk mengembangkan permainan melalui cerita, gambar, maupun permainan peran, sehingga satu karakter dapat menjadi awal dari banyak petualangan berbeda.
“Melalui ALPTALL, kami ingin memberi anak-anak kesempatan untuk mengembangkan ceritanya sendiri. Seekor panda merah bisa menjadi tokoh utama petualangan, sementara gambar yang mereka buat dapat menjadi tempat yang ingin dijelajahi. Anak juga bisa menggabungkan berbagai karakter dan menciptakan cerita yang berbeda setiap kali bermain. Kami berharap koleksi ini bisa menjadi teman bagi anak untuk terus mencoba ide baru dan menggunakan imajinasinya,” ujar Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia.
Angela Krisyanti, Business Leader IKEA Indonesia
Selain menjadi karakter dalam permainan, satwa-satwa ALPTALL memiliki keunikan yang dapat mengundang rasa ingin tahu anak. Macan tutul salju, misalnya, memiliki bulu tebal untuk menghadapi suhu dingin serta ekor panjang yang membantunya menjaga keseimbangan di medan berbatu. Orang tua dapat menggunakan ketertarikan anak terhadap karakter tersebut sebagai awal percakapan untuk mengenal satwa, habitat, dan cara mereka bertahan hidup di alam.
Di Indonesia, IKEA juga bekerja sama dengan WWF-Indonesia melalui program Soft Toys for Sumatran Tiger untuk mendukung konservasi harimau Sumatera. Selama periode program hingga 31 Desember 2026, pembelian boneka IKEA yang berpartisipasi turut mendukung upaya konservasi tersebut. Melalui pesan “Luangkan Ruang, di rumah untuk bermain, di hutan untuk bertahan,” IKEA menghubungkan kesempatan anak untuk bermain dengan pentingnya menjaga habitat satwa liar.
Bersegeralah penuhi impian anak, dan tentu agar kian kreatif dengan menghadirkan koleksi ALPTALL yang tersedia di toko IKEA Indonesia mulai November 2026.
Koleksi Terbaru dari IKEA, SKOGSDUVA, Ajak Anak Berimajinasi tentang Hutan dan Satwa Liar di Kamar Mereka Untuk membantu membangun kepercayaan diri dan keceriaan anak dalam rutinitas sehari-hari, IKEA meluncurkan SKOGSDUVA, merupakan koleksi anak-anak baru yang terinspirasi oleh pesona keajaiban hutan Swedia. Pada koleksi ini menampilkan 20 produk anak yang edukatif, inspiratif, dan praktis mencakup sprei, […]
Di Indonesia, obesitas, dalam sepuluh tahun dan hingga saat ini masih menjadi kasus yang sangat mengkhawatirkan. Tercatat, angkanya meningkat signifikan dari 10,5% pada 2007 menjadi 21,8% pada 2018. Yang mana jika tidak segera diintervensi maka Indonesia akan kesulitan memanfaatkan bonus demografis menuju Indonesia Emas 2045. Karena, obesitas menjadi pencetus berbagai penyakit tidak menular yang mematikan […]
Keunikan program “Every U Does Good Heroes” adalah bahwa kesepuluh heroes terbaik bukan hanya mendapatkan micro grant dari Unilever Indonesia, namun juga pendampingan berkelanjutan dari para mentor berpengalaman. Dengan demikian, para heroes dapat menempa kemampuan untuk menjawab tantangan dan peluang dalam memperluas skala gerakan atau program mereka. “Setelah menjadi salah satu pemenang program ‘Every U […]