World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Menyelenggarakan sebuah pagelaran yang dapat meninggalkan bekas mendalam bagi para pecinta mode, sehingga bisa dikenal dan menjadi momen mode, tidaklah mudah.
Demikian yang dirasakan oleh salah seorang Perancang Busana terdepan Indonesia, Didi Budiardjo, yang konsisten berkarya busana feminine, dimulai tahun 1989 hingga kini.
Didi Budiardjo, melakukan perjalanan kreatif merancang busana, hingga dapat menembus dan merebut perhatian serta banyak hati pecinta mode Tanah Air, itu karena karya rancangan busananya memiliki karakter yang kuat.
Melalui busana nan indah, berdaya pikat dan menerbitkan selera para pengguna busana hasil goresan tangannya, dalam pejalanannya berkarya sepanjang 30 tahun, Didi Budiardjo tak pernah jeda melakukan pagelaran-pagelaran yang meninggikan pagu mode Tanah Air.
Setelah trilogi : Curiosity, Cabibet, Pilgrimage, dan Sawung Galing yang sangat ikonis, menandai 30 tahun perjalanannya berkarya, Didi Budiardjo melantunkan karya terbarunya bertajuk “Terlahir Kembali”.
Melalui lantunan karya “Terlahir Kembali”, yang digelar bertempat di The Opus, Jalan Dharmawangsa – Jakarta Selatan, pada 26 Maret 2019 lalu, — Didi Budiardjo yang mendalami bidang rancang buana melalui Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budiardjo, pun bercerita tentang dirinya sebagai sang Asmara.
Keterangan Photo Utama (ki-ka) Felix Tjahjadi, Art Director Pagelaran “Terlahir Kembali” – Didi Budiardjo, Perancang Busana – Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik – Ferry Irawan
Maka cerita nan indah memukau tergores di sejumlah gaun-gaun dramatis berupa terusan panjang super lebar, tiered dress yang mewah, jaket over sized dan rok melebar, yang bercita-rasa puitis sekaligus seksi, dengan sentuhan elegansi.
Pada pagelaran yang didukung oleh LTP Pro Professional Makeup, — menghadirkan pembicara : Felix Tjahjadi, Art Director Pagelaran “Terlahir Kembali”, Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik dan Ferry Irawan — Didi Budiardjo kembali berhasil mengajak para pecintra mode untuk menikmati kekayaan kreasinya.
Pria berani, ambisius, dan berkepribadian kuat, tertuang dalam kisah franschises UOMO edisi ketiga. Sangat nyata, gaya Salvatore Ferragamo, merupakan sebuah keabdian. Rincian dari kreasi logo Salvatore Ferragamo, yang dirancang secara futuristik oleh Lucio Venna, adalah gambaran menawan berpesona dari kisah 3 pria berbeda dalam perlombaan Ferragamo. Di sirkuit perkotaan yang menantang, wadah eksklusif UOMO Salvatore […]
Jakarta, 10 Agustus 2018 – Merek produk perawatan pria terkemuka di dunia, Nivea, kembali menginspirasi pria Indonesia untuk terus melakukan gaya hidup aktif di tengah gempuran polusi yang mengganggu kesehatan kulit, terlebih wajah, dengan meluncurkan rangkaian produk perawatan pria terlengkap pertama di Indonesia. Adalah Nivea Men Deep, rangkaian produk perawatan pria yang terdiri dari Nivea […]
Jakarta, 3 April 2018 – Selain batik, tenun ikat merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh Indonesia. Tidak hanya sebatas kain panjang yang digunakan untuk ritual adat, tapi tenun ikat telah bertransformasi ke dalam pakaian ready to wear modern yang nyaman dipakai oleh siapa pun. Salah satu desainer etnik yang menyulap tenun ikat ke dalam gaya […]