Tak hanya mendengar, bahkan hingga melihat, terbilang banyak masyarakat habis waktunya hanya untuk mencari barang yang seharusnya selalu ada di tempatnya. Tidak dimungkiri, ini sebab kurang cermat dalam cara menata rumah. Terlebih setelah periode berbagai macam perayaan berlalu, banyak rumah diam-diam berubah. Bukan karena bertambah penuh, tapi karena barang-barang kecil mulai kehilangan “tempatnya”. Semisal, nampan […]
Menyelenggarakan sebuah pagelaran yang dapat meninggalkan bekas mendalam bagi para pecinta mode, sehingga bisa dikenal dan menjadi momen mode, tidaklah mudah.
Demikian yang dirasakan oleh salah seorang Perancang Busana terdepan Indonesia, Didi Budiardjo, yang konsisten berkarya busana feminine, dimulai tahun 1989 hingga kini.
Didi Budiardjo, melakukan perjalanan kreatif merancang busana, hingga dapat menembus dan merebut perhatian serta banyak hati pecinta mode Tanah Air, itu karena karya rancangan busananya memiliki karakter yang kuat.
Melalui busana nan indah, berdaya pikat dan menerbitkan selera para pengguna busana hasil goresan tangannya, dalam pejalanannya berkarya sepanjang 30 tahun, Didi Budiardjo tak pernah jeda melakukan pagelaran-pagelaran yang meninggikan pagu mode Tanah Air.
Setelah trilogi : Curiosity, Cabibet, Pilgrimage, dan Sawung Galing yang sangat ikonis, menandai 30 tahun perjalanannya berkarya, Didi Budiardjo melantunkan karya terbarunya bertajuk “Terlahir Kembali”.
Melalui lantunan karya “Terlahir Kembali”, yang digelar bertempat di The Opus, Jalan Dharmawangsa – Jakarta Selatan, pada 26 Maret 2019 lalu, — Didi Budiardjo yang mendalami bidang rancang buana melalui Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budiardjo, pun bercerita tentang dirinya sebagai sang Asmara.
Keterangan Photo Utama (ki-ka) Felix Tjahjadi, Art Director Pagelaran “Terlahir Kembali” – Didi Budiardjo, Perancang Busana – Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik – Ferry Irawan
Maka cerita nan indah memukau tergores di sejumlah gaun-gaun dramatis berupa terusan panjang super lebar, tiered dress yang mewah, jaket over sized dan rok melebar, yang bercita-rasa puitis sekaligus seksi, dengan sentuhan elegansi.
Pada pagelaran yang didukung oleh LTP Pro Professional Makeup, — menghadirkan pembicara : Felix Tjahjadi, Art Director Pagelaran “Terlahir Kembali”, Zakaria Hamzah, Chief Operational Officer Alleira Batik dan Ferry Irawan — Didi Budiardjo kembali berhasil mengajak para pecintra mode untuk menikmati kekayaan kreasinya.
Jakarta, 23 Maret 2018 – BIN HOUSE ‘NOW’ menggelar inspirasi dasyatnya pada hari Senin 19 Maret 2018 untuk Plaza Indonesia Fashion Week. ‘Now’ saat ini, sekarang. Jangan dilewatkan, nikmati, hayati, resapi! Jangan ditunda, lakukan, kerjakan, berkarya! 30 kreasi dari 50 lembar kain dengan warna warna kekinian yang berani dan menantang hingga warna lembut seksi dan […]
Jakarta, 6 Mei 2018 – Brand sepatu Gino Mariani resmi membuka gerai dengan konsep terbaru di Jakarta. Berlokasi di Grand Indonesia Mall tepatnya di lantai 3 ini adalah toko kedua yang ada di Jakarta dan toko kelima di Indonesia setelah Bandung, Makassar dan juga Bogor. “Antusiasme dari masyarakat Indonesia sudah kami rasakan sejak pembukaan toko […]
Membanggakannya. Salah satu kerajinan tradisional tenun khas — karya temurun — yang dimiliki berbagai daerah di Indonesia, yang begitu kuat daya tariknya, dan harumnya hingga mendunia. Pesona yang dimiliki, inilah membuat kain Songket, yang oleh masyarakat daerah menggunakannya dalam acara besar maupun acara adat, didorong untuk menjadi warisan Budaya Indonesia. Bila kain Songket bernilai ‘mahal’, […]