Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Miris, dan tentunya harus menjadi kepedulian masyarakat dari ragam lapiasan masyarakat, untuk untuk lebih memberi perhatian dan jalan terbaik dalam mengatasi, kelahiran bayi dengan Bibir dan Lelangit Sumbing.
Catatan ini tak lepas melihat apa yang disampaikan World Health Organization, yang menunjukkan 1 dari 500-700 dari bayi baru lahir, terlahir dengan adanya Bibir dan Lelangit Sumbing,
Di Indonesia, — Bibir dan Lelangit Sumbing yang termasuk kelainan kraniofasial yang penyebabnya multifactorial, kelainan akibat kegagalan pembentukan bibir dan lelangit pada minggu ke 4 hingga 6 masa kehamilan — diperkirakan terdapat 5800 bayi lahir dengan Bibir dan Lelangit Sumbing.
(ki-ka) : dr. Kristaninta Bangun, SpBP-RE (KKF) – Dr. dr. Elvie Zulka, SpTHT (K) – dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K) – dr. Parintosa Atmodiwirjo, SpBP-RE (K) – Hans Mark, MD, PhD – dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, SpBP-RE (KKF) – Dr. dr. Murti Andriastuti, SpA (K) – drg. Julieta Pancawati, SpOrt
Tak bisa dielakkan tentunya, keberadaan anak dengan bibir dan lelangit sumbing merupakan salah satu beban masalah kesehatan, yang hanya saja kadang terabaikan.
Dari sebab itu jugalah Cleft and Craniofacial Center (CCC) RSCM–FKUI, didirikan. Dan menandai peringatan Kepedulian Bibir dan Lelangit Sumbing yang jatuh pada bulan Juli, CCC RDCM-FKUI menggelar “Cleft and Craniofacial Awareness and Prevention Month”.
Kegiatan bertajuk “Berbagi Senyum untuk Generasi Penerus Bangsa”, sangatlah menawan, meliputi peluncuran booklet “Perawatan Pascaoperasi Bibir dan Lelangit Sumbing”, leaflet “Pentingnya Menjaga Kesehatan Rongga Mulut”, peluncuran Program Pengampuan Cleft and Craniofacial Center di daerah, sosialisasi di Car Free Day, dan seminar “Comprehensive Cleft Care” untuk dokter umum.
Halnya yang juga disampaikan dr. Kristaninta Bangun, SpBP-RE (KKF), Kepala Unit Pelayanan Khusus Cleft and Craniofacial Center RSCM-FKUI, di acara bulan Peringatan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing, bertemppat di Ruang Tunggu Cleft and Craniofacial Center, RS Cipto Mangunkusumo – Jakarta, 12 Juli 2019.
”Kami sangat antusias untuk dapat menggelar kembali Bulan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing pada tahun 2019 ini. Sebagai klinik terpadu yang menangani para pasien bibir dan lelangit sumbing di Indonesia, kami tentunya ingin turut ambil bagian dan berkontribusi nyata dalam peringatan Bulan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing. Rangkaian acara ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat terhadap kondisi bibir dan lelangit sumbing dan akibat yang dapat ditimbulkannya. Sehingga hal ini diharapkan dapat membantu para orang tua yang memiliki anak dengan kelainan bibir dan lelangit sumbing untuk mendapatkan informasi serta penatalaksanaan multidisiplin yang tepat,” ujar dr. Kristaninta Bangun.
Di acara yang menghadirkan pembicara dengan ulasan menarik dari: Dr. dr. Elvie Zulka, SpTHT (K), dr. Parintosa Atmodiwirjo, SpBP-RE (K), Hans Mark, MD, PhD, dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, SpBP-RE (KKF), Dr. dr. Murti Andriastuti, SpA (K) dan drg. Julieta Pancawati, SpOrt, tambahan keterangan dari dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K), dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K),”Kami mengajak para orang tua dan masyarakat untuk dapat mengenali secara dini agar penderita bibir dan lelangit sumbing bisa mendapat akses ke pelayanan kesehatan yang efektif sejak dini untuk mendapatkan hasil yang baik, tidak hanya secara estetik namun juga secara fungsional, sehingga dapat menjadi anggota masyarakat yang lebih produktif.”
Tak lepas, dan berpijak pada wujud komitmen betapa pentingnya untuk meningkatkan kesadaran tentang kesehatan jantung dan petingnya pemantauan kesehatan jantung secara rutin, agar lebih melekat di benak masyarakat luas, OMRON Healthcare Indonesia bekerjasama dengan Jakarta Heart Center (JHC), menyelenggarakan acara bertajuk ‘Heart-to-Heart Gathering: A Journey to Better Health’. Acara yang berlangsung pada Selasa, 12 November […]
Perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh orang-orang terkasih, merupakan salah satu yang didambakan oleh siapa pun yang mengalami keterbatasan pada kesehatan. Salah satu di antaranya adalah anak bibir sumbing. Adalah Smile Train, sesuai keberadaannya dalam memberdayakan tenaga ahli medis dalam Negeri, berkelanjutan menunjukkan komitmennya dalam mendukung operasi dan perawatan bagi anak dengan bibir sumbing dan […]
Bersegeralah, dan waktunya melepas gaya hidup tidak sehat agar terhindar intaian kanker Lambung. Ada istilah yang sering kita dengar, “You are what you eat”. Kiranya makanan sangat berperan terhadap keadaan seseorang dan menurut penelitian dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan adanya hubungan antara sejumlah jenis makanan dan nutrisi terhadap resiko terhadap kesehatan, termasuk kanker Lambung. Menurut […]