Pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, abrasi, hingga penurunan muka tanah. Dan di tengah urgensi tersebut upaya restorasi mangrove menjadi semakin penting karena ekosistem ini berperan sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan […]
Miris, dan tentunya harus menjadi kepedulian masyarakat dari ragam lapiasan masyarakat, untuk untuk lebih memberi perhatian dan jalan terbaik dalam mengatasi, kelahiran bayi dengan Bibir dan Lelangit Sumbing.
Catatan ini tak lepas melihat apa yang disampaikan World Health Organization, yang menunjukkan 1 dari 500-700 dari bayi baru lahir, terlahir dengan adanya Bibir dan Lelangit Sumbing,
Di Indonesia, — Bibir dan Lelangit Sumbing yang termasuk kelainan kraniofasial yang penyebabnya multifactorial, kelainan akibat kegagalan pembentukan bibir dan lelangit pada minggu ke 4 hingga 6 masa kehamilan — diperkirakan terdapat 5800 bayi lahir dengan Bibir dan Lelangit Sumbing.
(ki-ka) : dr. Kristaninta Bangun, SpBP-RE (KKF) – Dr. dr. Elvie Zulka, SpTHT (K) – dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K) – dr. Parintosa Atmodiwirjo, SpBP-RE (K) – Hans Mark, MD, PhD – dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, SpBP-RE (KKF) – Dr. dr. Murti Andriastuti, SpA (K) – drg. Julieta Pancawati, SpOrt
Tak bisa dielakkan tentunya, keberadaan anak dengan bibir dan lelangit sumbing merupakan salah satu beban masalah kesehatan, yang hanya saja kadang terabaikan.
Dari sebab itu jugalah Cleft and Craniofacial Center (CCC) RSCM–FKUI, didirikan. Dan menandai peringatan Kepedulian Bibir dan Lelangit Sumbing yang jatuh pada bulan Juli, CCC RDCM-FKUI menggelar “Cleft and Craniofacial Awareness and Prevention Month”.
Kegiatan bertajuk “Berbagi Senyum untuk Generasi Penerus Bangsa”, sangatlah menawan, meliputi peluncuran booklet “Perawatan Pascaoperasi Bibir dan Lelangit Sumbing”, leaflet “Pentingnya Menjaga Kesehatan Rongga Mulut”, peluncuran Program Pengampuan Cleft and Craniofacial Center di daerah, sosialisasi di Car Free Day, dan seminar “Comprehensive Cleft Care” untuk dokter umum.
Halnya yang juga disampaikan dr. Kristaninta Bangun, SpBP-RE (KKF), Kepala Unit Pelayanan Khusus Cleft and Craniofacial Center RSCM-FKUI, di acara bulan Peringatan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing, bertemppat di Ruang Tunggu Cleft and Craniofacial Center, RS Cipto Mangunkusumo – Jakarta, 12 Juli 2019.
”Kami sangat antusias untuk dapat menggelar kembali Bulan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing pada tahun 2019 ini. Sebagai klinik terpadu yang menangani para pasien bibir dan lelangit sumbing di Indonesia, kami tentunya ingin turut ambil bagian dan berkontribusi nyata dalam peringatan Bulan Kepedulian dan Kewaspadaan Bibir dan Lelangit Sumbing. Rangkaian acara ini bermaksud untuk meningkatkan kesadaraan masyarakat terhadap kondisi bibir dan lelangit sumbing dan akibat yang dapat ditimbulkannya. Sehingga hal ini diharapkan dapat membantu para orang tua yang memiliki anak dengan kelainan bibir dan lelangit sumbing untuk mendapatkan informasi serta penatalaksanaan multidisiplin yang tepat,” ujar dr. Kristaninta Bangun.
Di acara yang menghadirkan pembicara dengan ulasan menarik dari: Dr. dr. Elvie Zulka, SpTHT (K), dr. Parintosa Atmodiwirjo, SpBP-RE (K), Hans Mark, MD, PhD, dr. Prasetyanugraheni Kreshanti, SpBP-RE (KKF), Dr. dr. Murti Andriastuti, SpA (K) dan drg. Julieta Pancawati, SpOrt, tambahan keterangan dari dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K), dr. Luh K. Wahyuni, SpKFR (K),”Kami mengajak para orang tua dan masyarakat untuk dapat mengenali secara dini agar penderita bibir dan lelangit sumbing bisa mendapat akses ke pelayanan kesehatan yang efektif sejak dini untuk mendapatkan hasil yang baik, tidak hanya secara estetik namun juga secara fungsional, sehingga dapat menjadi anggota masyarakat yang lebih produktif.”
Tentu, betapa berartinya dan baiknya ketika mulut kita terjaga kebersihannya dan menebar wangi ketika berbincang. Dari sana, sebuah program bertajuk “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati Adem”, Pepsodent kembali nmelanjutkam kolaborasinya bersama Masjid Istiqlal. Kali ini melalui Pepsodent Herbal, menghadirkan program “Ramadan Berbagi BerkaHHH, Mulut & Hati Adem”, adalah untuk mengajak umat Muslim berbagi senyum […]
Dengan memiliki kulit sehat, bening, memancarkan aura cantik, mendukung penampilan, maka rasa percaya diri pun kian tebal. Meraihnya, salah satu dari penggunaan produk kesehatan kulit. Menjawab dambaan stylishon untuk selalu tampil berpesona jualah KOSÉ Cosmeport, produk kosmetik dan perawatan kulit wajah dan tubuh, maupun rambut, luncurkan. Kehadiran brand asal Jepang di bawah PT Radiant Sentral […]
Anjuran Pemerintah pada masyarakat dalam melindungi diri dan keluarga terhadap COVID-19 melalui tindakan 3M — Mencuci tangan dengan sabun – Menjaga jarak fisik – Menggunakan masker — PT Unilever Indonesia Tbk., melengkapi dengan Menjaga kesehatan rongga mulut. Beriring menghadirkan Pepsodent Active Defense Mouthwash ke tengah masyarakat luas. Mouthwash dengan teknologi cetylpyridinium chloride (CPC), dari hasil […]