Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Mencintai diri sendiri itu tergolong hal penting agar dapat menikmati hidup yang lebih baik. Bila lebih didalami, mencintai diri adalah penghargaan kepada diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis dan spiritual.
Cinta diri juga bersifat dinamis dan tumbuh dari tindakan dan pemikiran yang matang karena kita menjadi lebih mudah untuk menerima kelemahan, seperti halnya menerima kelebihan.
Lain dari itu, mencintai diri itu akan membuat kita memiliki rasa empati terhadap diri sendiri dan fokus pada tujuan dan nilai-nilai hidup agar menjadi pribadi yang lebih baik.
Kiranya kehadiran kampanye ‘LOVE YOURSELF 2020’ yang di usung brand ESSE dan diluncurkan pada Medio Februari 2020, bertempat di Penthouse by the Papilion Kemang – Jakarta Selatan, yang di usung brand ESSE di bawah KT&G Indonesia, juga di apresiasi oleh salah satu Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi, Psi, SFP, ACC.
Ket. Photo : (kiri) Elizabeth T. Santosa, M. PSi, Psi, SFP, ACC (Psikolog)
Elizabeth Santosa mengungkap, untuk menjadi seseorang yang mengsasihi diri sendiri itu tidaklah mudah. Untuk itulah ia senantiasa menekankan bahwa belajar mencintai diri sendiri itu bukan berarti individu memberi asupan bagi kebutuhan ego pribadinya untuk merasa senang.
Karena itu dan menurutnya definisi kata senang dan bahagia adalah dua hal yang berbeda. Elizabeth Santosa pun mengakui bahwa masih banyak salah kaprah kebanyakan masyarakat Indonesia mengenai happiness. Banyak orang mengira arti kata happy adalah ‘rasa senang’ yang sifatnya sementara. Tetapi sebenarnya yang di maksud happy dalam penelitian yang telah ia lakukan di tahun 2016 – 2018 adalah ‘kebahagiaan’ yang sifatnya ‘jangka panjang’, lebih tepatnya damai sejahtera atau well being.
Jadi,“Mencintai diri sendiri berarti dapat menciptakan kepuasan, rasa damai, percaya diri dan kondisi zen pada pikiran dan hati kita. Untuk dapat mencintai diri sendiri, hal pertama yang dapat kita lakukan adalah memahami diri sendiri. Kita sangat mudah menilai orang lain baik perilaku mau pun sifat mereka, tetapi kita jarang mengerti apa yang sebenarnya ada di dalam diri kita”.
Kian menarik apa yang dituturkan oleh Elizabeth Santoso, katanya,”Seseorang dinilai dapat mencintai dirinya dengan baik yaitu dengan melihat perilaku sehari-hari. Apakah bermanfaat bagi dirinya? Apakah bermanfaat untuk orang lain? Kualitas hubungan dengan dirinya sendiri ini dapat di tumbuhkan melalui tingkat kepercayaan diri dan nilai diri yang positif (self-esteem mau pun intrapersonal) serta kualitas hubungan dengan orang lain di sekitarnya (interpersonal). Karenanya saya salut dengan brand ESSE yang mau mengajak masyarakat khususnya generasi muda indonesia yang kerap dilanda krisis kepercayaan untuk mulai mencintai diri mereka sendiri, agar dapat lebih mengenal diri secara lebih baik agar dapat menyebarkan kebaikan kepada sekitarnya”.
[]Andriza Hamzah
Photo : AHa
Keterangan Photo Utama (ki-ka) :
Mr. Park, Marketing Director of KT7G Indonesia – Ms. Elizabeth T. Santosa, M. PSi, Psi, SFP, ACC (Psikolog) – Eka Tangkere, Strategic & Planning Manager of KT&G Indonesia – Nathanel Prawiro, Brand Manager KT&G
Philematology, ilmu yang membahas tentang ciuman pun, belum mampu mengungkap rahasia ciuman. Tapi banyak yang tidak bisa menyangkal bahwa ciuman adalah sesuatu yang indah, sensual, dan seksi. Murah, karena tidak memerlukan perlengkapan ekstra. Ciuman bukan kosa kata yang asing dalam kehidupan sehari-hari kita. Ciuman adalah kewajaran dalam khasanah pergaulan modern. Tidak terhitung, berapa lagu yang […]
Kata maaf sering ditemui dalam percakapan sehari-hari, karena itu nilainya oleh sebagian orang menjadi tidaklah mahal. Sementara pada sebagian pria yang didudukkan pada posisi superior, kata maaf menjadi kalimat yang sulit diucapkan. Ada beberapa faktor yang menyebabkan pria sulit mengucapkan kata maaf dibandingkan wanita. Pertama, karakteristik ego pria lebih besar dibandingkan wanita. Kedua, norma sosial […]
Sebagai mahluk sosial, kita terkadang melupakan pentingnya untuk memikirkan atau mencintai diri sendiri, karena dianggap dapat menumbuhkan sifat selfish atau egois pada diri. Padahal mencintai diri sendiri itu tergolong hal penting agar dapat menikmati hidup yang lebih baik. Dikatakan, mencintai diri adalah penghargaan kepada diri sendiri yang tumbuh dari tindakan yang mendukung pertumbuhan fisik, psikologis […]