Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Edukasi gaya hidup bersih secara terus
menerus kepada masyarakat diharapkan akan dapat mencegah semakin meluasnya
perkembangbiakan virus COVID 19. Karena dengan memahami proses penyebaran virus
COVID 19, diharapkan masyarakat dapat melakukan tindakan pencegahan secara
mandiri.
Tim Kesehatan Dompet Dhuafa dr. Yeni Purnamasari mengatakan, upaya edukasi kepada masyarakat, merupakan
salah satu cara untuk mencegah semakin meluasnya paparan virus COVID 19.
“Masyarakat harus paham bahwa penyebaran virus ini bisa melalui dua cara, yaitu droplet yang adalah percikan dahak atau ludah berukuran kecil yang mengandung virus, dan kontak erat dengan pengidap COVID 19,” kata dr. Yeni saat acara Ngariung Online, Jumat, 20 Maret 2020.
“Saat droplet yang bila adalah sel
hidup ini terhirup lalu masuk ke saluran
pernapasan dan akan menemukan inang
untuk berkembang biak.. Tapi jika
menempel pada benda mati, virus ini hanya akan bertahan hidup untuk waktu
tertentu sehingga tidak bisa berkembang
biak,” ujarnya.
Untuk menjaga paparan droplet ini, dr. Yeni menyebutkan ada beberapa cara untuk membuat
virus ini mati. a membunuh virus ini adalah alkohol dengan kadar 70
persen, Chlorin, cahaya
Matahari dan proses perebusan.
Chlorin biasa ditemukan pada cairan pemutih yang biasa dijual secara bebas, selanjutnya diencerkan dengan perbandingan 1 bagian Chlorin dicampur dengan 9 bagian air. Cairan ini nanti bisa digunakan sebagai desinfektansi. Cairan ini juga bisa digunakan pada benda-benda di seputar kita, yang ditenggarai mampu sebagai tempat virus bertahan.
“Ada beberapa lokasi yang sudah sering
disampaikan dalam literatur resmi. Contohnya, pada pegangan pintu. Jika terbuat
dari alumunium, maka virus bisa bertahan 2-8 jam. Kalau terbuat dari besi atau
baja nirkarat, virus bertahan hingga 2-3 hari. Atau jika plastik, maka virus
dinyatakan pada kasus tertentu, bisa bertahan hingga 5 hari,”
urainya.
Jadi, dr. Yenni lebih lanjut menjelaskan, dengan
melakukan penyemprotan atau pengelapan atau pengepelan pada lokasi yang
disebutkan akan bisa menghilangkan virus tersebut. “Untuk benda
yang sering kita pegang, seperti uang atau handphone,
bisa dihilangkan dengan cara mencuci tangan dengan cairan yang mengandung
alkohol 70 persen. Sedangkan untuk pakaian atau alas tempat tidur, bantal dan
guling, bisa dilakukan penjemuran di bawah sinar matahari antara 2-3 jam,”
ujarnya.
“Dan untuk bahan konsumsi, dipastikan
harus dimasak secara benar hingga mendidih,” tandasnya.
dr. Yeni menegaskan bahwa pemahaman akan gaya hidup sehat dan bersih merupakan cara terbaik untuk mencegah penyebaran virus COVID 19 ini.
“Virus tidak bisa masuk ke tubuh jika
kita menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh hidung, mulut dan mata. Jadi
rajin mencuci tangan itu penting,” tegasnya.
Kepala IGD RS Yarsi dr. Febriyanti Umar, SpEM yang dihubungi terpisah, menyatakan pentingnya mencuci tangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saat mencuci tangan, cairan sabun harus
diusap dan digosokkan ke seluruh tangan dengan gerakan memutar. Punggung tangan
juga harus terkena. Lalu gosok sela jari tangan, jangan ada yang terlewat. Ujung
jari dibersihkan dengan saling menautkan jari-jari tangan dan bersihkan
area ibu jari dengan cara memutarkan tangan di sekeliling nya. Dan terakhir,
baru kita tempelkan seluruh ujung jari ke telapak tangan dan digosokkan secara
perlahan. Setelah itu baru dibalas dengan air dan dikeringkan,”
paparnya.
dr. Febri menekankan pentingnya masyarakat
memahami tahapan mencuci tangan ini dan menerapkannya dengan baik.
“Tidak usah panik jika tidak ditemukan hand sanitizer. Di rumah pasti ada sabun.
Tinggal lagi rajin saja mencuci tangan, terutama jika baru saja pulang dari
luar rumah,” pungkasnya.
Setelah berlibur panjang, mengatur rumah menjadi lebih tertata rapi merupakan salah satu tantangan tersendiri bagi para individu yang menetap tinggal dengan ruang terbatas. Maka untuk menciptakan ruang yang nyaman dan tertata, tentu dibutuhkan perabotan multifungsi yang dapat memaksimalkan fungsi ruang. Berpijak dari sanalah, IKEA Indonesia, penyedia rangkaian produk perabot rumahtangga yang fungsional, didesain dengan baik, […]
Bagi banyak orang Indonesia, Lebaran identik dengan pulang kampung dan berkumpul di rumah orangtua. Namun berjalannya waktu, dan menjelang Lebaran tahun ini, semakin banyak generasi muda — terlebih — yang merayakan Hari Rraya di rumah mereka sendiri, baik di apartemen mau pun hunian dengan ruang terbatas. Bahkan untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah bagi keluarga […]
Merayakan bulan suci Ramadhan, saatnya masyarakat menikmati kebersamaan dengan orang-orang spesial yang dikasihi. Maka agar kebersamaan semakin berpesona, rumah tentu harusnya lebih bersih, nyaman, dan tertata. Itu agar pengalaman merayakan Ramadhan dan Idul Fitri menjadi lebih mengesankan dan tak terlupakan. Guna mempermudah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang beragam, IKEA sebagai toko perabot […]