Berbagai inisiatif IKEA Indonesia untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat, lingkungan, dan usaha lokal, beroleh pengakuan menawan, melalui empat penghargaan di Indonesia Sustainability Awards 2026 Di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan sampah dan kebutuhan untuk menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, IKEA Indonesia tiada henti mengembangkan berbagai inisiatif yang membantu lebih banyak orang ikut andil dalam […]
Tak sebatas memahami, tetapi juga
merespon bahwa literasi anak masih sangat membutuhkan dukungan, bahkan urgensinya
kian terlihat di masa pandemi COVID-19,
PT
Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melaksanakan
rangkaian program penguatan literasi anak
guna mendukung mereka hidup lebih sehat dan sejahtera.
Inisiatif yang diharapkan dapat menjangkau lebih dari 200.000 siswa hingga akhir 2020 ini dipaparkan pada Webinar KompasTalks “Literasi Anak Jadi Awal Kesejahteraan Indonesia”, yang menghadirkan pembicara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMDIKBUD RI), UNICEF, Prestasi Junior Indonesia (PJI), dan pegiat literasi,Nila Tanzil.
Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia
Jens
Reisch,
President Director Prudential
Indonesia, mengatakan, “Prudential Indonesia percaya bahwa bisnis yang baik
harus diikuti dengan berbagi kebaikan kepada masyarakat, yang sejalan dengan
semangat ‘We DO Good’. Pendidikan adalah salah satu pilar penting pada komitmen
pemberdayaan masyarakat dari Community
Investment Prudential Indonesia, karena memiliki efek domino pada seluruh sendi kehidupan. Karenanya, kami terus
menguatkan literasi anak sejak dini
melalui dua program besar, yaitu program dukungan pendidikan yang berkolaborasi
dengan UNICEF, serta program Cha-Ching bersama PJI. Keduanya juga
merupakan bagian dari upaya kami membantu generasi penerus mendapatkan yang
terbaik dalam kehidupannya kelak.”
Dr. Samto, Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus KEMDIKBUD RI menyampaikan, “Di abad 21, keterampilan yang sangat dibutuhkan salah satunya adalah literasi, karena menjadi dasar bagi semua. Literasi bukan sekadar baca tulis, tapi terkait dengan rangkaian panjang sehingga anak tidak sekadar bisa membaca teks, namun juga mampu memahami konteks. Hal ini harus dimulai sejak dini. Untuk mendukung hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mencanangkan serangkaian program, seperti “Gerakan Literasi Nasional”, asesmen kompetensi minimum siswa untuk literasi dan numerasi, dan banyak lainnya.”
Dr. Samto, Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus KEMDIKBUD RI
Kecakapan literasi,
termasuk literasi keuangan masih
harus terus didukung karena nyatanya tingkat kemampuan literasi di Indonesia masih belum merata. Sebagai contoh, indeks
aktivitas literasi membaca (alibaca)
menunjukkan bahwa masih terdapat celah perbedaan cukup tinggi antara provinsi
DKI Jakarta sebagai provinsi dengan indeks alibaca tertinggi (58,16) dengan
Papua yang menduduki peringkat indeks alibaca terendah (19,9).
Kesenjangan ini kian terasa makin berat di tengah pandemi. Menyusul ditutupnya sebagian besar sekolah, proses belajar mengajar kini mengandalkan metode daring. UNICEF menyebutkan bahwa 35% siswa belum memiliki koneksi internet memadai untuk sekolah daring. Selain itu, hanya sedikit anak yang memiliki komputer atau laptop untuk mengakses internet dari rumah, terutama mereka yang tinggal di pedesaan, rata-rata kurang dari 15%[1].
Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini
“COVID-19 telah berdampak terhadap hampir 60
juta anak di Indonesia. Kita harus memastikan setiap anak bisa terus belajar.
Anak-anak adalah urusan semua orang dan UNICEF menghargai dukungan Prudential
Indonesia dalam membantu memprioritaskan pendidikan mereka,” kata
Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora
Comini.
Setiap tahun, pelajar dan para pelaku Pendidikan di Indonesia menghadapi berbagai macam tantangan Pendidikan. Lebih lagi, masa pandemi Covid-19, — menuntut proses belajar mengajar harus dilakukan secara daring — beriring memasuki akhir tahun 2020, tantangan Pendidikan terus dialami. Menghadapi tantangan besar dan agar dapat memberikan dampak positif, tentu diperlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Atas dasar […]
Pandemi Covid-19, masyarakat dikondisikan menerapkan pola hidup sehat lebih disiplin. Selain pakai masker, rajin cuci tangan pakai sabun, makan makanan bergizi dan olahraga. Juga yang tergolong penting, memerhatikan durasi tidur. Tidur berkualitas selama 7 sampai 9 jam per hari efektif menjaga daya tahan tubuh harian Anda. Untuk ritual tidur yang nyaman dan menyenangkan, salah satunya, […]
Publikasi bisnis asal Amerika Serikat, Fast Company, yang di setiap tahunnya merilis daftar 50 Perusahaan paling inovatif di Dunia, untuk tahun 2021, ini adalah Ruangguru, Perusahaan teknologi Pendidikan kebanggaan Indonesia, menjadi satu-satunya Perusahaan asal Indonesia dan Asia Tenggara yang dinobatkan ke dalam daftar tersebut. Dengan menduduki peringkat #25 di seluruh kategori, dan peringkat #2 di […]