Sejumlah musisi, penyanyi, dan tokoh masyarakat akan menyelenggarakan konser amal “Simfoni Selalu ADA Harapan” di The Ballroom, Djakarta Theatre, Jakarta. Konser berpesona indah yang diselenggarakan oleh Yayasan Kanker Indonesia (YKI) dan Perempuan Laju Perkasa (Palapa) ini akan hadir Sabtu, 14 November 2026. Pergelaran ini mengajak publik untuk menjadikan musik sebagai sarana untuk memperluas kepedulian dan […]
Tak sebatas memahami, tetapi juga
merespon bahwa literasi anak masih sangat membutuhkan dukungan, bahkan urgensinya
kian terlihat di masa pandemi COVID-19,
PT
Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) melaksanakan
rangkaian program penguatan literasi anak
guna mendukung mereka hidup lebih sehat dan sejahtera.
Inisiatif yang diharapkan dapat menjangkau lebih dari 200.000 siswa hingga akhir 2020 ini dipaparkan pada Webinar KompasTalks “Literasi Anak Jadi Awal Kesejahteraan Indonesia”, yang menghadirkan pembicara dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (KEMDIKBUD RI), UNICEF, Prestasi Junior Indonesia (PJI), dan pegiat literasi,Nila Tanzil.
Jens Reisch, President Director Prudential Indonesia
Jens
Reisch,
President Director Prudential
Indonesia, mengatakan, “Prudential Indonesia percaya bahwa bisnis yang baik
harus diikuti dengan berbagi kebaikan kepada masyarakat, yang sejalan dengan
semangat ‘We DO Good’. Pendidikan adalah salah satu pilar penting pada komitmen
pemberdayaan masyarakat dari Community
Investment Prudential Indonesia, karena memiliki efek domino pada seluruh sendi kehidupan. Karenanya, kami terus
menguatkan literasi anak sejak dini
melalui dua program besar, yaitu program dukungan pendidikan yang berkolaborasi
dengan UNICEF, serta program Cha-Ching bersama PJI. Keduanya juga
merupakan bagian dari upaya kami membantu generasi penerus mendapatkan yang
terbaik dalam kehidupannya kelak.”
Dr. Samto, Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus KEMDIKBUD RI menyampaikan, “Di abad 21, keterampilan yang sangat dibutuhkan salah satunya adalah literasi, karena menjadi dasar bagi semua. Literasi bukan sekadar baca tulis, tapi terkait dengan rangkaian panjang sehingga anak tidak sekadar bisa membaca teks, namun juga mampu memahami konteks. Hal ini harus dimulai sejak dini. Untuk mendukung hal tersebut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI mencanangkan serangkaian program, seperti “Gerakan Literasi Nasional”, asesmen kompetensi minimum siswa untuk literasi dan numerasi, dan banyak lainnya.”
Dr. Samto, Direktur Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus KEMDIKBUD RI
Kecakapan literasi,
termasuk literasi keuangan masih
harus terus didukung karena nyatanya tingkat kemampuan literasi di Indonesia masih belum merata. Sebagai contoh, indeks
aktivitas literasi membaca (alibaca)
menunjukkan bahwa masih terdapat celah perbedaan cukup tinggi antara provinsi
DKI Jakarta sebagai provinsi dengan indeks alibaca tertinggi (58,16) dengan
Papua yang menduduki peringkat indeks alibaca terendah (19,9).
Kesenjangan ini kian terasa makin berat di tengah pandemi. Menyusul ditutupnya sebagian besar sekolah, proses belajar mengajar kini mengandalkan metode daring. UNICEF menyebutkan bahwa 35% siswa belum memiliki koneksi internet memadai untuk sekolah daring. Selain itu, hanya sedikit anak yang memiliki komputer atau laptop untuk mengakses internet dari rumah, terutama mereka yang tinggal di pedesaan, rata-rata kurang dari 15%[1].
Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini
“COVID-19 telah berdampak terhadap hampir 60
juta anak di Indonesia. Kita harus memastikan setiap anak bisa terus belajar.
Anak-anak adalah urusan semua orang dan UNICEF menghargai dukungan Prudential
Indonesia dalam membantu memprioritaskan pendidikan mereka,” kata
Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora
Comini.
Bertepatan dan memperingati ‘Hari Hak Asasi Manusia Internasional 2021’, Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia meluncurkan kompetisi EU Social DigiThon pada bulan September 2021. Dan dalam edisi keduanya, EU Social DigiThon 2021 menjalin kerjasama dengan Asosiasi Internet of Things Indonesia (ASIOTI), Indonesian Cybercrime Combat Center (IC4), Yayasan Semai Jiwa Amini (SEJIWA), dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia […]
Perusahaan asuransi jiwa Syariah terkemuka di Indonesia, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah), pada Minggu pertama bulan April 2023. merayakan milad pertama setelah resmi menjadi entitas terpisah pada 5 April 2022. Selama satu tahun perjalanannya, Prudential Syariah fokus membantu keluarga Indonesia berikhtiar menghadapi berbagai risiko dengan solusi perlindungan Syariah. Sebagai bentuk amanah kepada para pesertanya, Prudential Syariah […]
Guna mendorong peran serta semua pihak, termasuk masyarakat, untuk lebih aktif berbagi peran merestorasi ekosistem di daratan mau pun di lautan dengan menjadi bagian dari #GenerasiPilahPlastik, PT Unilever Indonesia, Tbk., — dalam semangat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 yang diperingati di setiap tanggal 5 Juni — menggelar sebuah webinar. Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2021 […]