Raih Kebaikan dan kehangatan Ramadan Bersama keluarga dengan FRISIAN FLAG® Siapa pun. Pasangan terutama, menginjak bulan Ramadan, terlebih-lebih, dapat dimaksimalkan menjadi momen yang tidak hanya memperbaiki kualitas ibadah, tetapi juga kesehatan diri, serta menumbuhkan kembali kehangatan antar anggota keluarga hingga Hari Raya. Berangkat dari sanalah, agar hubungan pasangan dalam keluarga kian merekatkan, Frisian Flag Indonesia […]
Irama nan indah mendayu diiringi musik yang tak kalah memukau, dilantunkan oleh penyanyi 25 tahun, Nabilla Jasmine. Dan bersiap menggoda telinga pendengarnya.
Jasmine, panggilan akrab puteri sulung dari 4 bersaudara yang disetiap tanggal 24 Juni merayakan ulangtahun, mempersembahkan karyanya melalui lagu “Y.M.E”, yang dirilis dalam bentuk digital. Lagu, ini lahir demikian Jasmine mengungkap, terinspirasi pada perjalanannya menuju kehidupan bermusik yang ia alami. Dan liriknya merupakan hasil karya Jasmin sendiri.
Jasmine menyampaikan, lirik lagu diadaptasi dari Alquran (Surat Al Baqarah ayat 164 dan Surat Ar Rahman). Ini dirasa sebagai berkah Tuhan yang diterima setiap hari dalam hidup, dari hal yang sangat sederhana hingga akhirnya semua menjadi baik.
Kehadiran lagu “Y.M.E” dalam genre Pop dengan sentuhan Motown, untuk musik oleh Arini Kumara, berkolaborasi dengan teman-teman musisi lulusan Institut Musik DAYA (sekarang DAYA Indonesia Performing Arts Academy), — Institut musik Pimpinan Profesor musik lulusan Jerman, Tjut Nyak Deviana Daudsjah — yaitu Metta Legita (Piano Elektrik), Andreas Nandiwardhana (Gitar Listrik), Arini Kumara (Bass Elektrik) dan Raditya Samudra (Drum). Dan dapat dikatakan, Arini Kumara sebagai dalang di balik project “Jasmine and the Yellow Fellows”.
Setelah single dirilis, “Jasmine and the Yellow Fellows”, Jasmine akan fokus pada pementasan secara online atau offline untuk menyebarkan pesan positif kepada Dunia. “Saya berharap bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang generasi muda di Indonesia,” katanya.
Kelekatan Nabilla Jasmine dengan musik, berlatar ia dibesarkan dari keluarga yang menyukai musik, “Dan sesungguhnya sayaa terinspirasi dari Ayah. Ditambah saya memang memiliki ambisi untuk menjadi penyanyi dan sudah sejak di bangku SD,” katanya.
Dari sanalah Jasmine mengasah diri dalam bermusik. Ia pun membekali diri dengan belajar vokal dan alat musik piano di beberapa sekolah musik di Jakarta dan ikut tampil dalam berbagai acara formal mau pun informal. Selain menyanyi, Jasmine, yang meraih S1 dari DAYA Indonesia Performing Arts Academy, kini memiliki kegiatan sebagai dosen, guru vokal, musik teori yang mengajar secara online mau pun offline. Sesekali, ia juga tampil untuk acara pernikahan dan di restoran.
Mengiring dan mengulang kesuksesan nan gemilang menghadirkan Sandiwara Sastra, Kemendikbudristek, Titimangsa Foundation dan KawanKawan Media hadirkan sebuah seri monolog “Di Tepi Sejarah”. Seri monolog yang menceritakan tentang tokoh-tokoh yang ada di tepian Sejarah, yang mungkin tak pernah disebut namanya dan tak begitu disadari kehadirannya dalam narasi besar Sejarah bangsa Indonesia. Meski begitu, justru mereka seringkali […]
Sulit untuk tidak mendengarkan dan menikmati lantunan musik mengiringi olah vokal pelantunnya dari vokal grup Ekantika, melalui lagu Blooming Flowers. Grup musik beranggotakan pelaku seni berusia muda : Nabilla Jasmine (Sopran), Nadine Bethbeder (Sopran), Annisa Sabila (Alto), Cecillia Cati (Alto), Dionisius Ivan (Tenor), dan Restha Wirananda sebagai (Music Director/Pianis/Bariton), ini menghadirkan karya yang begitu indah, […]
Inspirasi, sebagai dan bagi Seniman bisa datang dari mana saja. Terkadang dari sebuah pengalaman lama, yang meninggalkan kesan dan begitu membekas di hati. Ini bisa menjadi sumber inspirasi yang tidak pernah habis untuk digali. Itulah yang terjadi pada AmPm (baca: Ampam,. duo Produser kreatif bertopeng asal Jepang, ketika berkesempatan berkunjung ke Jakarta, menjadi satu pengalaman […]