Intel kini menghadirkan laptop yang ditenagai oleh prosesor Intel® Core™ Ultra Series 3, yang sebelumnya dikenal dengan nama kode Panther Lake. PC berbasis AI generasi baru ini menghadirkan terobosan dalam performa, grafis, dan efisiensi daya, yang dirancang untuk mendukung komputasi cerdas gelombang berikutnya. Inovasi baru ini merepresentasikan evolusi terbaru dalam roadmap komputasi client Intel, dengan […]
PT Unilever Indonesia, Tbk. melalui Pepsodent bersama Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia (AFDOKGI), Asosiasi Rumah Sakit Gigi dan Mulut Pendidikan Indonesia (ARSGMPI) serta Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dalam menyambut Hari Kesehatan Gigi Nasional, meresmikan Bulan Kesehatan Gigi Nasional (BKGN) 2022 di Gelora Bung Karno.
Melalui tema “Pulih Bersama dengan Senyum Sehat Indonesia”, BKGN 2022 menyoroti isu pentingnya memulihkan kebiasaan menyikat gigi pagi dan malam hari, serta rutin berkonsultasi ke Dokter Gigi, yang mengalami penurunan selama pandemi. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat kembali bangkit, hidup lebih sehat dan produktif dengan senyum Indonesia.
Drg. Ratu Mirah Afifah, GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia pada acara yang berlangsung di Gelora Bung Kano, Senin, 12 September 2022, mengatakan, Pepsodent terus mewujudkan purpose untuk mendukung edukasi dan perawatan gigi dan mulut.
“Hal ini menjadi semakin krusial karena survei Pepsodent memperlihatkan adanya peningkatan permasalahan gigi dan mulut pada masyarakat selama pandemi, seperti kemunculan gigi berlubang baru pada 25% responden akibat menurunnya kebiasaan merawat kesehatan gigi dan mulut.”
“Dari survei ini terlihat bahwa di masa pandemi, kebiasaan orang tua menyikat gigi pada pagi setelah sarapan dan malam sebelum tidur telah menurun sebesar 5%, bahkan pada anak penurunannya dua kali lebih besar, yaitu 11%. Memprihatinkan bahwa meski pandemi sudah mereda, kebiasaan yang terlanjur terbentuk ini belum berubah signifikan,” lanjut drg. Mirah, panggialan akrab GCClinDent., MDSc., Head of Professional Marketing Personal Care Unilever Indonesia ini.
Dalam acara yang menghadirkan pasangan Selebriti : Ananda Omesh – Ayu Lestari, Ringgo Agus Rahman – Sabai Dieter, dan Agatha Suci berserta pasangan, Ananda Omesh dan Dian Ayu Lestari, dengan tiga orang anak, ini pun berbagi cerita.
“Sebagai orang tua, kami selalu memberikan contoh dan menjadikan menyikat gigi pagi dan malam hari sebagai kebiasaan yang menyenangkan. Namun, rutinitas berkonsultasi ke Dokter Gigi secara langsung memang jadi terkendala selama pandemi. Untuk itu, kami senang sekali BKGN kembali hadir dan mengajak keluarga Indonesia untuk memanfaatkan kesempatan ini karena masalah gigi dan mulut kita akan langsung ditangani oleh Dokter Gigi.”
Tak kalah menawan apa yang diungka[ Agatha Suci, 37 tahun, Ibu dari 2 anak. Bahwa dirinya mau pun suami, memposisikan diri sebagai orangtua harus menjadi contoh bagi kedua buah hatinya, yairtu dengan mengajak melakukan sikat gigi sebanyak duakali dalam sehari. Beriring dengan terus menanamkan betapa pentingnya memiliki gigi dan mulut sehat.
“Tentu juga karena telah tertanam kesadaran untuk memiliki gigi dan mulut sehat. Sebagai orangtua aware pada kesehatan gigi, dan beriring di setiap lima bulan sekali ke Dokter Gigi,” ujarnya.
Tak kalah menawan dengan apa yang diungkap suami Sabai Dieter, aktor Ringgo Agus Rahman. Katanya, bahwa dirinya saat masih usia kanak pernah alami cabut gigi yang dirasa begitu sakitnya. Dari sana kiranya tertanam pada dirinya, agar tehindar sakit dancabut gigi yang dirasa begitu sakitnya, maka betapa pentingnya memiliki gigi yang juga mulut yang sehat. Dan, ketika beranjak dewasa hingga menikah dan beroleh anak, ia dan isteri berupaya untuk tak henti menanamkan betapa pentingnya memiliki gigi sehat. Tentu dengan melakukan rutin sikat gigi duakali dalam sehari, pada pagi dan malam hari. Juga ditunjang rutin memeriksa gigi ke Dokter Gigi.
‘Parno’, penggalan kata dari Paranoid atau Paranoia, bakal disandang oleh orang yang berperilaku : curiga terhadap orang di sekitarnya, bahkan pasangan hidupnya, secara berlebihan. Dan, tanpa alasan. Prof. Dr. Zakiah Daradjat dalam bukunya bertajuk,”Kesehatan Mental”, paranoia dipaparkan sebagai salah satu penyakit jiwa, penyakit ”gila kebesaran” atau “gila menuduh orang”. Penyakit ini tidak banyak terjadi, dan […]
Jakarta, 3 Mei 2018 – Laser Assisted In Situ Keratomileusis (LASIK) merupakan salah satu teknologi bedah refraktif di bidang mata yang dapat diandalkan untuk meningkatkan kualitas hidup. Dengan LASIK, orang dapat melihat jelas tanpa alat bantu tanpa gangguan refraksi yang merupakan salah satu gangguan penglihatan tersering yang dialami oleh penduduk dunia. Gangguan penglihatan memiliki dampak negatif pada […]
Terbilang, mayoritas masyarakat cenderung menghindar untuk berurusan dengan Dokter gigi. Berbalik tajam ketika sudah muncul beberapa gejala sakit gigi untuk waktu yang lama dan mengganggu. Dari sana, maka dirasa sudah saatnya untuk berkonsultasi dengan pihak yang kompeten. Sakit gigi, dijelaskan oleh Kepala Departemen Konservasi Gigi, FKG Universitas Prof. Dr. Moestopo (UPDM) Jakarta, Dr. drg. Rina […]