Didirikan dan hadir di tengah masyarakat Tanah Air, pada 17 April 1977 oleh 17 tokoh masyarakat, Yayasan Kanker Indonesia (YKI), organisasi nirlaba yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan dengan fokus pada penanggulangan kanker, telah berkembang menjadi salah satu organisasi nirlaba terdepan dalam penanggulangan kanker di Indonesia. Yang fokusnya tidak hanya pada pengobatan, tetapi juga […]
Dunia, saat
ini sedang menghadapi berbagai
tantangan, baik dari segi Kesehatan, Ekonomi, ketimpangan Sosial, lingkungan. Dan
merupakan komitmen Unilever Indonesia, —
sebagai Perusahaan yang berlandaskan
pada tujuan mulia (purpose led),
serta terus relevan dan siap
menghadapi masa depan (uture-fit)
— berkeinginan turut berperan
dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)
dengan menjalankan bisnis atas dasar prinsip-prinsip berkelanjutan.
Untuk
mengakselerasi pencapaian tujuan SDGs dan
memastikan bahwa no one left
behind, tentu diperlukan semangat yang inklusif dan partisipatif dari
seluruh elemen masyarakat, atau seluruh pihak.
Berbagai upaya keberlanjutan yang
dijalankan Unilever Indonesia tak lepas dari peran penting Unilever Indonesia Foundation (UIF) yang tahun ini genap berusia 20
tahun.
UIF berperan menemukan dan
memberdayakan potensi di masyarakat, memberikan nilai tambah kepada masyarakat,
menyatukan kekuatan mitra-mitranya, dan menjadi katalisator pembentukan
kemitraan untuk mengakselerasi pencapaian program-program keberlanjutan
Unilever Indonesia.
Nurdiana
Darus
selaku Head of Corporate Affairs
& Sustainability PT Unilever
Indonesia, Tbk. menerangkan, “Pentingnya kolaborasi, UIF terus menjalin kerja
sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah dan LSM di tingkat lokal mau
pun Nasional. UIF juga selalu melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat di
seluruh program-programnya, karena kesuksesan dari pembangunan berkelanjutan
tidak terlepas dari kesadaran dan peranan masyarakat dalam membuat perubahan.”
dr. Kirana Pritasari, MQIH, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengapresiasi komitmen Unilever Indonesia yang melakukan pendekatan multisektor melalui kolaborasi dan kemitraan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat tersebut, terutama di tengah kondisi pandemi.
Dr. H. Emil Elestianto Dardak,
B.Bus., M.Sc, Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur
turut berbagi mengenai pentingnya kolaborasi, “Contoh kerja sama lintas sektor
untuk mengatasi permasalahan lingkungan terlihat melalui komitmen Pemprov Jatim
untuk mendukung pilot project bernama ‘Closing the Loop’–sebuah
kolaborasi antara UCLG Asia Pacific, ASEAN, dan lembaga PBB UN ECOSOC. Proyek
yang akan dilakukan di Surabaya sebagai salah satu dari 4 kota di ASEAN yang
terpilih menjadi lokasi percontohan ini antara lain berfokus pada keberlanjutan
penanganan limbah plastik dengan cara melibatkan peran aktif dari pelaku
industri.”
Dr. Ir. Mohammad Rudy
Salahuddin, MEM, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital,
Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kementerian Koordinator
Bidang Perekonomian Republik Indonesia berkomentar, “Kami percaya, kolaborasi
bersama sektor Swasta mampu membantu kami melibatkan masyarakat Bottom of
the Pyramid melalui penguatan rantai nilai industri dari hulu ke hilir,
sehingga kita dapat mencapai pertumbuhan Ekonomi yang lebih inklusif dan
mendorong pemulihan mengatasi dampak sosial Ekonomi akibat pandemi secara lebih cepat.”
Selain dalam bentuk program, prinsip
keberlanjutan di Unilever Indonesia juga diterapkan melalui berbagai terobosan
dalam pengembangan produk dan kemasannya. Salah satunya melalui komitmen
terbaru dari divisi Home Care Unilever
yaitu ‘Clean Future’, sebuah upaya menciptakan masa depan yang lebih bersih dan
lestari.
“Kami yakin bahwa jika semua pihak turut berkolaborasi melakukan aksi
nyata mulai dari lingkup terkecil yaitu keluarga, masa depan yang berkelanjutan
dapat kita capai bersama dengan lebih cepat. Untuk itu, #MariBerbagiPeran untuk
ciptakan Indonesia yang berkelanjutan, untuk Indonesia yang sehat, hijau,
sejahtera,” ujar Ira Noviarti, Direktur PT Unilever Indonesia, Tbk.
[]Andriza
Hamzah
Photo : Dok : Alchemy Creative
Communications
Keterangan Photo 2 (ki-ka)
Moderator – dr. Imran Agus Nurali, Sp.KO, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan
Masyarakat – Preetha Prabhakaran, Water, Sanitation and Hygiene Specialist at
UNICEF Indonesia – Ratu Mirah Afifah, Head of Sustainable Living Beauty & Personal Care and Home Care Unilever
Indonesia Foundation
Keterngan
Photo 3 (ki-ka)
Moderator – Dr. H. Emil Elestianto Dardak, Wakil Gubernur
Provinsi Jawa Timur – Koni Sinarta Samadhi, Country
Director of WRI Indonesia – Maya Tamimi, Head of Environment Unilever Indonesia Foundation.
Karakteristik konsumen — terutama milenial — makin kritis terhadap isu-isu lingkungan dan sosial. Juga berpijak pada riset yang memperlihatkan bahwa berbagai tantangan di tengah pandemi ternyata tidak menyurutkan kepedulian konsumen akan isu-isu lingkungan ataupun sosial, terlebih di kalangan milenial. Fakta ini salah satunya terlihat dari pola mereka dalam berbelanja, di mana kini mereka justru semakin […]
Jakarta, 9 Juni 2018 – Tempat tidur yang nyaman tentu dambaan banyak orang, tidak terkecuali siapapun. Dengan memiliki tempat tidur yang nyaman tentu menjadi tidur kita begitu nyanyaknya dan terasa begitu nikmatnya, dan tanpa gangguan. Tapi sebenarnya, di balik itu, dan banyak masyarakat yang tidak mengetahui bahwa tempat tidur, tempat di mana kita menghabiskan sepertiga […]
Bisnis retail di era perkembangan ekonomi global sekarang, adalah salah satu metode marketing yang tengah populer di kalangan Pengusaha. Bahkan, usaha ini dinilai sebagai bisnis paling menjanjikan dan berpotensi mendatangkan keuntungan besar. Karenanya, dengan kelebihan bisnis retail tersebut, tak sedikit Pengusaha tertarik mencoba usaha ini. Makai Industri retail pun terus tumbuh dan berkembang di Indonesia, […]