Pesisir Jakarta menghadapi tekanan lingkungan yang semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, kenaikan muka air laut, abrasi, hingga penurunan muka tanah. Dan di tengah urgensi tersebut upaya restorasi mangrove menjadi semakin penting karena ekosistem ini berperan sebagai benteng alami pesisir, penyerap karbon, sekaligus penopang keberlanjutan lingkungan bagi masyarakat sekitar. Sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan […]
Walau pun cacar air atau yang dalam ilmu
medis disebut sebagai Varicella,
tidak memiliki dampak yang membahayakan pada individu pada umumnya, namun pengaruh dari
salah satu penyakit yang memiliki tingkat penularan tinggi dan sangat
besar pada kelompok rentan. Sehingga penting untuk melakukan isolasi pada
penderitanya.
Lebih mendalam mengenai cacar air, ini
Spesialis Anak RS Premier Jatinegara Jakarta, Dr. Jahja Zacharia, SpA, menjelaskan bahwa cacar air atau varicella
yang adalah infeksi varicella–zoster virus (VZV) dan merupakan salah
satu dari 8 jenis Herpesvirus dari
famili Herpesviridae, termasuk
penyakit dengan tingkat penularan tinggi.
“Penularan dapat terjadi melalui droplet dari saluran nafas penderita dan kontak dengan vesikel (red : gelembung berisi air yang muncul di kulit) yang sudah pecah. Penularan cacar air tidak berbeda pada semua jenis kelamin dan ras,” kata Dr. Jahja saat dihubungi beberapa waktu lalu.
Dr. Jahja Zacharia, SpA
“Varicella
memiliki kemungkinan penularan sebesar 90% pada individu yang rentan dan hampir
90% pasien dengan varicella adalah
anak usia di bawah 10 tahun dengan insidensi terbesar pada umur 5 – 9
tahun,” ucapnya lagi.
Dr. Jahja menjelaskan proses terpaparnya
seseorang oleh cacar air varicella–zoster virus (VZV) masuk ke tubuh
melalui mukosa saluran nafas atau orofaring.
“Pertama terjadi penyebaran virus dari
lokasi masuknya virus menuju ke pembuluh darah dan limfe. Selanjutnya VZV
akan berkembang biak di sel retikuloendotelial.
Pada kebanyakan kasus, virus dapat mengatasi mekanisme sistem imunitas tubuh
non-spesifik seperti interferon,”
urainya.
Fase berikutnya adalah
pada 14-16 hari paska masuknya virus, yang mana penderita akan mulai
menunjukkan demam dan malaise.
“Saat ini, virus akan tersebar ke
seluruh tubuh karena sudah memasuki aliran darah. Infeksinya terlihat pada
kulit dengan munculnya vesikel,”
urainya.
Paparan VZV
pada individu dengan sistem imunitas yang baik menghasilkan kekebalan tubuh
berupa antibodi immunoglobulin G (IgG),
immunoglobulin M (IgM) dan immunoglobulin A (IgA) yang memberikan
efek proteksi seumur hidup.
“Umumnya orang hanya terkena cacar satu
kali saja, begitu juga yang muncul
ujaran di masyarakat. Tapi sebenarnya virusnya tidak hilang, hHanya bersifat
tidak aktif di ganglion dorsalis neuron
sensoris,” kata Dr. Jahja.
Ia menyatakan walau pun di Indonesia belum
ada pencatatan data mengenai angka kejadian cacar air secara Nasional tapi
diketahui dari penelitian bahwa Negara tropis dan subtropis memiliki kejadian
infeksi varicella pada orang dewasa
yang lebih tinggi dibandingkan Negara beriklim sedang seperti Amerika Serikat
dan Eropa.
Ia menjelaskan gejala yang muncul di awal
kejadian cacar air bisa berupa flu-like
symptom seperti kelelahan, pusing, demam, menggigil, dan nyeri sendi.
“Baru setelahnya diikuti dengan
munculnya benjolan atau ‘plenting-plenting’ berwarna merah berisi air seperti
luka lepuh yang menyebar di seluruh bagian tubuh,” pungkasnya.
Tampil berdaya tarik, bukan lagi impian milik wanita. Maka yang nampak terkini, semakin bertambah kaum Adam yang peduli dengan penampilan. Menjaga pola makan sehat, rutin olahraga, dan melakukan perawatan kulit juga rambut, adalah yang dilakukan untuk mewujudkan impian menjadi seseorang yang berpesona. Kulit merupakan organ yang mencerminkan kualitas kesehatan seseorang dan merupakan organ tubuh yang […]
Bersegeralah, dan waktunya melepas gaya hidup tidak sehat agar terhindar intaian kanker Lambung. Ada istilah yang sering kita dengar, “You are what you eat”. Kiranya makanan sangat berperan terhadap keadaan seseorang dan menurut penelitian dalam beberapa dekade terakhir menunjukkan adanya hubungan antara sejumlah jenis makanan dan nutrisi terhadap resiko terhadap kesehatan, termasuk kanker Lambung. Menurut […]
Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bersama dengan PT Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia dan Nasional Re Indonesia melaksanakan webinar media dengan topik “Hentikan Kesenjangan Perawatan Kanker : Literasi Finansial untuk Kesehatan” yang menjelaskan tentang pentingnya literasi finansial untuk kesehatan guna meningkatkan kualitas hidup pasien kanker, sebagai upaya menghentikan kesenjangan perawatan kanker di Indonesia. Prof. DR. […]