Betapa berarti dan tertanam baik di hati, IKEA, sarana kebutuhan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang, yang berpesona, dengan menawarkan rangkaian produk perabot rumah tangga yang fungsional, didesain dengan baik, dengan harga terjangkau. Maka, tepat tanggal 15 Oktober 2026, IKEA Indonesia genap berusia 12 tahun sejak toko pertamanya resmi dibuka di […]
Pandemi, ini halangan ada di mana-mana dan sering membuat orang ingin berhenti berusaha. Rasanya memang seperti pintu yang semua tertutup.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA, pada saat konferensi pers the IC-FANRES 2021, dalam paparannya menyatakan bahwa pandemi justru merupakan titik akselerasi ekonomi kreatif.
Sandiaga Uno mengungkapkan jika saat, ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sedang menggagas program Bernama “Spice Up the World”, yang tidak hanya bertujuan untuk kembali menghidupkan sektor ekonomi, namun juga kembali mengenalkan tradisi Indonesia di kancah Internasional. Dan ada pun target program yang berfokus pada the four –ize; customize, localize, personalize, and smaller in size, ini justru diperkuat kepentingannya dengan berlangsungnya pandemi Covid-19.
Senada, Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), Professor Umar Santoso, memberikan pandangan bahwa pandemi adalah saatnya untuk Indonesia justru akan bisa menunjukkan potensi pangan dan agroindustri lokal. Professor Umar juga menyebutkan bahwa teknologi pangan memiliki peranan penting untuk memperkuat pangan dan pertanian Indonesia di masa pandemi. Penguatan teknologi pangan masa pandemi tidak hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tapi akan jadi modal untuk Indonesia merambah pasar global.
Riset-riset mengenai pangan untuk kesehatan dari berbagai Negara digelar dalam pesta akademik the International Conference of Food Agriculture and Natural Resources 2021 pada tanggal 4-5 Agustus 2021 yang diselenggarakan oleh Swiss German University bersama FANRES International Network. Konferensi ilmiah, ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA, Deputi Pengembangan Riset dan Pengembangan BRIN; Prof. Dr. Ismunandar, PhD., dan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng.
Dr.rer.nat Filiana Santoso, Rektor Swiss German University menambahkan “Swiss German University berfokus pada penelitian-penelitian yang memiliki dampak luas ke masyarakat. SGU mendorong dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi bukan hanya di level Nasional, tapi juga dengan mitra Internasional untuk menghasilkan karya inovatif yang mendorong berkembangnya produk berbasis bahan lokal, untuk pemberdayaan masyarakat dalam situasi pandemi ini”
Konferensi bertujuan untuk menjadi wadah forum diskusi mengenai pengembangan dan inovasi terkini di bidang pangan dan sumber daya alam dalam pemberdayaan pertanian lokal untuk pasar global di masa pandemi, mengundang 15 pembicara Internasional dari Jepang, Jerman, Amerika Serikat, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan juga Diaspora Indonesia untuk membawakan presentasi mengenai inovasi inovasi mengenai pangan dan sumber daya alam.
Acara ini didukung oleh Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia dan Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia dan disponsori oleh PT Sewu Segar Primatama (Re-Juve), PT Deltomed Laboratories, dan PT Kaltim Methanol Industri.
Menandai Hari Anak Nasional tahun ini, Pemerintah Indonesia mengharapkan agar anak-anak Indonesia, yang populasinya mencapai 30 persen dari total jumlah penduduk Indonesia, tetap tumbuh dan berkembang menjadi anak yang selalu gembira dan bahagia serta mampu mengembangkan potensi diri secara positif. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga menyatakan di tengah masa pandemi, anak […]
Jika Indonesia ingin tetap mengembangkan kekayaan sumber daya laut, maka konservasi alam laut merupakan suatu hal yang harus dilakukan. Tak hanya itu, tanpa konservasi, maka mustahil, semua keindahan laut yang dimiliki Indonesia dapat dinikmati oleh generasi selanjutnya. Kepala Balai Uji Standar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BUSKIPM) Dr. Ir. Woro NES menyatakan […]
Jumlah warga Indonesia yang divaksinasi baru mencapai 12,8 persen dari target 181 juta penduduk hingga hari Senin (21/6/2021). Demikian catatan Kementerian Kesehatan RI. Berdasarkan hal itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar proses vaksinasi Covid-19 bisa dipercepat guna mengantisipasi lonjakan kasus positif virus Corona. Dengan cara meningkatkan kecepatan penyuntikan menjadi 700.000 suntikan per hari […]