Perubahan ekspektasi ini menunjukkan bahwa masa depan teknologi tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa canggih sebuah perangkat, tetapi juga oleh seberapa baik teknologi mampu memahami kebutuhan penggunanya. “Di Samsung, kami percaya AI seharusnya hadir bukan hanya sebagai inovasi teknologi, tetapi sebagai solusi yang mampu memberikan nilai nyata dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, AI perlu bekerja […]
Pandemi, ini halangan ada di mana-mana dan sering membuat orang ingin berhenti berusaha. Rasanya memang seperti pintu yang semua tertutup.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA, pada saat konferensi pers the IC-FANRES 2021, dalam paparannya menyatakan bahwa pandemi justru merupakan titik akselerasi ekonomi kreatif.
Sandiaga Uno mengungkapkan jika saat, ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif sedang menggagas program Bernama “Spice Up the World”, yang tidak hanya bertujuan untuk kembali menghidupkan sektor ekonomi, namun juga kembali mengenalkan tradisi Indonesia di kancah Internasional. Dan ada pun target program yang berfokus pada the four –ize; customize, localize, personalize, and smaller in size, ini justru diperkuat kepentingannya dengan berlangsungnya pandemi Covid-19.
Senada, Ketua Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI), Professor Umar Santoso, memberikan pandangan bahwa pandemi adalah saatnya untuk Indonesia justru akan bisa menunjukkan potensi pangan dan agroindustri lokal. Professor Umar juga menyebutkan bahwa teknologi pangan memiliki peranan penting untuk memperkuat pangan dan pertanian Indonesia di masa pandemi. Penguatan teknologi pangan masa pandemi tidak hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal, tapi akan jadi modal untuk Indonesia merambah pasar global.
Riset-riset mengenai pangan untuk kesehatan dari berbagai Negara digelar dalam pesta akademik the International Conference of Food Agriculture and Natural Resources 2021 pada tanggal 4-5 Agustus 2021 yang diselenggarakan oleh Swiss German University bersama FANRES International Network. Konferensi ilmiah, ini dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dr. H. Sandiaga Salahuddin Uno, BBA, MBA, Deputi Pengembangan Riset dan Pengembangan BRIN; Prof. Dr. Ismunandar, PhD., dan Kepala Badan Ketahanan Pangan, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng.
Dr.rer.nat Filiana Santoso, Rektor Swiss German University menambahkan “Swiss German University berfokus pada penelitian-penelitian yang memiliki dampak luas ke masyarakat. SGU mendorong dosen dan mahasiswa untuk berkolaborasi bukan hanya di level Nasional, tapi juga dengan mitra Internasional untuk menghasilkan karya inovatif yang mendorong berkembangnya produk berbasis bahan lokal, untuk pemberdayaan masyarakat dalam situasi pandemi ini”
Konferensi bertujuan untuk menjadi wadah forum diskusi mengenai pengembangan dan inovasi terkini di bidang pangan dan sumber daya alam dalam pemberdayaan pertanian lokal untuk pasar global di masa pandemi, mengundang 15 pembicara Internasional dari Jepang, Jerman, Amerika Serikat, Thailand, Malaysia, Indonesia, dan juga Diaspora Indonesia untuk membawakan presentasi mengenai inovasi inovasi mengenai pangan dan sumber daya alam.
Acara ini didukung oleh Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia dan Perhimpunan Penggiat Pangan Fungsional dan Nutrasetikal Indonesia dan disponsori oleh PT Sewu Segar Primatama (Re-Juve), PT Deltomed Laboratories, dan PT Kaltim Methanol Industri.
Untuk dukung peningkatan mutu pendidikan dan sosialisasi keamanan pangan di Sekolah-Sekolah Dasar agar mencapai SDM Indonesia yang Unggul, Sehat dan Kuat, dan setelah berlangsung selama 100 hari, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) secara resmi mengakhiri berlangsungnya Program Edukasi Gizi Gerakan NUSANTARA 2019 (GerNUS 2019). Program yang merupakan kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan […]
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) melalui Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Mustahik memberdayakan Komunitas Tungarungu dalam Program Cash for Work. dengan menggandeng komunitas tunarungu fingertalk. ‘Cash For Work BAZNAS’, merupakan salah satu bentuk kegiatan padat karya dengan memberikan upah langsung kepada tenaga kerja atau relawan yang terlibat dalam aktivitas sosial BAZNAS, diikuti peserta dengan antusias. Pelaksanaan ‘Cash […]
Kiranya, masa pandemi menyebabkan jumlah limbah plastik meningkat. Hal ini disebabkan karena transaksi masyarakat secara online yang mengandalkan plastik sekali pakai dalam distribusinya. Demikian juga yang dikatakan Direktur Pengelolaan Sampah, Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Dr. Ir. Novrizal Tahar IPM. “Dalam masa pandemi ini, memang terjadi peningkatan […]