Hadir dengan chipset Exynos 1680 dan sistem pendingin Vapor Chamber yang ditingkatkan untuk menghadirkan performa stabil saat gaming, scrolling social media, hingga multitasking banyak aplikasi, Samsung Galaxy A57 5G bisa menjadi pilihan dan dalam genggaman. Sudah berapa kali smartphone lag di momen krusial saat gaming, atau scrolling sosial media mendadak patah-patah padahal baru dipakai sebentar […]
Dari studi Unilever tahun, ini kepada wanita di berbagai wilayah di Indonesia memperlihatkan bahwa 60% wanita merasa tantangan terbesar mereka dalam meraih mimpi berasal dari faktor keluarga dan tuntutan masyarakat. Dari sana, dibutuhkan sosok-sosok role model serta dukungan secara holistik agar semua wanita Indonesia dapat memiliki motivasi lebih untuk meraih mimpi.
Maka betapa berartinya kehadiran sosok role model baik dari lingkungan terdekat mau pun eksternal yang mempunyai similarity, baik latar belakang atau pun permasalahan yang sama, karena sangat membantu banyak wanita untuk tidak merasa sendirian dan lebih termotivasi untuk meraih mimpi.
Selain itu, faktor eksternal lain yang tidak kalah penting adalah tersedianya sumber daya dan akses untuk mengembangkan diri.
Bertolak dari sana dan beriring guna menciptakan sebuah ekosistem yang memberikan kesempatan seluas-luasnya dan membuka berbagai peluang bagi semua wanita untuk berkarya serta memaksimalkan potensi yang dimiliki, Sunsilk, haircare brand produksi PT Unilever Indonesia Tbk. meluncurkan kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau.
Demikian disampaikan Elviana Lim, Senior Brand Manager Sunsilk di acara konferensi pers virtual peluncuran kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau, pada 22 November 2021.
Berartinya Dan Peran Role Model
Di acara yang dipandu Lia Atmadjaja, yang menghadirkan Febriani, salah satu Pemenang program mentorship Sunsilk yang akan berbagi pengalaman selama mengikuti program mentorship, juga Penyanyi dan Penulis lagu Raisa Andriana selaku Brand Ambassador Sunsilk mengungkap antusiasmenya,.
“Senang sekali menjadi bagian dari kampanye Sunsilk yang terus konsisten dan semakin tanggap menjawab berbagai tantangan yang dihadapi wanita muda. Sejalan dengan kampanye terbarunya, saya juga sangat percaya akan pentingnya ekosistem yang terus memberikan support di sepanjang perjalanan kita meraih mimpi. Yuk manfaatkan semua dukungan yang disediakan Sunsilk, dan terus percaya bahwa possibility is endless; we never know if we don’t dare to dream,” ujar Raisa Andriana.
Raisa, Ibu seorang anak buah perkawinanya dengan Hamish Daud, pun berbagi kisah, bahwa setelah berkeluarga, di mana dirinya sebagai isteri dan kini seorang Ibu, tetap menyiapkan waktu untuk menjalani biduk rumah tangga agar baik beriring lancar kegiatan sebagai pelaku di Dunia hiburan.
Tidak menyerah, terlebih adanya role model tempat meminta bantuan saat down. “Role model saya adalah Mamra, di mana saya banyak berkomunikasi mengenai membesarkan keluarga. Tentu, untuk wanita di Dunia entertaiment, pressure terbilang tinggi. Maka harus siap saya hadapi, dan temukan jati diri. Menurut saya, harus memiliki jiwa tahan banting. Proses itu adalah bagian penting, dan paling utama, bahagia dalam menjalaninya,” ujar pPelantun bersuara indah kelahiran 6 Juni 1990.
Kian menawan acara peluncuran kampanye #TakTerhentikanTukBerkilau, dengan apa yang disampaikan Febriani, salah satu Pemenang program mentorship Sunsilk.
Mahasiswi Magister Pendidikan Fisika dari FMIPA Universitas Negeri Yogyakarta, ini pun bertutur, “Sejak lama saya tertarik pada Science, Technology, Engineering, and Mathematics, bidang yang bisa dibilang masih didominasi oleh pria. Untuk itu, saya harus berjuang ekstra untuk meraih mimpi besar saya, yaitu menjadi dosen fisika yang bisa menginspirasi mahasiswa dan lingkungan, serta menghasilkan berbagai produk yang memiliki manfaat luas. Dengan begitu banyaknya ilmu dan pengalaman baru yang saya dapatkan melalui kompetisi, ini saya mengajak lebih banyak lagi wanita muda untuk bergabung dalam kampanye ini agar kita bisa bersama-sama meraih mimpi!”.
Di samping cita-citanya tersebut, Febriani juga ingin membangun berbagai platform yang dapat mempermudah kegiatan pembelajaran. Salah satu aksi nyata yang pernah ia lakukan adalah membuat virtual lab yang berguna untuk peserta didik dan timnya pada lomba karya tulis ilmiah tingkat Nasional yang keluar sebagai Juara Pertama.
Febriani mengungkap bahwa mimpi terbesarnya adalah menjadi Dosen yang bisa menginspirasi dengan menciptakan produk. Jadi tidak sekadar mengajar. “Hal itu tak lepas dari role model saya yang adalah Bapak kos di Yogyakarta, yang adalah Dosen, pemilik sekaligus pengelola tempat kos juga usaha laundry. Di usianya yang tidak lagi muda, tetapi semangat.Itu yang membuat saya terpacu. Dan menurut saya, gender bukanlah halangan selama kita mau berupaya. Buat saya tugas kita bukan sekadar berhasil tetapi mencoba. dan soal entrepreneur adalah hal baru bagi saya, tetapi dengan mentor yang luar biasa jadi mendapat pengalaman luar biasa.”
Febriani
Selain itu, Febriani juga terinspirasi dari karya-karya Iman Usman yang berkecimpung di Dunia pendidikan yang juga mengembangkan sebuah produk yang berbasis keilmiahan yang dapat bermanfaat besar di Dunia Pendidikan Indonesia saat ini. Walau kadang kegagalan membuatnya tidak percaya diri, tapi hal-hal inspiratif yang ditemuinya kembali memotivasi dan membangkitkan kepercayaan dirinya untuk terus meraih mimpi.
Febriani percaya tugasnya bukanlah untuk berhasil, akan tetapi untuk mencoba karena di dalam mencoba, kita dapat menemukan kesempatan untuk berhasil. Dengan prinsip tersebut, ketika melihat program Sunsilk #TakTerhentikanTukBerkilau di Instagram, Febriani melihat ada peluang untuk berkembang dan segera mendaftarkan dirinya dalam program mentorship. Salah satu hal yang menjadi mimpinya adalah memiliki usaha sendiri. Untuk itu, ia pun berniat mencari ilmu baru dengan bergabung di track entrepreneurship dalam Sunsilk mentorship. Ia mendapatkan berbagai ilmu seperti strategi dalam berbisnis dan riset pasar yang sangat berguna sebagai bekalnya dalam berjuang meraih mimpi. Febriani pun terpilih sebagai ‘Most Active Mentee’ di akhir program.
Paparan matahari pada kulit tubuh yang tidak terjaga baik, tentu ada resiko yaitu kesehatan kulit menjadi tidak sehat. Kekhawatiran ini juga disertai kebiasaan yang kurang baik dalam memelihara kesehatan kulit, seperti mengabaikan penggunaan tabir surya atau sunscreen. Faktanya, hanya kurang dari 3% konsumen Indonesia yang membeli sunscreen untuk tubuh mereka – antara lain karena menganggap […]
Untuk mengurangi emisi karbon dan sebagai bentuk komitmen untuk masa depan keberlanjutan, Perusahaan marketing services network terintegrasi di Tanah Air, Dentsu Indonesia kembali menggelar “One Day for Change”. Tahun, ini One Day for Change berfokus kepada isu alam dan ekonomi sirkular . One Day for Change 2023 dilaksanakan oleh berbagai cabang dentsu di seluruh Negara, salah satunya […]
Merebaknya pandemi ditahun 2020 telah mengubah banyak aspek kehidupan sehari-hari masyarakat banyak, terutama pada aspek kesehatan. Di tahun 2021, ini kiranya menjadi titik tolak transisi di mana masyarakat perlahan mulai kembali beraktivitas dengan protokol kesehatanm bangkit dan bergerak maju di era normal yang baru. Meski saat, ini masih menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19, namun . […]