World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Pelecehan pengguna internet perlu mendapat perhatian lebih. Bahkan hal, ini menjadi tantangan lebih karena belum ada ruang aman untuk korban menyuarakan pengalamannya dan mencari dukungan terkait isu kekerasan berbasis daring.
Untuk tujuan nan indah dan baik, yaitu mendukung dan memberdayakan para korban pelecehan agar bersuara, Peraih Medali Emas Tenis Indonesia, Aldila Sutjiadi meluncurkan kampanye #SayNoToOnlineAbuse, hasil kerjasama dengan BULLYID INDONESIA.
Kiranya, Aldila Sutjiadi, petenis putri nomor satu Indonesia, telah menjadi korban pelecehan dan kekerasan online tersebut. Sebagai seorang atlet, dia telah menerima rentetan komentar negatif secara daring yang bersinggungan dengan pelecehan setelah pertandingan, baik pada saat menang atau kalah.
Aldila Sutjiadi
“Saya tergerak untuk memulai #SayNoToOnlineAbuse karena saya sendiri mengalami pelecehan, ini selama bertahun-tahun. Menggunakan platform saya sebagai seorang atlet, saya ingin kampanye ini menarik perhatian tidak hanya pada apa yang terjadi pada kami tetapi juga kepada masyarakat luas,” ujar Aldila, panggilan akrabnya di acara peluncuran kampanye #SayNoToOnlineAbuse. 08 Februari 2022
Aldila, yang saat ini sedang mempersiapkan pertandingannya di Mandiri Tennis Open pada Februari 2022 dan di AS pada Maret 2022, pun berbagi kisah, “Saya telah menerima ratusan pesan yang menghina, melecehkan, dan bahkan mengancam keselamatan saya di sepanjang karier saya. Dari apa yang saya alami, yaitu kekerasan berbasis daring telah melumpuhkan tidak hanya pada permainannya tetapi juga pada kesehatan mentalnya. Maka syukurlah, hari ini saya bisa lebih mengabaikan mereka dan tetap fokus pada permainan saya. ”
Lanjutnya,“Berbicara dengan atlet lain, saya menyadari bahwa isu ini lebih luas daripada yang saya perkirakan, jadi saya memutuskan sudah waktunya untuk melakukan sesuatu tentang kekerasan online ini. Sementara ini kekerasan online dapat menargetkan siapa saja untuk menjadi korban, wanita terutama, tampaknya menjadi korban pelecehan paling banyak saat ini. Saya ingin kampanye, ini berbicara mewakili mereka semua.”
Kampanye sosial yaitu #SayNoToOnlineAbuse, yang diluncurkan, mengambil sikap tegas terhadap masalah berbahaya, bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik tentang efek buruk dari perundungan dan pelecehan online yang terjadi tidak hanya pada atlet dan selebriti lainnya, tetapi dapat terjadi kepada siapa saja di media sosial.
Agita Pasaribu, Founder and Executive Director of Bullyid Indonesia
Di dalam video kampanye ini menunjukkan setiap penghinaan menyakitkan (bahkan secara gambar) yang diterima Aldila di lapangan, dan dia melawan satu-satunya cara yang dia bisa, dan dia tahu yang terbaik – dengan menghancurkannya di seberang lapangan, untuk dilupakan. Menunjukkan kekuatannya dan penolakannya untuk menjadi korban yang bungkam sejak lama, serta teriakan agar orang lain mengambil sikap dan melawan.
Aldila turut mengajak Bullyid Indonesia, sebuah organisasi yang mengedukasi masyarakat yang mengalami kekerasan online untuk bekerja sama dalam kampanye ini.
Fiolita – MC
Agita Pasaribu, Founder and Executive Director of Bullyid Indonesia di acara peluncuran kampanye #SayNoToOnlineAbuse, dengan MC Fiolita, mengatakan, “Kami mendirikan Bullyid Indonesia dua tahun lalu setelah melihat dampak serius dari kekerasan online di Instagram. Masalah ini meningkat dalam lima tahun terakhir. Sayangnya, masyarakat masih mengabaikan isu tersebut, banyak korban yang bungkam dan masyarakat melihat pelecehan dan kekerasan online sebagai bagian dari normal apabila ingin berada di platform media sosial.”
“Ketika Aldila menghubungi kami untuk bermitra dengannya dalam meningkatkan kesadaran tentang dampak kekerasan online, kami merasa itu adalah hal yang baik untuk dilakukan. Aldila sebagai juru bicara menyoroti masalah, ini dan mendorong orang lain yang menderita dalam diam untuk angkat bicara. Bullyid Indonesia adalah ruang aman dan tempat yang bisa mereka datangi untuk meminta bantuan dan dukungan.”
Bullyid Indonesia menyediakan konsultasi dan hotline bantuan yang terbuka untuk semua orang. Dengan tujuan memberikan semua korban akses yang sama ke kesehatan mental dan dukungan hukum, LSM yang melaporkan pelecehan dan kekerasan secara daring bekerja sama dengan Badan Kejahatan Siber Nasional dan memberikan konsultasi hukum dan psikologis yang tersedia setiap hari dari jam 09.00 sampai 20.00 WIB dengan konselor berlisensi, dengan tujuan mendidik dan memberdayakan mereka untuk berjuang dan memulihkan diri.
“Meningkatkan kesadaran saja tidak cukup. Kita perlu memberikan dukungan nyata kepada mereka yang membutuhkan dan Bullyid Indonesia adalah LSM yang berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada korban dalam mengatasi dampak penyalahgunaan online,” pungkas Aldila.
Peluncuran kampanye ini hari ini bertepatan dengan perayaan Internet Safer Day yang diperingati setiap tanggal 8 Februari. Aldila berharap kampanye #SayNoToOnlineAbuse dapat berkontribusi pada penggunaan internet yang lebih aman bagi kita semua.
Ikuti dan dukung #SayNoToOnlineAbuse melalui Instagram Aldila @dila11
[]Andriza Hamzah
Photo : IRIS PR
Keterangan Pho
C : Agita Pasaribu, Founder and Executive Director of Bullyid Indonesia
Jiwa dan hatinya tertambat pada dunia pendidikan. Dari bidang ini menjadikan dia bagai seorang Ilmuwan, membawanya kepada kebebasan berfikir. Itulah yang melekat pada sosok wanita berparas ayu yang bernama lengkap Fadra Hamid ini. Jakarta, 8 Maret 2018 – Di usianya yang ke-33 tahun, Fadra tergolong ke dalam sosok wanita yang tegar dalam melewati berbagai tantangan […]
Generasi LIVE merupakan sosok yang kreatif, passionate dan lekat dengan kehidupan digital. Mulai dari berkarya, menjalani passion, hingga mencari hiburan, kesemua dilakukan dengan cara LIVE dan Awesome. Adalah Stephanie Poetri, seorang musisi muda Indonesia berbakat yang karyanya sudah diakui di Dunia musik Internasional, aktif menjalani hari-harinya, yang tentu lekat dengan dukungan perangkat yang sangat menunjang […]
Perawatan dan pemahaman akan tanaman anggrek milik kita merupakan kunci keberhasilan menumbuhkan anggrek secara optimal. Hal ini terbukti dari perjuangan Pecinta Anggrek Lucia Yustitia Kippuw saat mengikuti Papua Orchid Show 2021. Menggenai anggrek, Lucia menyampaikan bahwa setiap anggrek memiliki karakteristik yang berbeda. Sehingga membutuhkan perlakuan yang berbeda pula. “Harus diperhatikan jenis anggrek tersebut masuk ke […]