World Heart Day 2026, yang jatuh pada 29 September, mengajak masyarakat untuk kembali memfokuskan perhatiannya terhadap kesehatan jantung. Tahun ini, World Heart Federation mengangkat tema “Heart Disease Can Hide in Plain Sight: Don’t Miss a Beat”, yang mengajak masyarakat untuk lebih mengenali tanda dan risiko penyakit kardiovaskular yang dapat terlewatkan. Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) […]
Tren kapasitas pengelolaan sampah meningkat tiap tahunnya. Pada 2020 contohnya, tingkat pengurangan sampah Indonesia naik sebesar 16,23%, dan kemampuan penanganan sampah juga naik sebesar 37,92%. Hal ini menunjukkan tingkat partisipasi publik untuk menangani masalah sampah semakin meningkat. Tentunya peluang ini harus ditindaklanjuti sebanyak mungkin pihak guna memenuhi target pengelolaan sampah oleh pemerintah sebesar 100% pada 2025.
Namun bila tidak dikelola dengan baik dan benar oleh kita — ragam lapisan masyarakat — kapasitas sampah masih menjadi permasalahan pelik yang mengancam masa depan generasi penerus kita, termasuk di Indonesia.
Dari melihat saat, ini sebanyak 4,8 ton pertahun sampah plastik tidak dikelola dengan baik yang artinya tidak dikelola secara layak layak di tempat pembuangan sampah resmi. Maka sampah khususnya sampah plastik masih menjadi pekerjaan rumah bersama yang harus diatasi, dan secara bersama.
Terkait hal itu, tentu juga memahami pentingnya upaya kolektif dalam menekan persoalan sampah, Rinso, brand dari PT Unilever Indonesia, Tbk., yang memiliki purpose mengurangi konsumsi plastik terus berkomitmen kuat dalam mengajak masyarakat lebih bijak menangani masalah sampah plastik, kali ini menjalin kerja sama dengan Anteraja untuk menginspirasi masyarakat mengambil peran aktif untuk menjadi #GenerasiPilahPlastik.
Hal ini sejalan dengan salah satu pilar kebaikan dari strategi ‘The Unilever Compass’, yaitu membangun planet yang lebih lestari, sejak 2019
Kerja sama inimemfasilitasi masyarakat untuk mengirimkan sampah yang sudah mereka pilah ke Bank Sampah tanpa adanya pungutan biaya.
Erfan Hidayat, Head of Fabric Care Unilever Indonesia di acara virtual diskusi #Generasi PilahPlatik, yang berlangsung pada Selasa, 15 Maret 2022, menerangkan, “Sebagai brand yang telah menjadi bagian dari keluarga Indonesia selama puluhan tahun, Rinso memiliki purpose atau tujuan mulia untuk membantu orang tua agar anak-anak dapat bermain di luar ruangan tanpa takut kotor. Namun permasalahan sampah, khususnya sampah plastik, kerap kali membuat alam tempat bermain anak menjadi tidak nyaman.”
Lanjutnya,”Untuk itu, sejalan dengan salah satu strategi ‘The Unilever Compass’ yaitu membangun planet yang lebih lestari, Rinso terus mengajak masyarakat menjaga alam Indonesia agar bersih dan tidak tercemari sampah sekaligus mendorong para orang tua agar mengedukasi anak sedari dini untuk berbuat kebaikan tanpa takut kotor. Kali ini, Rinso mengajak masyarakat menjadi #GenerasiPilahPlastik dengan melakukan pilah sampah dari rumah guna memberikan manfaat bagi diri sendiri, masyarakat maupun lingkungan.”
Di acarayang dipandu Ankatama, menghadirkan pembicara : Leonardus Ramba, Head of Marketing Anteraja Cynthia SLestari, Founder of Lyfewithless dan Tasya Kamila, Selebritas pecinta lingkungan, Hana Nur Auliana, Head of Communication and Engagement Waste4Changeberkata, “Indonesia masih dalam tahap membangun sistem ataupun teknologi persampahan yang ideal, hingga saat ini penanganan sampah masih menggunakan cara konvensional yaitu kumpul-angkut-buang dengan kondisi sampah tercampur. Dengan tingkat kesadaran masyarakat memilah sampah yang juga masih terbilang masih rendah, dimana 81% sampah di Indonesia masih berakhir dalam keadaan belum terpilah[1], kolaborasi antar pihak dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap persoalan sampah menjadi hal yang sangat perlu digalakkan.”
“Kami percaya upaya kolaborasi yang dilakukan Rinso dengan Anteraja akan bisa membantu menumbuhkan kepedulian dan kesadaran untuk memilah sampah, sekaligus meningkatkan recycling rate melalui pemanfaatan Bank Sampah.”
Terkait kolaborasi ini, Leonardus Ramba, Head of Marketing Anteraja menyampaikan, “Sebagai jasa pengiriman online dengan nilai SATRIA (Sigap, Aman, Terpercaya, Ramah, Integritas dan Amanah), Anteraja selalu berupaya memberikan kebahagiaan bagi semua orang. Kami percaya bahwa bumi yang lestari akan membawa banyak kebahagiaan, dan berupaya mewujudkan hal tersebut melalui banyak cara. Di tengah pandemi yang penuh keterbatasan, bersama Rinso kami ingin mempermudah masyarakat untuk turut berperan menjadi bagian dari #GenerasiPilahPlastik. Sayangi lingkungan, tanpa repot keluar rumah.”
Layanan jemput antar sampah kerja sama Rinso dan Anteraja dapat diakses dengan mengisi formulir di situs http://rinsogenerasipilahplastik.com/. Ada pun kemudahan yang akan didapatkan konsumen adalah: Gratis ongkos kirim; SATRIA (kurir) akan melakukan penjemputan tanpa syarat untuk Paket Recycle (plastic waste)
Paket akan dijemput dan diantar ke Bank Sampah, tanpa minimum jumlah paket
Program jemput sampah gratis yang mencakup 10 provinsi (Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara) ini akan berlangsung selama Maret hingga akhir Mei 2022.
Merebaknya pandemi ditahun 2020 telah mengubah banyak aspek kehidupan sehari-hari masyarakat banyak, terutama pada aspek kesehatan. Di tahun 2021, ini kiranya menjadi titik tolak transisi di mana masyarakat perlahan mulai kembali beraktivitas dengan protokol kesehatanm bangkit dan bergerak maju di era normal yang baru. Meski saat, ini masih menghadapi tantangan akibat pandemi COVID-19, namun . […]
Hari Rabu, 20 Mei 2026 malam, ada tebar keindahan. Tepatnya, panggung di The Ballroom Djakarta Theatre menjadi ruang pertemuan antara seni, empati, dan aksi nyata melalui pergelaran amal GITA CITRA CITA, sebuah inisiatif fundraising yang diprakarsai Lions Club Jakarta Jaya Sunter Agung untuk mendukung program Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI). Acara spesial dan berpesona […]
Demam berdarah dengue adalah penyakit virus yang ditularkan oleh nyamuk dengan penyebaran tercepat dan merupakan ancaman kesehatan masyarakat yang besar. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), demam berdarah dengue adalah salah satu ancaman utama kesehatan masyarakat di Dunia. Di Indonesia sebagai salah satu Negara hiper-endemis. Data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2023 menyatakan bahwa terdapat total […]