Tentu gerakan menawan dilakukan IKEA Indonesia. Enam bulan setelah banjir besar melanda Aceh Tamiang, IKEA Indonesia melalui program “Matching Donations” menyalurkan bantuan kepada 364 keluarga di Kampung Rantau Bintang, Kecamatan Bandar Pusaka atau seluruh jumlah keluarga di desa tersebut. Jumlah penerima manfaat ini meningkat dari rencana awal 100 keluarga setelah IKEA Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah desa dan memahami […]
Sangat dirasa pentingnya kesadaran masyarakat akan beragam jenis kanker yang dapat mengintai siapa pun. Dari sana jualah, Yayasan Kanker Indonesia (YKI) bekerjasama dengan PT Takeda Indonesia, di Hari kanker Dunia 2023, melaksanakan kegiatan edukasi media tentang Limfoma Hodgkin.
Kiranya memang patut diwaspadai dari Limfoma Hodgkin, ini yang menurut Global Cancer Statistic (Globocan) 2020, terdapat 1.188 kasus Limfoma Hodgkin di Indonesia.
Limfoma Hodgkin merupakan kanker pada sistem kelenjar getah bening, yang merupakan kumpulan jaringan dan organ yang membantu tubuh menyerang infeksi dan penyakit.
Gejala yang muncul pada Limfoma Hodgkin, Dr. dr. Andhika Rachman, Sp.PD KHOM, FINASIM, Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik, di acara edukasi media yang berlangsung di penghujung bulan Februari 2023, mengatakan bahwa pada umumnya berupa pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau pangkal paha. Serta yang dapat disertai B symptoms (demam lebih dari 38o C, berkeringat pada malam hari, penurunan bobot badan lebih dari 10% bobot badan selama 6 bulan), dan gejala lain seperti gatal-gatal, kelelahan yang luar biasa, dan mengalami intoleransi terhadap alkohol.
Berdasarkan tatalaksana dari National Comprehensive Cancer Network (NCCN), jenis pengobatan Limfoma Hodgkin di antaranya : kemoterapi, terapi target, radioterapi, transplantasi sumsum tulang, dan imunoterapi. Dan menjadi catatan, sebanyak 20% pasien Hodgkin Limfoma yang sudah pernah mendapatkan pengobatan lini pertama masih memiliki kemungkinan kambuh. Para pasien kambuh ini membutuhkan pengobatan lini kedua yang sesuai untuk kondisi mereka, Namun, akses terhadap obat-obatan inovatif yang mereka butuhkan masih terbatas, dan tingkat keterjangkauan juga masih rendah.
Acara eduskasi media tentang “Lymfoma Hodgkin” yang dipandu Pratiwi Astar, diawali hantaran kata dari Prof. Dr. dr. Aru Sudoyo, Sp.PD-KHOM, FINASIM, FACP, Ketua YKI, yang berlangsung di Minggu keempat bulan Februari, menghadirkan narasumber DR. dr. Andhika Rahman, Sp.PD-HOM, RS Cipto Mangunkusumo, dan Bayu Dwito Praharso, Pejuang Limfoma Hodgkin.
Pejuang Limfoma Hodgkin,
Kembali Beraktivitas
Pria kelahiran Juni 1995, Bayu Dwito Praharso, yang didiagnosis terkena kanker, dan adalah Pejuang Limfoma Hodgkin, berbagi kisah :
“Gejala awal muncul pada tahun 2015. Saya merasakan tubuh demam, ada rasa nyeri yang muncul dan hilang. Ini berlangsung dalam seminggu sekali, dan berujung di setiap hari. Saya pun menghubungi Dokter tentu berobat dan tentu juga agar mengetahui apa yang saya alami. Dokter di waktu itu mengatakan saya radang otot, Yang nantinya akan reda. Tapi yang terjadi, rasa sakit yang saya alami muncul lagi dan parah, disertai saya mulai batuk. Dengan apa yang saya alami tentu mengganggu aktivitas karena tubuh saya tidak mampu untuk bergerak.”
Lanjutnya,”Berikutnya saya ke Dokter Penyakit Dalam. Dan dari hasil pemeriksaan, saya alami TBC Paru. Saya pun disarankan untuk menjalani treatment beriring pengobatan sepanjang beberapa bulan. Dari keinginan kuat untuk sembuh dan tentu juga dukungan seluruh keluarga di rumah, saya berangsur sembuh. Walau gejala nyeri belum hilang, ada satu hal yang saya syukuri, dalam menjalani pengobatan, BPJS begitu bernilanya.”
Diskusi bertajuk “Risiko Pneumonia di Era New Normal: Siapa Saja, Di mana Saja, Bisa Kena”, disampaikan Pfizer dan Lippo General Insurance, didukung Siloam Hospitals dalam Menyambut Hari Pneumonia SeDunia 2022. Acara yang berlangsung selama dua hari, 11 – 12 November 2022, bertempat di Aryaduta Lippo Village, Karawaci, Tangerang, menghadirkan pembicara ahli : Pulmonologist – Spesialis […]
Penggemar atau penyuka olahraga — apa pun pilihan olahraganya –, terlebih atlet untuk dapat meraih prestasi hingga mengharumkan Bangsa, dalam berolahraga dan dijalani dengan aman tentu sangat perlunya didukung kesehatan dan kebugaran yang prima. Sebagai bagian dari upaya meningkatkan prestasi atlet Nasional jugalah, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia (Taisho) bekerja sama dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia […]
Jakarta, 12 Agustus 2018 – Selama 8 jam tertidur di malam hingga terbangun pada pagi hari, diawali sarapan tentu perlu, untuk membantu mengembalikan energi dan agar siap konsentrasi dalam beraktivitas secara maksimal. Sarapan adalah aktivitas yang harus dilakukan untuk mengawali hari. Dijalani tidak hanya sekedar sarapan tetapi bernutrisi, memenuhi 25% sumber energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas […]